Comscore Tracker

9 Potret Kehidupan Rumah Tangga Paling Realistis dalam Film

Eksposur pahit manisnya seimbang #IDNTimesHype

Tema pernikahan dan kehidupan rumah tangga adalah hal yang cukup lumrah ditemukan dalam film. Ada yang mengekspos momen manisnya saja, tetapi tak jarang pula yang justru memotretnya dengan cara-cara tragis dan miris. Caryn James dari BBC, misalnya, membagi potret kehidupan rumah tangga dalam film menjadi dua periode. 

Periode lama adalah film-film yang rilis sebelum tahun 1960-an, kebanyakan mengekspos cerita tragis dan penderitaan pihak perempuan. Kemudian, muncul gelombang baru mulai 1960 ketika film-film yang lebih realistis dirilis. Peran laki-laki dan perempuan dalam rumah tangga mulai setara. Pihak perempuan dalam film misalnya mulai dipotret memiliki karier, bisa jadi pihak yang berselingkuh, dan bahkan memutuskan bercerai. 

Potret yang lebih realistis ini bisa kamu saksikan dalam sembilan film berikut. Bisa jadi bahan diskusi dan refleksi. 

Referensi: 

https://www.bbc.com/culture/article/20210907-films-showing-the-reality-of-marriage

1. My Night at Maud's (1969)

https://www.youtube.com/embed/eBjvjKWIxuI

My Night at Maud's tidak gamblang menceritakan kehidupan rumah tangga, lebih ke pertemuan dua orang yang kemudian menghabiskan sore mereka mendiskusikan kisah cinta masa lalu hingga esensi pernikahan. Film ini berlakonkan seorang pria agamis bernama Jean-Louis yang bertemu dengan sosok janda yang menarik hatinya. 

Ia berada di persimpangan jalan antara keyakinannya atau keinginan untuk menjalin hubungan asmara dengan sang pujaan hati. Khas film-film Eric Rohmer, dialog dalam film ini menghipnotis meski adegannya diambil dengan kamera statis.

2. Scenes from a Marriage (1973)

9 Potret Kehidupan Rumah Tangga Paling Realistis dalam FilmAdegan film Scenes from Marriage karya Ingmar Bergman (dok. Criterion/Scenes from Marriage)

Film karya Ingmar Bergman ini masuk dalam kategori film gelombang baru. Ia menampakkan pasangan yang posisinya setara dan banyak dianggap sebagai simbol liberasi. Bahkan beberapa tahun setelah perilisannya, banyak yang percaya bahwa film ini menginspirasi pasangan yang sudah tak bahagia bersama untuk berpisah. 

Scenes from a Marriage awalnya adalah serial televisi Swedia yang kemudian dimampatkan jadi film berdurasi 3 jam. Karya legendaris Bergman ini kemudian diadopsi dalam versi Hollywood oleh HBO pada 2021 lalu, dibintangi Oscar Isaac dan Jessica Chastain. 

3. A Woman Under the Influence (1974) 

https://www.youtube.com/embed/d5O7ujg3VQU

A Woman Under the Influence merupakan gambaran nyata perjuangan rumah tangga dengan salah satu anggota keluarga mereka yang memiliki masalah kesehatan mental. Film ini dipotret dari bebeberapa sudut pandang. Mabel adalah istri dan ibu yang tidak stabil secara psikis serta Nick merupakan sang suami yang cenderung mengingkari masalah dalam rumah tangganya.

Ditambah sudut pandang sang ibu mertua yang berusaha turut campur dan tetangga yang memberikan pandangan penuh penghakiman. Film ini jadi representasi akurat kondisi kehidupan kelas pekerja yang serba tanggung.

4. Three Colors: Blue (1993)

https://www.youtube.com/embed/cVaqLZmMf-k

Three Colors: Blue adalah bagian dari film trilogi drama psikologi garapan sutradara asal Polandia, Krzysztof Kieślowski. Dalam seri ini, kamu akan mengikuti slice of life seorang perempuan yang baru saja kehilangan suami dan putrinya karena sebuah kecelakaan.

