Budi Doremi pada Rabu (23/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Saat pekerjaan sebagai musisi hampir berhenti total karena berbagai pembatasan di masa pandemik COVID-19, ia juga harus menghadapi kenaikan harga kontrakan. Berada di titik sulit, pemilik nama lengkap Budi Syahbudin Syukur ini akhirnya mantap memutuskan untuk pindah ke Serang.
"Pandemi. Kerjaan kan langsung drastis tuh, Kak. Hampir gak ada kan. Kita sebagai musisi mana bisa nyanyi sembarangan. Tabungan menipis, terus kebetulan lagi susah-susahnya ibu kontrakan bilang masa harga kontrakannya dinaikin," ujarnya.
Budi sebenarnya sudah mulai membangun rumah tersebut sejak 2018. Namun, prosesnya sempat terhenti sebelum akhirnya kembali dilanjutkan ketika pandemi berlangsung. Ia bercerita, "Aku pindah ke situ 2020. Aku bikin rumah aku yang udah dari 2018 itu berhenti gara-gara 1-2 hal. Dan aku lanjut, aku pindah."
Ketika pertama kali ditempati, rumah Budi di Serang juga masih jauh dari kata selesai. Ia baru menyelesaikan kamar tidur utama, kamar mandi, dan dapur seadanya. Sementara itu, bagian rumah lainnya masih terbuka sehingga berbagai hewan dari sekitar hutan bisa masuk.
"Yang aku selesain cuman kamar tidur utama sama kamar mandi sama dapur seadanya. Sisanya jendela itu masih kebuka, belum ada penutupnya. Jadi, ular, biawak, codot atau kelelawar itu masuk. Pokoknya sangat membumi lah ya. Menyatu dengan alam," ujarnya sambil tertawa.