Cerita Selena Gomez Kecanduan Vaping: Suara Berubah, Gak Worth It

- Selena Gomez mengungkap kebiasaan vape nikotin berlebihan mengubah suaranya dan menyatakan tidak bisa mengembalikannya seperti semula.
- Melalui Instagram Story pada 18 Oktober 2026, Gomez mengatakan telah berhenti vaping, meski mengakui proses lepas dari ketergantungan nikotin sangat sulit.
- Gomez memperingatkan penggemar agar menjauhi vape nikotin, sementara dokter THT menjelaskan rokok elektrik dapat memicu batuk berulang yang memengaruhi suara.
Selena Gomez membagikan pengalaman kurang menyenangkan terkait kebiasaannya menggunakan vape (rokok elektrik). Penyanyi sekaligus aktris tersebut mengaku penggunaan vape secara berlebihan telah memengaruhi suaranya hingga terasa berbeda dari sebelumnya.
Lewat sebuah video singkat yang diunggah ke Instagram Story pada Minggu (18/10/2026), Gomez juga mengaku telah berhenti menggunakan vape. Ia sekaligus memperingatkan penggemarnya agar tidak menganggap remeh kebiasaan mengonsumsi nikotin.
1. Selena Gomez minta penggemarnya menjauhi nikotin

Inspirasi naked nails oleh Selena Gomez (instagram.com/selenagomez) Lewat akun Instagram pribadinya, Selena Gomez meminta penggemarnya untuk menjauhi vape yang mengandung nikotin. Berdasarkan pengalaman pribadinya, ia menilai dampak yang ditimbulkan sama sekali tidak sebanding dengan kebiasaan tersebut.
"Saya tidak akan bisa mengubah suara saya kembali seperti semula. Dulu saya sering menggunakan vape nikotin," ujar Gomez seperti diberitakan Variety pada Senin (19/10/2026).
Gomez kemudian memperingatkan orang-orang yang masih menggunakan vape atau baru mulai mencobanya. Menurutnya, berhenti dari ketergantungan nikotin bukanlah proses yang mudah.
"Sangat sulit untuk berhenti menggunakan nikotin, dan saya hanya ingin mengatakan, jika kalian sedang mengalaminya, atau bahkan baru mencoba-coba menggunakan vape, itu sama sekali tidak worth it. Itu tindakan yang sangat bodoh, dan dampaknya, suara saya jadi berubah," lanjutnya.
2. Akui vape nikotin sudah mengubah suaranya

Selena Gomez di serial Wizards of Waverly Place (dok. Disney/Wizards of Waverly Place) Gomez juga menyadari bahwa perubahan pada suaranya mungkin membuat sebagian orang merasa kurang nyaman ketika mendengarkannya. Namun, ia memilih menanggapinya dengan santai dan bahkan bercanda kepada para penggemarnya.
"Jadi jika kalian tidak suka mendengarkan suaraku, itu sangat bisa dimengerti. Aku tidak keberatan. Hanya saja jangan mendengarkannya," katanya sambil tertawa.
Di sisi lain, Gomez mengaku bersyukur karena sudah berhasil berhenti menggunakan vape. Pelantun "Love You Like a Love Song" itu berharap dapat mempertahankan keputusannya tersebut meski mengakui bahwa proses untuk lepas dari nikotin sangat sulit.
"Tapi aku sangat gembira karena aku sudah berhenti (menggunakan vape) dan aku harap aku bisa terus melakukannya," imbuhnya.
Gomez juga memberikan semangat kepada orang-orang yang sedang berusaha mengatasi ketergantungan serupa. Ia mengakui bahwa pengalaman tersebut merupakan sesuatu yang sangat berat.
"Namun, saya tahu jika kalian sedang menghadapi suatu masalah, kalian pun pasti bisa melaluinya. Ini memang pengalaman yang sangat buruk," tuturnya.
3. Riwayat penggunaan vape oleh Selena Gomez

Selena Gomez di Only Murders in the Building S4 (dok. Hulu/Only Murders in the Building) Menurut Variety, Gomez sebelumnya tidak pernah secara terbuka membahas penggunaan vape ketika melakukan siaran langsung di media sosial pada Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia justru sempat menjelaskan bahwa bagian dalam tenggorokannya terkadang mengalami pembengkakan.
Selama bertahun-tahun, Gomez memang cukup terbuka mengenai berbagai kondisi kesehatan yang dialaminya. Ia mengidap lupus dan menjalani transplantasi ginjal pada 2017. Gomez juga pernah membagikan pengalamannya terkait diagnosis gangguan bipolar. Kisah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam dokumenter Selena Gomez: My Mind & Me (2022).
Sementara itu, penggunaan rokok elektrik juga dikaitkan dengan gangguan pada suara. Dokter Anaïs Rameau, spesialis THT di Weill Cornell Medicine dan NewYork-Presbyterian Hospital, menjelaskan bahwa penggunaan rokok elektrik dapat menyebabkan batuk berulang yang berpotensi memengaruhi suara.
Efek tersebut dapat terasa lebih signifikan bagi orang yang menggunakan suara sebagai bagian penting dari pekerjaan mereka, termasuk penyanyi seperti Selena Gomez.























