Nasib Semua Shichibukai setelah Dikalahkan Luffy dalam One Piece

Luffy mengalahkan tiga Shichibukai: Crocodile, Gecko Moria, dan Donquixote Doflamingo.
Crocodile dan Doflamingo berakhir dipenjara di Impel Down.
Kekalahan Doflamingo turut mendorong pembubaran sistem Shichibukai oleh Pemerintah Dunia.
Sebelum dibubarkan, Shichibukai merupakan salah satu dari Tiga Kekuatan Besar, bersama Angkatan Laut dan Yonko. Sederhananya, Shichibukai sendiri merupakan bajak laut yang diakui oleh Pemerintah Dunia. Meski status mereka tetap bajak laut, Shichibukai bekerja untuk Pemerintah Dunia dan bounty mereka dibekukan.
Sejak memasuki Grand Line, Topi Jerami sudah beberapa kali berurusan dengan Shichibukai. Bahkan, ada juga beberapa Shichibukai yang dikalahkan oleh Luffy. Tentunya, kekalahan mereka di tangan Luffy sangat berdampak pada karier mereka.
Nah, pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas nasib setiap Shichibukai setelah dikalahkan oleh Luffy. Seperti apa? Yuk, simak penjelasannya!
1. Crocodile

Crocodile adalah Shichibukai pertama yang bertarung dengan Luffy setelah Topi Jerami memasuki Grand Line. Sebelumnya, Crocodile sempat mencoba merebut Alabasta dari keluarga Nefertari. Crocodile memanfaatkan jabatannya sebagai Shichibukai untuk melancarkan rencananya.
Selama pertarungan berlangsung, Luffy sempat hampir mati dua kali di tangan Crocodile. Luffy belum menguasai Haki sehingga dirinya kesulitan dalam menangani Suna Suna no Mi, Buah Iblis Logia milik Crocodile. Namun, Luffy berhasil menang dengan menggunakan air, kelemahan alami Suna Suna no Mi.
Setelah dikalahkan oleh Luffy, Crocodile ditangkap dan ditahan di Level 6 Impel Down. Crocodile ditangkap karena menyalahgunakan jabatannya sebagai Shichibukai. Pemerintah Dunia menganggap hal tersebut telah mencoreng nama baik Shichibukai sehingga mereka menangkap Crocodile.
Hingga pada Impel Down Arc, Luffy akhirnya berjumpa kembali dengan Crocodile. Kali ini, Luffy justru membentuk aliansi dengan Crocodile. Mereka membuat perjanjian jika Luffy bisa membantu Crocodile keluar dari Impel Down, Crocodile akan membantu Luffy menyelamatkan Ace.
Saat ini, Crocodile sudah menjadi bagian dari kru Yonko. Setelah Perang Puncak berakhir, Crocodile membentuk aliansi dengan mantan Shichibukai lain, Dracule Mihawk, untuk mendirikan Cross Guild. Aliansi ini berhasil mendapatkan reputasi dengan sangat cepat karena mereka memasang bounty pada Marinir.
2. Gecko Moria

Setelah menyelamatkan Nico Robin di Enies Lobby, Topi Jerami kembali berurusan dengan Shichibukai di Thriller Bark. Kali ini, musuh yang dihadapi oleh Luffy adalah Gecko Moria. Sejak awal, Luffy sebenarnya tidak memiliki urusan dengan Moria.
Luffy bertarung dengan Moria hanya karena dirinya ingin merekrut Brook. Kebetulan, saat itu Luffy sedang membutuhkan seorang musisi di Topi Jerami. Mengetahui bahwa Brook seorang musisi, Luffy langsung mengajak Brook untuk bergabung dengan krunya.
Meski tidak menolak, Brook tidak bisa berlayar bersama Topi Jerami. Pasalnya, Moria mencuri bayangan Brook sehingga Brook akan mati jika terkena sinar Matahari. Alhasil, Luffy harus menghadapi sang Shichibukai untuk mengambil kembali bayangan Brook.
Meski bernasib sama dengan Crocodile, Moria tidak berakhir di Impel Down setelah dikalahkan Luffy. Moria hanya kehilangan pasukan zombi dan beberapa anggota krunya. Meski begitu, kekalahan Moria tetap berpengaruh besar terhadap kariernya.
Setelah kalah dari Luffy, Pemerintah Dunia menganggap bahwa Moria tidak cukup kompeten untuk menjadi Shichibukai. Terlebih, Moria juga tidak memberikan dampak yang begitu besar pada Perang Puncak di Marineford. Karena itu, Pemerintah Dunia ingin menyingkirkan, alih-alih sekadar menahan Moria.
Setelah Perang Puncak berakhir, Pemerintah Dunia sempat memerintahkan Donquixote Doflamingo untuk membunuh Moria. Mereka menganggap bahwa Moria tidak layak menjadi Shichibukai. Namun, entah bagaimana, Moria berhasil selamat dari percobaan pembunuhan Doflamingo.
Setelah sempat menghilang, Moria tiba-tiba muncul di Hachinosu untuk menyelamatkan Absalom. Blackbeard sempat menawarkan Moria untuk bergabung dengan krunya. Namun, Moria menolak sehingga dirinya berakhir ditahan di Hachinosu. Tak lama, Moria berhasil kabur berkat serangan SWORD di Hachinosu.
3. Donquixote Doflamingo

Kasus Donquixote Doflamingo sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kasus Crocodile. Sebelumnya, Doflamingo merupakan salah satu Shichibukai sekaligus Kapten Bajak Laut Doflamingo. Selama 10 tahun, Doflamingo menguasai Dressrosa.
Menggunakan statusnya sebagai Shichibukai, Doflamingo menjalankan beberapa bisnis ilegal, seperti produksi Buah Iblis palsu, perdagangan senjata ilegal, hingga perdagangan manusia. Doflamingo juga menjadi pemimpin yang otoriter karena dirinya membungkam semua orang yang berani berbicara tentang kebusukan pemerintahan Doflamingo. Setiap orang yang berani berbicara tentang kebusukan Doflamingo, sang Shichibukai akan mengubah mereka menjadi mainan menggunakan kekuatan Sugar.
Setelah dikalahkan oleh Luffy, semua kejahatan Doflamingo langsung terbongkar. Doflamingo akhirnya ditangkap karena menyalahgunakan statusnya sebagai Shichibukai. Hingga saat ini, Doflamingo masih ditahan di Level 6 Impel Down.
Kekalahan Doflamingo juga menjadi penyebab kenapa Shichibukai dibubarkan. Fujitora menyarankan pembubaran Shichibukai karena status tersebut sering disalahgunakan. Para penguasa akhirnya setuju sehingga Shichibukai resmi dibubarkan.
Meski bagi Pemerintah Dunia Luffy hanyalah seorang kriminal, Luffy telah memberikan perubahan besar pada dunia. Luffy tak hanya membebaskan beberapa negara dari Shichibukai yang jahat, tetapi dirinya juga menjadi penyebab utama pembubaran Shichibukai. Jadi, bagaimana menurutmu?





















