Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daniel Radcliffe Mengaku Takut Alan Rickman di Awal Harry Potter
Daniel Radcliffe di San Diego Comic Con International 2014, untuk film Horns, di San Diego Convention Center di San Diego, California (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)
  • Daniel Radcliffe mengaku sempat takut dan merasa Alan Rickman membencinya selama tiga film Harry Potter pertama, karena sikap serta suara berat sang pemeran Severus Snape.
  • Rickman sebenarnya mendukung karier teater Radcliffe, menonton seluruh karya panggungnya, dan memperlakukannya sebagai rekan sekaligus guru akting hingga wafat akibat kanker pankreas pada 2016.
  • Dalam buku hariannya, Rickman menilai Radcliffe fokus dan berpotensi menyutradarai atau memproduseri; Radcliffe kemudian menyatakan lebih tertarik menjadi sutradara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sepanjang film Harry Potter (2001-2011), penyihir muda yang menjadi tokoh utama (Daniel Radcliffe) menghadapi banyak antagonis, salah satunya Severus Snape, yang diperankan oleh mendiang Alan Rickman. Meskipun akhirnya terungkap bahwa Snape adalah orang baik yang diam-diam melindungi Harry sampai mempertaruhkan nyawanya, Snape bisa dibilang cukup sinis terhadap Harry selama Harry menempuh pendidikan di Hogwarts. Snape sering membuat bocah itu tidak nyaman di kelas Ramuan dan Snape terlihat sangat membenci Harry. Nah, terungkap juga kalau wajah Harry mirip dengan ayahnya, orang yang pernah merundung Snape saat kecil, yang menjadi salah satu alasan kenapa kita mengira kalau Snape sangat membenci Harry.

Menurut Daniel Radcliffe sendiri, ia awalnya mengira bahwa Alan Rickman juga membencinya di kehidupan nyata. Dalam sebuah wawancara di podcast Happy Sad Confused, Radcliffe mengakui kalau sikap dan suara berat Alan Rickman membuat bintang muda itu takut selama tiga film Harry Potter pertama.

"Aku cukup terintimidasi oleh Alan Rickman," kata Radcliffe. "Gimana mungkin kalian tidak terintimidasi oleh suaranya? Bahkan hanya mendengar suaranya, suaranya akan bergema di dalam diri kalian. Aku sangat terintimidasi olehnya selama tiga film pertama. Aku takut padanya dan berpikir, 'Laki-laki ini pasti membenciku.'"

Nah, kira-kira benar gak kalau Alan Rickman membenci Daniel Radcliffe di kehidupan nyata? Mari kita cari tahu jawabannya!

1. Alan Rickman adalah salah satu orang yang mendukung karier Daniel Radcliffe

Harry, Ron, dan Snape dalam Harry Potter and the Goblet of Fire (dok. Warner Bros. Pictures/Harry Potter)

Ternyata, Alan Rickman sama sekali gak membenci Daniel Radcliffe. Keduanya akhirnya menjadi teman dekat selama sisa hidup Rickman. Radcliffe pun mengambil sejumlah proyek panggung saat masih mengerjakan film Harry Potter, mungkin dalam upayanya untuk melepaskan citra Harry, dengan peran paling beraninya dalam teater berjudul Equus.

Nah, dari 2007 hingga 2009, Radcliffe membintangi drama kontroversial karya Peter Shaffer tahun 1973, Equus (bersama Richard Griffiths, yang memerankan Paman Vernon dalam film Harry Potter dan meninggal pada 2013). Daniel memerankan seorang anak laki-laki yang bermasalah secara mental dan tampil telanjang dada di atas panggung.

Mengenai ungkapannya di Happy Sad Confused, Daniel Radcliffe bilang kalau Alan Rickman sangat mendukung pekerjaannya di dunia teater dan mereka menjalin ikatan persahabatan karenanya. "Dia (Alan Rickman) mempersingkat liburannya di Kanada untuk datang dan menontonku dalam drama Equus," ungkap Radcliffe. "Dia menonton setiap karya panggung yang aku kerjakan semasa hidupnya. Dia akan mengajakku keluar setelahnya, dan kami akan membicarakannya."

