Comscore Tracker

5 Pembelajaran Perihal Menggapai Mimpi di Anime Blue Period

Memang masalah jika tidak jenius? 

Blue Period merupakan salah satu anime tahun 2021 yang menyoroti kisah inspiratif dalam menggapai mimpi. Anime ini mengisahkan tentang Yatora Yaguchi yang memutuskan untuk menekuni bidang seni, terutama lukisan, setelah memahami apa yang benar-benar dia inginkan untuk masa depan. Meskipun dia berpikir bahwa dia terlambat  untuk memulai, dia tetap tidak bisa menyerah begitu saja. 

Sama seperti anime lain, Blue Period pun menyuguhkan banyak pembelajaran mengenai perjalanan Yatora dalam menggapai mimpi sebagai pelukis dengan mendaftar di Universitas Seni Tokyo yang sangat sulit untuk dimasuki. Dari perjalanan Yatora yang masih awam hingga berhasil merengkuh bagian awal dari mimpinya, ada momen jatuh-bangun yang bisa menginspirasimu. Berikut 5 pembelajaran perihal perjalanan menggapai mimpi yang ada dalam Blue Period.

1. Kamu yang akan menjalani hidupmu, bukan orang lain

5 Pembelajaran Perihal Menggapai Mimpi di Anime Blue PeriodMasako Saeki (dok. Seven Arcs/Blue Period)

"Kelihatannya kamu terlalu memikirkan sekitarmu. Ibu sebenarnya ingin mengetahui apa yang berharga bagimu, bukan yang berharga bagi dunia." — Masako Saeki

"Anak yang tidak berusaha adalah anak yang tidak suka apa-apa. Bukankah sudah biasa orang berusaha sekeras mungkin demi sesuatu yang mereka sukai?" — Masako Saeki

Yatora merupakan siswa SMA yang cukup memperhatikan lingkungan sekitar. Sebelum memutuskan untuk menjadi pelukis, dia berpikir bahwa melukis hanyalah membuang-buang waktu. Jauh dalam lubuk hatinya, dia ingin belajar seni, tetapi dia ragu dengan kesuksesan seorang pelukis yang belum tentu sanggup menghasilkan uang. Ketika berbicara dengan guru pembimbing seni di sekolah bernama Masako, dia mulai sadar. 

Dalam menentukan impian untuk masa depan, memang terkadang membingungkan. Kamu tidak benar-benar tahu apa yang kamu inginkan, bahkan mungkin kamu sudah tahu impianmu, tetapi kamu ragu. Kamu tidak bisa memutuskan untuk mengejar impianmu atau tidak sebab ada beberapa orang di sekitarmu yang menganggap remeh impian tersebut. 

Jika kamu ragu akibat pandangan orang lain, wajar saja. Kamu masih remaja, apa boleh buat. Namun, kalau kamu tidak ingin menyesal di kemudian hari, seyogianya kamu mengejar apa yang benar-benar kamu inginkan, bukan yang diinginkan orang lain. Kamu tidak perlu menghiraukan apa kata sekitarmu sebab kamulah yang akan menjalankan hidupmu, bukan orang lain. Jadi, tidak ada yang salah jika kamu mengikuti apa kata hatimu.

2. Bukan hanya orang berbakat yang boleh mengejar impian

5 Pembelajaran Perihal Menggapai Mimpi di Anime Blue PeriodMaru Mori (dok. Seven Arcs/Blue Period)

"Aku tidak berbakat. Aku hanya memikirkan tentang lukisan lebih banyak dari orang lain. Selain itu, aku harus belajar cara melukis." — Maru Mori

Ketika Yatora melihat lukisan Malaikat dan Iblis milik kakak kelasnya yang bernama Mori, dia kagum dengan keindahan lukisan tersebut. Tanpa sadar dia berkata bahwa Mori adalah orang yang berbakat. Kemudian, dia diberitahu bahwa Mori tidaklah berbakat, tetapi harus belajar terus-menerus dengan tekad yang kuat. Dari percakapan tersebut, dia menyadari sesuatu. 

"Mungkin dia jenius, lalu aku hanyalah manusia biasa. Aku tidak istimewa. Aku tidak bisa menjadi jenius. Aku hanya bisa berkembang sesuai usahaku. Kalau begitu, aku cukup berusaha sampai mendekati jenius!" — Yatora Yaguchi

Dalam semua bidang di kehidupan, mulai dari seni, akting, atau apa pun itu, pasti ada beberapa orang yang dikategorikan berbakat. Orang-orang tersebut bisa menguasai sesuatu dengan cepat meski baru saja belajar. Hal tersebut memang tidak bisa kamu hindari, begitu pun rasa iri yang terkadang tumbuh di hatimu ketika melihat orang berbakat maupun jenius yang mampu menguasai apa pun hanya dengan sedikit usaha. Sedangkan, kamu harus mati-matian belajar untuk membiasakan diri pada bidang baru.

Ya, mau bagaimana lagi. Orang-orang berbakat memang dilimpahkan sebuah kelebihan. Namun, kamu pun pasti memiliki kelebihan tanpa kamu sadari. Jika kamu tetap ingin melanjutkan impianmu meski kamu tahu bahwa kamu tidak berbakat di bidang tersebut, maka teruslah berjuang. Kamu hanya perlu belajar belajar belajar hingga mampu mendekati orang-orang berbakat maupun jenius, bukan? Kalaupun kamu lelah nanti, semua pasti terbayar pada waktu yang tepat.

