Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Drama Thailand Berlatar 1970-an yang Angkat Tema Sensitif

3 Drama Thailand Berlatar 1970-an yang Angkat Tema Sensitif
still cut When Light Fades (x.com/SaengDaoSeries)
Intinya Sih
  • Tiga drama Thailand berlatar 1970-an menyoroti perubahan sosial, politik, dan budaya penting di masa itu, menghadirkan kisah dengan tema sensitif yang jarang dibahas pada era modern.
  • Doctor Climax (2024) mengangkat isu tabu seputar seksualitas dan moralitas masyarakat 1970-an melalui kisah dokter kulit yang menulis kolom konsultasi seksual di surat kabar ternama.
  • Shine (2025) dan When Light Fades (2026) menggambarkan gejolak politik serta konflik ideologi di Thailand, memperlihatkan perjuangan generasi muda dalam menghadapi perubahan sosial besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Drama Thailand berlatar 1970-an bukan hanya membangkitkan nostalgia. Bagi Negeri Gajah Putih, periode tersebut menjadi salah satu masa paling penting dalam sejarah modern Thailand. Perubahan politik negara, ekonomi, budaya, hingga kehidupan sosial terjadi di era tersebut.

Sejarah yang terjadi di masa itu, banyak sineas Thailand menjadikannya latar untuk menghadirkan cerita dengan tema sensitif yang sulit ditemui masa kini. Dari banyaknya drama Thailand yang mengambil latar tahun 1970-an, ada tiga rekomendasi drama yang harus kamu tonton. Apa saja? Berikut daftarnya.

1. Doctor Climax (2024)

Doctor Climax
Still cut Doctor Climax (instagram.com/natflixth)

Doctor Climax (2024) merupakan drama Thailand bergenre komedi yang mengisahkan kehidupan pada era 1970-an, ketika masyarakat masih dibatasi oleh norma-norma sosial yang memaksa mereka menyembunyikan hasrat seksual. Drama ini mengajak penonton menyaksikan berbagai kekacauan yang terjadi pada masa ketika membicarakan seksa secara terbuka masih dianggap sebagai hal tabu. Oleh karena itu, rasa penasaran dan hasrat terkait seksual dipaksa hanya disimpan dalam angan-angan.

Kisah di dalam drama ini mengikuti Dr. Nat (Ter Chantavit), seorang dokter spesialis kulit dan penyakit kelamin yang bercita-cita menjadi penulis novel petualangan. Namun, tanpa diduga ia justru menjadi penulis tetap kolom konsultasi seputar seksual di sebuah surat kabar ternama. Rubrik ini menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya ingin diketahui banyak orang, tetapi malu untuk ditanyakan secara langsung. 

Topik yang dibahas dalam kolom konsultasi tersebut sangat beragam dan sangat sensitif. Mulai dari mastrubasi, ejakulasi dini, foreplay, penyakit menular seksual, hingga beragam persoalan lainnya seputar seks. Setiap pembaca yang mengirim pertanyaan dalam kolom tersebut tidak perlu mengungkapkan identitas mereka. Selain membahas isu seksual, drama yang dapat disaksikan di Netflix ini juga membahas tentang perselingkuhan, persaingan politik, dan sisi gelap keluarga bangsawan.

2. Shine (2025)

Shine
still cut Shine (Dok.Be On Cloud/Shine)

Shine (2025) mengajak penonton untuk menyelami berbagai peristiwa penting yang terjadi di tahun 1969-1971. Dalam drama ini Thailand digambarkan tengah menghadapi berbagai isu sosial, gejolak politik, demonstrasi mahasiswa, perlawanan terhadap kapitalisme, dan penerimaan budaya baru. Para tokoh dalam Shine digambarkan hidup pada masa transisi tahun 1969, ketika Neil Armstrong baru saja menapakkan kaki di bulan. Bersamaan dengan Thailand yang baru saja memiliki konstitusi baru dan menyelesaikan Pemilu tahun 1969. 

Drama ini fokus pada empat tokoh utama yakni Trin (Apo Nattawin), seorang doktor muda di bidang ekonomi yang baru kembali dari Prancis. Trin kembali ke Thailand dengan keyakinan kuat bahwa struktur sosial di negaranya harus diubah. Ia tengah dipersiapkan menduduki jabatan tinggi di pemerintahan, tetapi pada saat yang sama ia mulai menghadapi pertanyaan dan kritik dari kelompok yang menentang proyek besar militer. Hal ini juga membuat Trin mulai mempertanyakan apakah jalan yang ditempuhnya benar atau tidak. 

Di tengah kegelisahan tersebut, Trin bertemu dengan Thanwa (Mile Phakphum), seorang penyanyi muda bergaya hippie yang merupakan pewaris keluarga pebisnis terkenal. Di sisi lain, Naran (Euro Yotsawat), seorang jurnalis investigasi yang sedang membongkar berbagi kejanggalan dalam proyek pemerintah. Penyelidikan yang dilakukan Naran, mempertemukannya dengan Krailert (Son Yuke), seorang perwira militer berpangkat tinggi yang harus menyembunyikan orientasi seksualnya dari publik. 

3. When Light Fades (2026)

When Light Fades
still cut When Light Fades (x.com/SaengDaoSeries)

When Light Fades (2026), merupakan drama berlatar tahun 1970-an terbaru yang menayangkan episode perdananya pada 25 Juni 2026. Drama ini mengambil latar tahun 1976, saat gejolak politik memanas di Thailand dan menewaskan banyak mahasiswa. Akibat peristiwa tragis ini, banyak mahasiswa yang melarikan diri ke hutan dan bergabung dengan Partai Komunis Thailand.

Ravin (Lhongchang Atip), menjadi salah satu mahasiswa yang memutuskan untuk meninggalkan hidupnya yang nyaman dan pergi ke hutan. Ia memilih basis gerilyawan komunis. Di tengah memperjuangkan mimpi terkait masa depan negara, Ravin bertemu dengan Yue (Bas Asavapatr), seorang pejuang muda yang pendiam, dingin, dan tak pernah membuka hatinya kepada siapa pun. Di tengah dentuman senjata, pertarungan ideologi, dan berbagai kehilangan. Perasaan Ravin dan Yue berkembang hingga berubah menjadi ikatan yang begitu dalam.

Meski mengangkat tema yang sensitif terutama terkait politik Thailand. Drama Thailand latar 1970-an yang disebutkan di atas bukan hanya menyediakan hiburan. Tapi juga menceritakan sejarah penting yang terjadi di masa lalu, sehingga saat menontonnya kita juga akan mendapatkan pengetahuan baru terkait negara Thailand. Meski


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna

Related Articles

See More