Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pelajaran dari Film Toy Story 5, Berdamai dengan Teknologi

5 Pelajaran dari Film Toy Story 5, Berdamai dengan Teknologi
Toy Story 5 (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)
Intinya Sih
  • Toy Story 5 menampilkan konflik antara geng mainan dan tablet pintar Lilypad yang membuat Bonnie perlahan melupakan mereka, menghadirkan pesan tentang hubungan manusia dengan teknologi.
  • Film ini menyoroti pentingnya menggunakan teknologi secara bijak agar tidak mengabaikan interaksi nyata, serta menegaskan bahwa manusia tetap memegang kendali atas dampak digital dalam hidupnya.
  • Lewat kisah Bonnie dan Jessie, film ini mengingatkan bahwa gadget tak bisa menggantikan makna keluarga, persahabatan sejati, dan imajinasi yang tumbuh dari permainan tradisional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler bagi yang belum menonton Toy Story 5!

Petualangan geng mainan kembali berlanjut lewat entri terbaru yang bertajuk Toy Story 5 (2026) yang sudah mengudara di bioskop Tanah Air sejak Rabu (17/6/2026). Kali ini, Jessie (Joan Cusack) bersama Buzz Lightyear (Tim Allen) dan Woody (Tom Hanks) harus menghadapi ancaman baru bernama Lilypad (Greta Lee), sebuah tablet pintar yang perlahan membuat Bonnie (Scarlett Spears) mulai melupakan mereka. Kehadirannya sebagai teknologi serbabisa membawa konflik yang terasa seru sekaligus menyentuh.

Sebagai film animasi, Toy Story 5 menyimpan banyak pelajaran yang terasa relate dengan kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para Gen Z dan Gen Alpha yang tumbuh di tengah derasnya perkembangan teknologi. Seperti seri sebelumnya, film ini masih mengangkat pesan persahabatan yang kuat dan hangat. Berikut nasihat yang bisa kamu ambil setelah menonton Toy Story 5!

1. Teknologi hadir untuk membantu, bukan sebagai musuh

Toy Story 5
Jessie bertengkar dengan Lilypad (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Sedari awal, premis Toy Story 5 memang sudah mengindikasikan kalau konflik utamanya bakal mengarah pada mainan vs teknologi. Sebagai pemimpin geng mainan setelah kepergian Woody, Jessie diceritakan sangat membenci teknologi, apalagi setelah Lilypad hadir dalam kehidupan Bonnie. Namun, setelah dia bertemu dengan Smarty Pants (Conan O'Brien), Atlas (Craig Robinson), dan Snappy (Shelby Rabara), Jessie mulai memahami bahwa teknologi memiliki manfaat dan fungsi yang tidak bisa ia tolak mentah-mentah.

Dari sudut pandang Jessie, kita bisa memetik pelajaran bahwa teknologi sejatinya diciptakan untuk membantu pekerjaan. Bahkan, berkat kerja sama antara geng mainan dengan teknologi di pertengahan film, mereka berhasil mempertemukan Bonnie dengan Blaze (Mykal-Michelle Harris), seorang anak perempuan yang tinggal di peternakan, untuk menjadi sahabat barunya. Ketika digunakan sesuai fungsinya, teknologi dapat memberikan manfaat besar dalam kehidupan.

2. Teknologi harus digunakan secara bijak agar memberikan manfaat

Lilypad Toy Story 5
Lilypad (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Berkaitan dengan poin sebelumnya, Lilypad mungkin terlanjur dipersepsikan sebagai sosok antagonis karena membuat Bonnie melupakan geng mainan. Namun, jika melihat dari perspektif berbeda, persoalan tersebut tidak sepenuhnya berawal dari Lilypad, melainkan dari cara Bonnie berinteraksi dengan si tablet pintar. Lilypad pada dasarnya berfungsi untuk membantu aktivitas penggunanya, tetapi Bonnie terlanjur kecanduan yang membuatnya menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar dan mengabaikan orang-orang di sekitarnya.

Secara tidak langsung, Toy Story 5 menyindir mereka yang terlalu larut dalam dunia digital hingga tanpa sadar mengabaikan interaksi di dunia nyata. Manusia sebagai pihak yang memegang kendali seharusnya dapat menggunakan teknologi secara bijak supaya tidak merugikan diri sendiri maupun orang-orang terdekat. Jangan sampai teknologi yang diciptakan untuk membantu pekerjaan malah berbalik menjadi alat yang membawa kehancuran bagi kehidupan.

