potret Yukatheo di Content Day Harusnya Horor di SCTV Tower, Rabu (1/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Yukatheo, salah satu member AAA Clan yang turut membintangi film Harusnya Horror, mengakui bahwa proses pendalaman karakter bukanlah hal yang mudah. Sebagai pemain yang baru pertama kali terjun ke dunia seni peran, ia harus menjalani acting class, menerima berbagai tugas observasi, hingga mempelajari ekspresi orang-orang di tempat umum, termasuk pasar sebagai bagian dari latihan.
“Acting coach, acting class itu sangat sulit. Dari kacamata awam, apalagi buat kita yang belum pernah akting. Acting class kurang lebih kita dikasih tahu metodenya seperti apa, dikasih PR sama observasi, banyak observasi juga, kita disuruh ke pasar terus lihat ekspresi orang. Kayak anak teater lah,” ungkap Yukatheo.
Gak sampai di situ saja, dalam wawancara eksklusif bersama IDN Times, Yukatheo juga menceritakan proses kreatif di balik adegan cosplay pocong yang telah ditampilkan di trailer. Ia mengaku adegan tersebut sangat melelahkan. Demi memerankannya, Yukatheo sampai harus mengenakan kain kafan selama empat hingga lima hari, lho. Bahkan, karena kelelahan, ia sempat tertidur dalam kondisi masih terbungkus kain kafan saat jeda syuting.
“Itu momen paling melelahkan di hidup saya. Total empat sampai lima harus syuting pakai kain kafan. Aku di sana sampai, ‘Oke, cut.’ Dan aku ketiduran dalam keadaan masih dikafanin,” cerita Yukatheo sambil tertawa mengingat momen syutingnya.