Messi Gusti setelah perilisan trailer "Pelangi di Mars" di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (14/2/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Messi juga mengungkap bahwa proses motion capture sebelum syuting XR sangat membantunya memahami blocking dan posisi karakter lain di dalam adegan. Dengan begitu, ia punya gambaran jelas meski lawan main atau elemen visual belum benar-benar hadir di set.
"Pada saat syuting XR sulit, tapi karena sebelum syuting XR itu ada motion capture dulu, jadi aku udah menghafalkan dulu kayak di mana lawan mainnya, dan kayak robotnya ada di mana saat aku berdialog. Karena di motion capture juga udah diambil duluan jadi udah kebayang gitu sih," jelasnya.
Pengalaman membintangi Pelangi di Mars pun meninggalkan kesan mendalam bagi Messi. Ia berharap film ini bisa diterima dengan baik oleh penonton lintas usia, sekaligus memberi semangat bagi anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi.
"Pokoknya aku berharap banget semoga banyak yang suka dan bisa menerima film ini dengan baik. Dan mungkin satu harapan untuk aku, untuk orang-orang yang habis nonton film ini, supaya berani memulai mimpi-mimpi mereka," pungkasnya.