Selepas kejadian tragis itu, baru ia tahu bahwa sang suami memiliki selingkuhan yang tak pernah ia kenal dan curigai. Film ini dibintangi aktris kawakan Prancis, Juliette Binoche, sebagai sang lakon.

Baca Juga: 5 Rahasia Rumah Tangga yang Menyenangkan, Semuanya Perlu Ada

5. Certified Copy (2010) 

https://www.youtube.com/embed/mg5e_rjtHw0

Bila suka penampilan Juliette Binoche, jangan lewatkan Certified Copy. Film kolaborasi beberapa negara ini mengisahkan pertemuan seorang penulis dengan penggemarnya di Italia. Awalnya hanya janjian untuk bertemu sebentar, keduanya justru tertarik melakukan perjalanan ke luar kota bersama.

Di sinilah sikap dan plot mulai mengalami pergeseran. Awalnya canggung dan kaku layaknya orang yang baru mengenal, mereka berubah seolah menjadi pasangan yang telah lama menikah setelah seorang pemilik toko mengira mereka pasangan suami istri.

6. A Separation (2011) 

https://www.youtube.com/embed/58Onuy5USTc

A Separation adalah penggambaran nyata dari konflik rumah tangga. Adegan awal bahkan dimulai dengan pasangan yang sedang menghadiri sidang perceraian mereka. Perlahan penonton diajak menyelami kehidupan mereka sebelum sidang ini berlangsung. 

Dalam rumah tangga, memang ada keputusan dan opsi yang harus diambil bersama, antara rela berkompromi atau akhirnya harus memutuskan berpisah demi kepentingan masing-masing. Film karya Asghar Fahadi ini memenangkan Academy Awards untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik. Tak mengherankan, sih.

7. Things to Come (2016)

https://www.youtube.com/embed/DtD9Gqy79vE

Things to Come berlakonkan seorang perempuan paruh baya yang harus menghadapi beberapa perpisahan di usia tersebut. Suaminya menggugat cerai, ibunya meninggal, dan putra putrinya yang telah dewasa mulai sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. Sang lakon pun merasakan kebebasan dan kesepian sekaligus. 

Penampilan aktris senior Prancis, Isabelle Huppert, menuai banyak pujian. Mia Hansen-Love selaku sutradara juga menyabet beberapa nominasi penghargaan untuk ide ceritanya.

8. On Chesil Beach (2017)

https://www.youtube.com/embed/ZR6DWDfMDlM

On Chesil Beach adalah kisah cinta dua sejoli yang bertemu di kampus dan akhirnya memutuskan menikah beberapa hari setelah kelulusan mereka. Semua tampak sempurna sampai pada saatnya bulan madu tiba.

Sebuah percekcokan di hari itu tidak bisa mereka selesaikan dan akhirnya berujung pada perpisahan. Penonton bisa menebak dan memberikan interpretasinya sendiri tentang bagian akhir film ini. Menurutmu mereka menyesal atau justru merasa terbebaskan?

9. Marriage Story (2020)

https://www.youtube.com/embed/BHi-a1n8t7M

Sempat viral pada awal perilisannya, Marriage Story memang salah satu film secara performa aktor dan ide cerita amat menghipnotis. Mengikuti kehidupan pasangan seniman yang sering bekerja bareng dan tampak rukun, perlahan mereka mulai tak nyaman dengan perasaan masing-masing.

Upaya melakukan mediasi mandiri tak berhasil dan akhirnya pihak ketiga yang netral pun dilibatkan. Meski penampilan Scarlett Johansson dan Adam Driver ciamik, sang pemeran pendukung, Laura Dern, justru yang menyabet Oscar.

 

Potret pernikahan yang realistis seperti inilah yang dibutuhkan penonton. Eksposur pahit manisnya seimbang. Bisa jadi pelajaran berharga untuk siapa saja, tak terbatas pada yang sudah atau belum mengarungi kehidupan rumah tangga.

Baca Juga: Jenuh dalam Pernikahan? Inilah 5 Cara Mengatasi Marriage Burnout

Dwi Ayu Silawati Photo Verified Writer Dwi Ayu Silawati

Pembaca, netizen, penulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya