Cerita Sutradara Lagi Probation Syuting dalam KRL: Aurora Jadi Geprek

- Sutradara Archie Hekagery merekam Lagi Probation langsung di KRL rute Depok Baru–Lenteng Agung yang bergerak demi menggambarkan kehidupan komuter secara nyata.
- Produksi hanya mendapat waktu syuting dua jam, sekitar pukul 10.00–12.00 WIB pada Sabtu, dengan aturan tidak mengganggu penumpang dan tanpa aktivitas promosi.
- Hampir 100 figuran disiapkan untuk menciptakan kepadatan KRL bagi Aurora Ribero; film drama komedi ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 12 November 2026.
Jakarta, IDN Times - Naik KRL pas jam sibuk sudah menjadi pengalaman yang cukup menguras tenaga. Kini, bayangkan harus membawa kamera dan melakukan pengambilan gambar di dalam kereta yang tetap bergerak, sementara penumpang umum masih beraktivitas seperti biasa.
Situasi tersebut benar-benar dihadapi sutradara Archie Hekagery ketika menggarap Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa, Sih? (2026). Demi menghadirkan kehidupan pekerja komuter yang terasa nyata, sang sutradara memilih melakukan syuting langsung di dalam KRL rute Depok Baru hingga Lenteng Agung. Bukan sekadar menggunakan kereta yang berhenti untuk kebutuhan produksi, tetapi benar-benar kereta yang bergerak dalam perjalanan.
1. Archie Hekagery akui syuting di KRL cukup sulit

Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? (dok. BASE Entertainment /Lagi Probation) Mengambil gambar di dalam KRL ternyata menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi Archie Hekagery. Pasalnya, tim produksi tidak bisa sepenuhnya mengatur kondisi kereta seperti ketika melakukan syuting di lokasi yang sudah disterilkan. Tim memang dapat melakukan blocking dan menentukan posisi kamera, tetapi kereta tetap harus bergerak agar adegan pekerja komuter terasa nyata.
"Shooting di KRL itu susah banget, ya. Nah, susahnya itu karena memang kita bisa nge-block, tapi keretanya itu bukan seperti keretanya yang kita mau. Jadi keretanya itu bisa, tapi keretanya dalam kondisi diem. Sementara kita kan perlu gambarnya keretanya jalan," ucap Archie dalam konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Pilihan akhirnya jatuh pada salah satu rute KRL yang sesuai dengan kebutuhan cerita. Archie bahkan sempat memastikan kembali nama jalur yang digunakan dalam proses produksi.
"Kalau Depok apa ya? Red line? Kita waktu itu pakai kereta red line," lanjutnya.
2. Syuting cuma diberi waktu dua jam

Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? (dok. BASE Entertainment /Lagi Probation) Mendapatkan izin untuk melakukan produksi di dalam KRL ternyata bukan perkara yang terlalu sulit bagi tim Lagi Probation, selama seluruh aturan yang diberikan dipatuhi. Salah satu ketentuannya adalah produksi tidak boleh mengganggu penumpang lain. Tim juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas promosi atau endorsement selama berada di dalam kereta.
"Izinnya sebenernya ga terlalu susah asal kita ikutin peraturan yang mereka punya gitu ya. Engga boleh ganggu penumpang lainnya, engga boleh ada dulu endorse lah. Tapi biar segimanapun sulitnya kita bisa siasatin," kata Archie.
Pemilihan waktu juga menjadi bagian dari strategi produksi. Tim mendapatkan slot pada Sabtu ketika aktivitas pekerja kantoran tidak terlalu padat.
"Jadi kita dikasih jam syutingnya tuh di hari Sabtu yang orang kantorannya lagi ga ada, dan dikasihnya tuh agak siangan dikit karena kalo pagi banyak orang yang jalan-jalan di car-free day ya? Jadi kita dikasih ada jam-jam tertentu yang menurut mereka tuh akan bisa controllable," lanjutnya.
Meski slot syuting baru dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, tim produksi sudah bersiap sejak pagi buta. Mereka harus melakukan persiapan kamera dan berbagai kebutuhan teknis sebelum pengambilan gambar dimulai.
"(Jam) 10 kalo ga salah, tapi kalo kita kan dari habis subuh kita udah standby di situ karena kita harus nungguin, kita harus setting kamera dan segala macem. Jadi 10 sampe jam 12, cuma 2 jam dikasihnya," ujar Archie.
3. Bikin Aurora Ribero jadi "pepes" di KRL

Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? (dok. BASE Entertainment /Lagi Probation) Tak hanya menggunakan KRL sebagai latar belakang, Archie juga ingin memperlihatkan pengalaman yang dirasakan pekerja komuter setiap harinya. Karena itu, tim produksi menyiapkan hampir 100 orang figuran untuk membuat suasana kereta terasa semakin padat. Tujuannya adalah membuat Bintang (Aurora Ribero) benar-benar merasakan bagaimana rasanya berdesak-desakan di dalam KRL.
"Kalau ekstrasnya sekitar 100 (orang) karena emang pengen bikin pepes. Karena pas riset kan ngerasain sendiri tuh kayak pepes. Jadi saya pengen menciptakan adegan itu," jelasnya.
Archie sendiri melakukan riset dengan merasakan langsung perjalanan menggunakan KRL. Ia menempuh sekitar lima stasiun KRL untuk memahami kondisi yang nantinya akan dialami Bintang.
"Gua dari Depok Baru ke Lenteng Agung. Jadi sekitar ada 5-6 stasiun," pungkasnya.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa, Sih? untuk menghadirkan dunia pekerja muda secara lebih dekat. Film drama komedi produksi BASE Entertainment ini dibintangi Aurora Ribero, Rey Bong, Arafah Rianti, Lutfi Afansyah, Daffa Wardhana, dan Gabriella Ekaputri. Diadaptasi dari buku karya HR Samuel Ray, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa, Sih? dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 12 November 2026.






















![[QUIZ] Hewan di Upin Ipin Apakah yang Cocok Kalian Jadiin Peliharaan di Rumah?](https://image.idntimes.com/post/20261008/foto-cover_99657575-94ba-4e9d-8a11-b02f46607d03.jpg)