3. Terlalu asyik dengan gadget kadang membuat kita lupa akan arti keluarga

Bonnie Toy Story 5
Bonnie (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Satu pelajaran yang bisa kita petik dari sosok Bonnie ialah pentingnya menghabiskan waktu bersama keluarga yang di era modern sekarang ini lebih dikenal dengan sebutan family time. Semenjak orang tuanya membelikan Lilypad, Bonnie lebih sering menghabiskan waktu di depan tablet pintar tersebut daripada mengobrol dengan orang tuanya. Tak hanya itu, Bonnie juga menunjukkan perubahan kebiasaan yang awalnya aktif bermain bersama mainan-mainannya kini lebih sering mengurung diri di kamar dan asyik memainkan Lilypad.

Potret yang kita saksikan dalam Toy Story 5 bukanlah sesuatu yang aneh dalam kehidupan nyata. Tidak sedikit keluarga yang tinggal di bawah atap yang sama, tetapi interaksi yang terjalin terasa dingin dan hampa karena mereka lebih sibuk dengan gadget masing-masing. Padahal, family time menyimpan segudang manfaat, seperti membangun rasa kepercayaan diri serta memperkuat solidaritas keluarga, sebagaimana dilansir dari laman University Health.

4. Sahabat sejati adalah mereka yang menerima kita apa adanya

Bonnie Toy Story 5
Bonnie (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Jika kamu sudah menonton Toy Story 5, pasti tahu alasan orang tua Bonnie membelikan tablet pintar untuk sang buah hati. Alasannya tak lain agar Bonnie lebih mudah bergaul dengan teman-teman sebayanya yang sudah menggunakan gadget serupa. Sudah mempunyai Lilypad, Bonnie tetap saja kesulitan bertemu teman yang benar-benar nyambung dengannya sampai akhirnya ia bertemu dan berteman dengan Blaze.

Sebagai franchise yang tidak asing dengan dunia persahabatan, kita bisa mengambil pelajaran bahwa tidak selamanya mengikuti tren menjadi satu-satunya jalan untuk mendapatkan teman. Film ini menunjukkan persahabatan sejati lahir dari kesamaan minat dan ketulusan hubungan, bukan sekadar karena memiliki gadget yang sama. Toy Story 5 juga mengingatkan kita untuk tetap menjadi diri sendiri tanpa harus memaksakan diri berubah demi bisa diterima dalam pergaulan.

5. Gadget belum tentu bisa menggantikan manfaat bermain tradisional

Toy Story 5
Jessie, Buzz, dan Woody (dok. Pixar Animation Studios/Toy Story 5)

Pada awal film, kita diperlihatkan adegan kocak nan menghibur ketika Bonnie membayangkan pernikahan Forky (Tony Hale) dan Karen Beverly (Melissa Villaseñor) dengan visual yang penuh warna. Namun, setelah Lilypad datang dan mencuri hatinya, Bonnie mulai jarang berinteraksi dengan mainannya serta tidak lagi aktif berimajinasi seperti sebelumnya. Hal ini mengakibatkan geng mainan merasa tersisih sehingga membuat Jessie berani bertindak untuk menyingkirkan Lilypad.

Apa yang diperlihatkan dalam Toy Story 5 di sini sebenarnya bukan sekadar karangan, melainkan gambaran yang cukup memprihatinkan tentang bagaimana dunia imajinasi anak-anak tergeser oleh dominasi gadget. Hal serupa juga disampaikan melalui laporan dari Kaiser Family Foundation yang menyebutkan kalau anak-anak usia 8—18 tahun menghabiskan sekitar 7,5 jam per hari atau setara 114 hari dalam setahun untuk hiburan, sementara waktu bermain di outdoor mereka habiskan hanya sekitar 4—7 menit per hari. Situasi ini bisa menjadi refleksi bagi para orang tua bahwa secanggih apa pun teknologi tidak akan mampu menggantikan peran mainan dan aktivitas outdoor dalam mendorong imajinasi anak-anak.

Sebagai film anak-anak, Toy Story 5 juga menjadi cerminan bagi orang dewasa yang sudah berkeluarga. Lewat petualangan Jessie bersama geng mainan, Toy Story 5 diam-diam memberikan tamparan dengan satu pertanyaan sederhana: apakah kita benar-benar sudah hadir secara fisik dan batin untuk orang-orang tersayang atau justru tanpa sadar menjadi Bonnie versi dunia nyata yang terjebak dalam kenyamanan dunia digital nan semu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna

Related Articles

See More