2. Ketika Alan Rickman meninggal, Daniel Radcliffe menulis kalimat penghormatan yang menyentuh hati untuk sang aktor

Alan Rickman di Festival Film Tribeca 2007 (commons.wikimedia.org/David Shankbone)

Sedihnya, Alan Rickman meninggal dunia akibat kanker pankreas pada Januari 2016. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan mainnya di Harry Potter dan fans Harry Potter di seluruh dunia. Saat mengembuskan napas terakhirnya, Rickman berusia 69 tahun. Meskipun begitu, banyak yang mengira kalau kariernya akan terus berkembang jika ia tidak sakit.

Ketika berita kematiannya tersiar, Daniel Radcliffe langsung merilis pernyataan yang menyentuh hati. Dalam eulogi tersebut, yang diposting di halaman Google Plus Radcliffe yang sekarang sudah tidak aktif, aktor tersebut mengatakan bahwa Alan Rickman selalu menonton semua proyek non-Potter yang dibintangi aktor muda itu. Rickman juga rela bepergian untuk menonton penampilan Radcliffe di teater di London dan New York. Radcliffe bilang kalau mereka yang mengenal Rickman pasti tahu satu hal: "Jika kalian menelepon Alan, di mana pun dia berada atau seberapa sibuknya dia dengan pekerjaannya, dia akan menghubungi kalian kembali pada hari itu juga."

"Banyak orang menilai seorang aktor berdasarkan peran yang mereka mainkan, jadi mungkin mengejutkan sebagian orang kalau tahu bahwa sifat Alan bertentangan dengan karakternya yang tegas atau bahkan menakutkan yang ia perankan. Alan sangat baik hati, murah hati, rendah hati, dan lucu," lanjut Radcliffe, sebelum bilang kalau saat keduanya bekerja bersama di Harry Potter, Rickman memperlakukannya seperti rekan sejawat dan merupakan guru aktingnya. "Lokasi syuting film dan panggung teater menjadi jauh lebih miskin karena kehilangan aktor dan laki-laki hebat ini," pungkasnya.

3. Alan Rickman memprediksi karier Daniel Radcliffe yang ditulis di buku hariannya

Daniel Radcliffe di San Diego Comic Con International 2014, untuk film Horns, di San Diego Convention Center di San Diego, California (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Jelas, Alan Rickman menyukai Daniel Radcliffe, tapi dia gak sepenuhnya tahu kalau anak muda itu akan tumbuh dewasa dan menjadi aktor yang hebat. Menurut kutipan dari buku hariannya yang dirilis di The Guardian, Rickman merasa kalau Radcliffe mungkin lebih cocok berkarier di bagian lain industri film.

"Radcliffe sekarang sangat fokus," tulis Rickman dalam buku hariannya. "Serius dan terfokus, tetapi dengan selera humor. Saya masih tidak berpikir dia benar-benar seorang aktor, tetapi dia pasti akan menyutradarai atau memproduseri."

Daniel Radcliffe menanggapi komentar tersebut saat hadir di acara Watch What Happens Live bersama Andy Cohen pada 2022. Ia mengaku lebih suka menyutradarai daripada memproduseri. "Memproduseri tampaknya pekerjaan yang sangat sulit di industri film dan gak menyenangkan sama sekali," katanya, "jadi aku gak terlalu tertarik untuk melakukannya. Tapi, aku ingin sekali menyutradarai."

Setelah menyelesaikan film-film Harry Potter, Daniel Radcliffe memang mencari proyek-proyek lain, baik di panggung maupun di layar, dan berhasil menyelesaikannya dengan mudah. ​​Dari peran antagonisnya yang unik di The Lost City (2022), banyak perannya di serial Miracle Workers (2019), hingga saat ia memerankan Weird Al Yankovic dalam film biografi berjudul Weird: The Al Yankovic Story (2022), Radcliffe sangat menikmati perannya sebagai aktor.

Nah, rupanya, Daniel Radcliffe lagi syuting film thriller Perang Vietnam berjudul Trust the Man. Bisa dibilang Rickman akan sangat bangga dengan pencapaian rekan mainnya itu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article