Benarkah Kutukan Best New Artist Grammy Sudah Selesai?

- Kutukan Best New Artist tidak terlihat sejak Dua Lipa memenangkannya pada 2018Dua Lipa, Billie Eilish, Megan Thee Stallion, dan Olivia Rodrigo membuktikan kutukan tersebut tidak berlaku dengan kesuksesan karier musik mereka.
- Musisi perempuan memenangkan Best New Artist sejak 2017Musisi perempuan seperti Alessia Cara, Dua Lipa, Billie Eilish, hingga Olivia Dean menunjukkan kemampuan musisi perempuan dalam beberapa tahun belakangan ini.
- Namun, ada beberapa pemenang Best New Artist yang kariernya memang meredupBeberapa pemenang Best New Artist mengalami penurunan karier setelah kemenangan mereka, seperti Starland Vocal Band dan Milli Vanilli.
Ajang penghargaan Grammy Awards ke-68 rampung digelar pada Minggu (1/2/2026) waktu Amerika Serikat. Dalam acara tersebut, nama Olivia Dean keluar sebagai pemenang Best New Artist. Kategori tersebut menjadi salah satu yang paling dibicarakan setiap tahunnya.
Best New Artist sudah ada sejak 1960. Kala itu, Bobby Darin dinobatkan sebagai pemenang pertama dari kategori tersebut. Setelah itu, banyak nama-nama yang bermunculan memenangkan Best New Artist Grammy, seperti Mariah Carey, Christina Aguilera, Alicia Keys, Dua Lipa, hingga Chappell Roan.
Nyatanya, banyak orang yang mengaitkan pemenang Best New Artist dengan kutukan. Katanya, pemenang kategori tersebut tidak akan punya karier secemerlang sebelum menerima penghargaan tersebut. Hal tersebut mungkin ada benarnya, tetapi beberapa tahun belakangan tidak terjadi.
Lantas, benarkah kutukan Best New Artist Grammy sudah selesai dari beberapa tahun lalu? Kita coba bahas dan bedah lebih dalam lagi melalui ulasan beirkut ini, ya!
1. Kutukan Best New Artist tidak terlihat sejak Dua Lipa memenangkannya pada 2018

Dalam kasus Grammy untuk kategori Best New Artist, dinominasikan saja sudah menjadi sebuah kehormatan. Bahkan, banyak orang yang percaya kalau lebih baik tidak memenangkan kategori tersebut daripada harus membawa pulang piala Gramophone emas itu.
Namun nyatanya, "kutukan" Best New Artist belakangan ini tidak terlihat alias gak terbukti. Titik balik yang memperlihatkan kutukan tersebut dipatahkan terjadi ketika Dua Lipa memenangkan Best New Artist dalam Grammy Awards 2019. Ia mengalahkan nama-nama besar saat itu, seperti Chloe x Halle, H.E.R., dan Jorja Smith. Lipa melaju menjadi salah satu penyanyi pop terbaik hingga kini.
Kemudian, Billie Eilish melanjutkan kiprah Lipa dengan memenangkan Best New Artist Grammy 2019. Gak cuma satu piala, Eilish menyapu bersih dengan memenangkan ke-4 kategori utama, termasuk Song of the Year dan Album of the Year.
Megan Thee Stallion dan Olivia Rodrigo, yang memenangkan Best New Artist Grammy 2020 dan 2021, juga terus mempertahankan kiprahnya di dunia musik. Stallion mencetak sejarah sebagai rapper wanita kedua yang memenangkan kategori tersebut. Sementara Rodrigo terus merilis musik, seperti album keduanya yang sukses, GUTS (2023).
2. Musisi perempuan memenangkan Best New Artist sejak 2017

Sadar atau tidak, musisi yang memenangkan Best New Artist Grammy sejak 2017 adalah perempuan. Dimulai dari Alessia Cara, Dua Lipa, Billie Eilish, Megan Thee Stallion, Olivia Rodrigo, Samara Joy, Victoria Monet, Chappell Roan, hingga paling baru, Olivia Dean. Mereka menunjukkan kemampuan musisi perempuan beberapa tahun belakangan ini.
Kesembilan musisi perempuan di atas mampu membuktikan prestasi mereka. Dua Lipa saat itu tengah berada di puncak kariernya lewat lagu "New Rules", lalu Billie Eilish yang baru debut langsung mencuri perhatian lewat albumnya WHEN WE ALL FALL ASLEEP, WHERE DO WE GO? (2019).
Chappell Roan gak kalah memukau. Musisi berpenampilan nyentrik itu sukses menggebrak dunia musik lewat album The Rise and Fall of a Midwest Princess (2023). Gak jauh berbeda, Olivia Dean yang memenangkan Best New Artist tahun ini juga sukses masuk tangga lagu lewat lagu "Man I Need" dari album The Art of Loving (2025).
3. Namun, ada beberapa pemenang Best New Artist yang kariernya memang meredup

Lantas, kemenangan-kemenangan mana saja yang membuat orang berpikir pemenang Best New Artist terkena kutukan? Ada banyak. Dilansir NYLON, kutukan tersebut menghantui para musisi sejak 1977 ketika karier Starland Vocal Band terhenti setelah perilisan lagu "Afternoon Delight".
Kemudian, dilanjutkan dengan kasus kemenangan kontroversial Milli Vanilli pada 1990. Mereka terungkap tidak menyanyi pada rekaman hits. Karier mereka pun hancur, pihak Recording Academy mencabut gelar Best New Artist mereka. Ketika kembali ke puncak karier, tentu saja tidak ada yang menggubris mereka.
Kalau butuh contoh yang tidak terlalu jauh, ada Alessia Cara. Ia masih merilis lagu dan album, tetapi gak secemerlang di awal debutnya. Kemenangan Best New Artist-nya pada 2018 bisa dibilang belum mengantarkan Cara ke puncak karier musiknya.
Memenangkan kategori Best New Artist Grammy Awards bisa jadi sebuah apresiasi tinggi di awal karier seorang musisi. Entah kutukan atau bukan, tetapi nasib karier seorang musisi ada di tangannya. Dengan kerja keras dan kreativitas, mereka tetap bisa bertahan di dunia musik yang makin berkembang ini.



















