Erich von Däniken, 1987 (commons.wikimedia.org/Somorjai Zsolt)
Lalu ada juga Erich von Daniken. Muncul berkali-kali di acara Ancient Aliens, laki-laki asal Swiss ini terkenal karena mempopulerkan banyak pseudosains dalam buku-buku larisnya, seperti Chariots of the Gods, The Gold of the Gods, dan History Was Wrong.
Lalu kenapa Erich von Daniken kurang terkenal? Yap, soalnya catatan kriminalnya banyak, termasuk penipuan dan penggelapan di tahun 50-an dan 60-an. Sebab, antara tahun 1957 sampai 1968, Daniken bekerja sebagai manajer hotel di Davos, Swiss. Saat bekerja di sana, ia punya utang sebesar 130.000 dolar AS atau setara dengan Rp2,3 miliar. Ingat, itu adalah nilai dolar tahun 50-an dan 60-an, jadi dengan memperhitungkan inflasi, ada sekitar tujuh digit dalam dolar saat ini.
Nah, karena utangnya yang menumpuk, Erich von Daniken berbohong mengenai situasi keuangannya. Ia memalsukan pembukuan hotel agar tampak sehat secara finansial, menurut sebuah artikel dari The New York Times tentang Daniken pada tahun 1974.
Sebagai bagian dari kasus tersebut, Erich von Daniken menjalani psikoanalisis yang diperintahkan pengadilan. Dari test tersebut, ia dinyatakan sebagai pembohong dan psikopat kriminal yang gak stabil. Anehnya, ia justru tampil di acara Ancient Aliens, seolah-olah menjadi orang pintar yang mengalahkan para ahli.