still cut Shine (Dok.Be On Cloud/Shine)
Shine (2025) mengajak penonton untuk menyelami berbagai peristiwa penting yang terjadi di tahun 1969-1971. Dalam drama ini Thailand digambarkan tengah menghadapi berbagai isu sosial, gejolak politik, demonstrasi mahasiswa, perlawanan terhadap kapitalisme, dan penerimaan budaya baru. Para tokoh dalam Shine digambarkan hidup pada masa transisi tahun 1969, ketika Neil Armstrong baru saja menapakkan kaki di bulan. Bersamaan dengan Thailand yang baru saja memiliki konstitusi baru dan menyelesaikan Pemilu tahun 1969.
Drama ini fokus pada empat tokoh utama yakni Trin (Apo Nattawin), seorang doktor muda di bidang ekonomi yang baru kembali dari Prancis. Trin kembali ke Thailand dengan keyakinan kuat bahwa struktur sosial di negaranya harus diubah. Ia tengah dipersiapkan menduduki jabatan tinggi di pemerintahan, tetapi pada saat yang sama ia mulai menghadapi pertanyaan dan kritik dari kelompok yang menentang proyek besar militer. Hal ini juga membuat Trin mulai mempertanyakan apakah jalan yang ditempuhnya benar atau tidak.
Di tengah kegelisahan tersebut, Trin bertemu dengan Thanwa (Mile Phakphum), seorang penyanyi muda bergaya hippie yang merupakan pewaris keluarga pebisnis terkenal. Di sisi lain, Naran (Euro Yotsawat), seorang jurnalis investigasi yang sedang membongkar berbagi kejanggalan dalam proyek pemerintah. Penyelidikan yang dilakukan Naran, mempertemukannya dengan Krailert (Son Yuke), seorang perwira militer berpangkat tinggi yang harus menyembunyikan orientasi seksualnya dari publik.