3. Kegagalan bukanlah akhir, melainkan sebuah awal dari perjalanan

5 Pembelajaran Perihal Menggapai Mimpi di Anime Blue PeriodMasako Saeki (dok. Seven Arcs/Blue Period)

"Coba dan gagal. Coba dan gagal. Teruslah mencoba setelah gagal." — Mayu Ooba

"Coba singkirkan konsep kegagalan dalam dirimu." — Masako Saeki

Ketika Yatora melukis makna dari ikatan, dia diberitahu oleh pembimbing les bernama Mayu Ooba bahwa lukisan tersebut memang bagus, tetapi ada sesuatu yang kurang. Dia pun ditawari oleh guru Masako, apakah dia mau melukis di kanvas F-100. Namun, dia menolak tawaran tersebut sebab ada ujian melukis beberapa hari lagi. Dia takut gagal jika tidak memperbanyak lukisan.

Takut akan kegagalan memang sesuatu yang lumrah terjadi. Tidak jarang pula beberapa orang menganggap bahwa kegagalan adalah hal yang memalukan. Namun, kegagalan sebenarnya bukanlah akhir dari perjalananmu. Kegagalan yang akan membuatmu sadar tentang kesalahan yang mungkin kamu perbuat. Maka dari itu, kegagalan merupakan awal perjalanan. Jadi, jangan takut untuk mencoba kembali meski kamu sudah gagal berulang kali, ya!

Baca Juga: 6 Rekomendasi Anime jika Kamu Suka Blue Period

4. Lebih baik fokus saja pada perkembanganmu

5 Pembelajaran Perihal Menggapai Mimpi di Anime Blue PeriodMayu Ooba (dok. Seven Arcs/Blue Period)

"Mengamati lukisan orang lain itu bagus, tetapi akan bahaya jika berlebihan. Jangan incar lukisan terbaik, tetapi ciptakanlah lukisan terbaikmu." — Mayu Ooba

Suatu hari, Yatora mengamati lukisan-lukisan milik siswa yang diterima di Universitas Seni Tokyo. Kemudian, dia bertanya pada guru Ooba tentang perbedaan lukisan miliknya dengan lukisan milik para siswa tersebut. Dia pun berkata bahwa lukisan milik para siswa memiliki ciri khas yang berbeda, tetapi tetap indah. Dia yang ingin mengicar lukisan terbaik pun disadarkan oleh guru Ooba. 

Ada kalanya melihat sekitar memang perlu dilakukan. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui perkembangan orang lain. Namun, terlalu memfokuskan diri pada perkembangan orang lain pun bisa mencederai dirimu tanpa kamu sadari. Kamu akan selalu berusaha mengejar orang tersebut, padahal kamu adalah kamu, begitu pun orang lain. 

Di dunia ini, ada hal yang hanya bisa dilakukan olehmu. Ada pula hal yang hanya bisa dilakukan orang lain. Kamu tidak bisa meniru mereka, begitu pun sebaliknya. Jadi, lebih baik fokus terhadap perkembanganmu sendiri tanpa memusingkan bagaimana perkembangan orang lain di luar sana. Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain, tetapi bandingkan dirimu yang sekarang dengan dirimu yang dahulu, ya!

5. Luangkan waktu untuk bersenang-senang di tengah kesibukanmu

5 Pembelajaran Perihal Menggapai Mimpi di Anime Blue PeriodYatora Yaguchi (dok. Seven Arcs/Blue Period)

"Aku selalu menahan napas untuk fokus selama ini, tetapi aku tidak bisa menahan napas selamanya. Bersenang-senang bukanlah malas-malasan." — Yatora Yaguchi

Setelah melalui ujian masuk Universitas Seni Tokyo tahap pertama, Yatora dan teman yang lain diajak oleh guru Ooba untuk mengunjungi museum. Dia pun menyadari bahwa hal yang dilakukan oleh guru Ooba ternyata baik untuk mereka. Dia mulai berpikir, dia selalu melukis setelah memutuskan untuk mendaftar di Universitas Seni Tokyo. Maka dari itu, dia membutuhkan istirahat. 

Ketika menggapai impian, tidak ada larangan yang menyebutkan bahwa kamu tidak boleh beristirahat sejenak dengan bersenang-senang bersama temanmu, bermain gim, menonton drama, atau apa pun itu. Seperti kata Yatora, bersenang-senang bukan berarti kamu sedang bermalas-malasan. Nyatanya me-refresh pikiran sangat diperlukan, loh. Maka dari itu, setidaknya kamu meluangkan waktu untuk memanjakan dirimu.

Jika kamu sedang berusaha untuk menggapai impian, coba kamu istirahat sejanak, lalu isi waktumu dengan menonton anime Blue Period. Selain bisa me-refresh pikiranmu, anime ini pun sanggup membuka pikiranmu, loh! Semoga saja pembelajaran yang ada dalam anime ini bisa memberikan inspirasi, bahkan menjadi pengingat untukmu, ya!

Baca Juga: [REVIEW] Blue Period—Proses Kreatif di Balik Karya Seni Lukis

Ervina Emma Wardani Photo Verified Writer Ervina Emma Wardani

limited.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya