Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Debut dengan Pop Rock, KG Crown: Aku Lebih Suka Live Band dari Koreografi

3 min read
Debut dengan Pop Rock, KG Crown: Aku Lebih Suka Live Band dari Koreografi
KG Crown pada Jumat (2/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
  • KG Crown mengusung pop rock bernuansa 2000-an lewat alter-ego dan single debut "Shut Up I'm in Paris", terinspirasi Avril Lavigne serta R5.

  • Penyanyi kelahiran 2007 ini lebih memilih tampil bersama live band dan memainkan instrumen ketimbang koreografi; gitar elektrik menjadi bagian penting proses penulisan lagunya.

  • KG Crown memadukan musik dan gaya pop rock 2000-an, termasuk Converse serta warna cerah, sambil membangun karier independen dan mempromosikan musiknya di Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - KG Crown memilih musik pop rock dengan nuansa 2000-an sebagai warna utama dalam perjalanan bermusiknya. Dalam wawancara IDN Times pada Jumat (2/10/2026), ia berbagi tentang kecintaannya terhadap genre tersebut. Lewat alter-ego KG Crown, ia ingin menghadirkan musik yang sesuai dengan selera pribadinya sekaligus menunjukkan sisi lain dirinya sebagai musisi.

Penyanyi kelahiran 2007 ini juga mengaku lebih suka memainkan instrumen di atas panggung daripada menampilkan koreografi. Selain merasa lebih keren, musikalitas KG juga tumbuh dan berkembang dengan berbagai instrumen.

  1. 1. KG Crown terinspirasi dari beberapa musisi

    KG Crown pada Jumat (2/10/2026)
    KG Crown pada Jumat (2/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Alih-alih mengikuti tren yang sedang populer, KG Crown memilih genre yang dekat dengan selera musiknya sejak lama. Nuansa pop rock yang energik pun menjadi ciri khas yang ingin ia tonjolkan sebagai musisi lewat lagu "Shut Up I'm in Paris". KG Crown memilih konsep pop rock 2000-an karena genre tersebut memang menjadi musik yang paling ia sukai. Sejak kecil, KG sudah terinspirasi oleh musisi dan grup yang mengusung warna musik serupa, termasuk Avril Lavigne dan band R5.

    “Aku memilih pop rock bergaya 2000-an karena musik itulah yang paling aku sukai. Aku benar-benar menyukai pop rock era 2000-an, seperti Avril Lavigne. Ada band bernama R5 yang sangat menginspirasiku ketika aku masih kecil,” ujar KG Crown kepada IDN Times.

  2. 2. KG Crown lebih suka tampil dengan live band dibandingkan menari

    KG Crown pada Jumat (2/10/2026)
    KG Crown pada Jumat (2/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Bagi KG Crown, salah satu hal menarik dari musik pop rock adalah kesempatan untuk tampil bersama band secara langsung. Ia merasa lebih menikmati penampilan yang melibatkan instrumen musik daripada harus berfokus pada koreografi di atas panggung.

    “Selain itu, musik pop rock punya banyak penampilan dengan band secara langsung. Aku lebih suka bermain bersama live band daripada melakukan koreografi atau semacamnya. Aku lebih memilih bermain dengan drum sungguhan dan gitar,” ungkapnya.

    KG Crown sendiri bisa memainkan lima alat musik. Dari berbagai instrumen yang dikuasainya, gitar elektrik menjadi yang paling spesial baginya karena memiliki hubungan erat dengan proses kreatifnya saat menulis lagu.

    Ia bercerita, “Gitar elektrik sangat personal bagiku karena membantuku dalam menulis lagu. Setiap kali menulis lagu, aku selalu menggunakan gitar. Rasanya seperti sesuatu yang gak bisa aku tinggalkan. Kamu tahu, gitar adalah alasan utama aku membuat musik. Gitar juga merupakan instrumen pertama yang kupelajari, jadi ada hubungan spesial dengannya. Selain itu, aku merasa keren saat memainkan gitar elektrik."

  3. 3. Gaya berpakaian KG Crown juga terinspirasi dari era 2000-an

    KG Crown pada Jumat (2/10/2026)
    KG Crown pada Jumat (2/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

    Pengaruh pop rock 2000-an gak hanya terlihat dari musik yang dibawakan KG Crown, tetapi juga dari gaya berpakaiannya. Ia menyebut gaya personalnya cukup sejalan dengan karakter musik yang disukai. Ia turut menyinggung sepatu Converse yang selalu dipadukan dengan berbagai outfit serta warna-warna cerah untuk memperkuat kesan pop rock yang terinspirasi dari era 2000-an.

    “Aku rasa gaya pribadiku kurang lebih sama dengan musikku. Aku suka sepatu Converse. Itu ciri khasku. Aku selalu memakai sepatu Converse dengan setiap pakaian yang kukenakan. Gaya autentikku bisa dibilang bergaya pop rock, dalam artian muda, penuh semangat, dan terkadang sedikit feminin. Aku juga sangat menyukai warna-warna cerah,” ujar penyanyi asal Amerika Serikat ini.

    Di usia 19 tahun, KG tengah membangun kariernya sebagai artis independen. Ia pun akan merilis single debut berjudul "Shut Up I'm in Paris" pada 1 November 2026. Indonesia menjadi salah satu negara tujuan pertama yang secara aktif KG kunjungi untuk mempromosikan musiknya.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More