Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Evolusi Sistem Kekuatan di One Piece, Haki Mulai Geser?
Gunko dirasuki Imu (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Pada awal One Piece, Buah Iblis tergolong langka dan eksklusif, membuat kemunculan penggunanya menonjol di tengah petarung yang mengandalkan fisik serta senjata.

  • Saat pengguna Buah Iblis makin banyak, keistimewaannya menurun. Fokus pertarungan lalu bergeser ke Haki, yang menjadi penentu utama kemenangan para petarung elit.

  • Kebangkitan Gear 5 mengangkat kembali peran Mythical Devil Fruit dan kreativitas bertarung; misteri Voice of All Things, Imu, serta Holy Knights memunculkan potensi sistem kekuatan baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selama hampir tiga dekade menemani kamu, serial One Piece terus menghadirkan kejutan lewat evolusi sistem kekuatannya. Oda Sensei awalnya memperkenalkan Devil Fruit sebagai kemampuan langka, sebelum akhirnya menggeser tren pertarungan pada adu Haki antar karakter.

Kini arah kekuatan tersebut kembali bergeser semenjak kebangkitan Gear 5. Haki yang tadinya mendominasi perlahan mulai memberi ruang bagi tipe Mythical Devil Fruit hingga potensi kemunculan sumber kekuatan baru. Penasaran, bagaimana fase pergeseran ini terjadi dari awal cerita? Mari langsung periksa daftar lengkapnya di bawah ini.

1. Era rare fruit saat kekuatan Buah Iblis masih sangat langka

Enel (dok. Toei Animation/One Piece)

Pada masa awal berjalannya cerita One Piece, kemampuan Buah Iblis masih dianggap seperti mitos yang sangat jarang ditemui. Kamu tentu ingat saat Luffy menjadi satu dari sedikit karakter yang terus-menerus memamerkan keunikan kekuatan buah iblis di setiap perjalanannya.

Saat itu, lawan yang harus dihadapi kru topi jerami sebagian besar adalah petarung biasa dengan kemampuan fisik atau senjata andalan masing-masing. Kelangkaan ini berhasil menciptakan kesan eksklusif, sehingga setiap kemunculan pengguna Buah Iblis baru, selalu sukses menghadirkan ketegangan tersendiri.

2. Era common fruit yang memicu saturasi pengguna Buah Iblis

Marco (dok. Toei Animation/One Piece)

Memasuki tahap cerita yang lebih jauh, situasi berbalik drastis saat pengguna Buah Iblis mulai bermunculan di mana-mana. Hampir setiap tokoh antagonis penting hingga petinggi angkatan laut memiliki setidaknya satu jenis kemampuan Buah Iblis untuk bertarung.

Jumlah pengguna yang terlalu padat ini memicu efek saturasi di mata pembaca. Keistimewaan kemampuan Buah Iblis perlahan menurun dan terasa biasa saja karena hampir semua karakter tangguh menggunakannya. Oda Sensei pun menyadari kondisi ini dan mulai merancang transisi sistem kekuatan baru.

3. Era Haki dominance sebagai penentu utama hasil pertarungan

Haoshoku Haki (dok. Toei Animation/One Piece)

Untuk mengatasi saturasi tersebut, Oda Sensei menggeser fokus utama pertarungan pada penguasaan Haki. Kemampuan Buah Iblis seolah turun kasta menjadi pelengkap estetika, sementara pemenang duel sangat ditentukan oleh siapa yang memiliki tingkat Haki paling tinggi.

Haki memang sukses menerjemahkan wujud tekad karakter menjadi kekuatan yang bisa diukur secara logis. Namun, dominasi sistem baru ini perlahan membuat jalannya pertarungan terasa repetitif karena mayoritas petarung elit dipaksa bergantung pada mekanisme kekuatan universal yang sama.

4. Era mythical Buah Iblis yang mengembalikan kreativitas bertarung

Yamato (dok. Toei Animation/One Piece)

Alur cerita kembali menemukan angin segar saat Gear 5 milik Luffy bangkit di arc Wano. Oda Sensei menyadari bahwa batas pengembangan Haki perlahan mulai terasa stagnan, sehingga ia kembali menempatkan Buah Iblis sebagai penentu arah pertarungan tingkat tinggi.

Pergeseran ini tidak melibatkan sembarang Buah Iblis, melainkan berfokus penuh pada tipe Mythical. Kembalinya peran Buah Iblis tipe langka ini sukses memecah kebuntuan dan mengembalikan elemen kreativitas bertarung yang sempat hilang selama masa dominasi Haki.

5. Potensi kemunculan sistem kekuatan ketiga di saga terakhir

Gunko dirasuki Imu (dok. Toei Animation/One Piece)

Usia sistem Haki yang sudah mencapai belasan tahun memunculkan spekulasi tentang kebutuhan sumber kekuatan baru di saga penutup. Indikasi ini mulai terlihat melalui berbagai misteri yang belum terjawab seperti konsep Voice of All Things.

Kehadiran Imu dan Holy Knights yang disinyalir menggunakan sumber kekuatan misterius, semakin memperkuat potensi pergeseran tren ini. Kemunculan sistem kekuatan ketiga tentunya akan menjadi amunisi sempurna bagi Oda Sensei untuk menjaga intensitas dan kejutan di akhir cerita One Piece.

Perjalanan panjang One Piece membuktikan bahwa evolusi sistem kekuatan menjadi kunci utama Oda Sensei dalam menjaga alur cerita tetap segar. Pergeseran tren dari dominasi Haki menuju kebangkitan tipe Mythical Devil Fruit hingga potensi kemunculan sumber kekuatan misterius, membuat saga terakhir ini makin sulit ditebak. Kira-kira, sistem kekuatan apalagi yang akan muncul di anime ini nantinya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article