5 Film dan Serial Terbaik See-Saw Films selain Heartstopper

- See-Saw Films dikenal lewat kesuksesan Heartstopper, namun juga punya rekam jejak panjang dengan karya pemenang Oscar dan serial yang dipuji kritikus.
- Lima karya unggulan mereka mencakup The King's Speech, Top of the Lake, Lion, The Power of the Dog, dan Slow Horses dengan genre beragam dari biopik hingga thriller.
- Deretan film dan serial tersebut menegaskan reputasi See-Saw Films sebagai rumah produksi yang konsisten menghadirkan cerita emosional, sinematik, dan berkelas internasional.
Siapa, nih, yang masih gagal move on dari Heartstopper Forever (2026)? Film penutup kisah Nick (Kit Connor) dan Charlie (Joe Locke) yang baru tayang di Netflix ini langsung mencuri perhatian berkat akhir ceritanya yang emosional. Gak heran kalau film tersebut juga sukses meraih rating tinggi di Rotten Tomatoes.
Di balik kesuksesan itu, ada See-Saw Films, rumah produksi Inggris/Australia yang mengawal adaptasi novel grafis karya Alice Oseman tersebut sejak serialnya debut pada 2022. Menariknya, rekam jejak mereka gak cuma soal Heartstopper. Sederet film peraih Oscar hingga serial yang menuai pujian kritikus pun pernah mereka garap.
Nah, kalau kamu ingin menjelajahi karya-karya mereka di luar Heartstopper, berikut lima film dan serial terbaik See-Saw Films yang layak masuk daftar tontonanmu. Gak bakal bikin kecewa!
1. The King's Speech (2010)

Kalau lagi butuh film biopik yang menginspirasi, rilisan See-Saw Films satu ini wajib kamu coba. The King's Speech mengisahkan Pangeran Albert (Colin Firth) yang mengalami gagap parah dan terpaksa naik takhta sebagai Raja George VI. Demi mengatasi kondisi tersebut, sang istri, Ratu Elizabeth (Helena Bonham Carter), kemudian menyewa terapis wicara asal Australia bernama Lionel Logue (Geoffrey Rush).
Lewat metode yang unik, Logue perlahan membantu sang raja menemukan kembali rasa percaya dirinya. Hubungan hangat antara Albert dan Lionel menjadi salah satu alasan film ini begitu dicintai penonton dan kritikus. Alhasil, The King's Speech akhirnya sukses menyabet empat Piala Oscar, termasuk Best Picture dan Best Actor untuk Colin Firth.
2. Top of the Lake (2013–2017)

Di tahun 2013, See-Saw Films menggandeng sineas sekaliber Jane Campion untuk menggarap Top of the Lake. Mengusung atmosfer muram dengan visual sinematik khas Campion, serial ini mengikuti Detektif Robin Griffin (Elisabeth Moss) yang mengusut berbagai kasus kriminal di komunitas yang terisolasi. Penampilan Elisabeth Moss di sini bahkan membawanya meraih penghargaan Golden Globe.
Musim pertamanya menyoroti hilangnya Tui, gadis berusia 12 tahun yang hamil di Selandia Baru. Penyelidikan Robin kemudian berlanjut ke musim kedua di Sydney, saat ia mengusut penemuan jasad perempuan Asia di Pantai Bondi. Kedua musim tersebut menyajikan kisah penuh misteri yang mengangkat tema korupsi, eksploitasi, dan dunia kriminal dengan sangat menegangkan.
3. Lion (2016)

Gak cuma The King's Speech, film biopik yang menggetarkan hati juga dihadirkan See-Saw Films lewat Lion. Film ini mengikuti Saroo (Sunny Pawar), bocah asal India yang tanpa sengaja terpisah dari keluarganya dan kemudian diadopsi oleh pasangan asal Australia. Setelah 25 tahun berlalu, Saroo (Dev Patel) memanfaatkan Google Earth untuk menelusuri kembali kampung halamannya demi menemukan keluarga kandungnya.
Disutradarai Garth Davis, Lion diadaptasi dari kisah nyata Saroo Brierley yang sebelumnya dituangkan dalam buku A Long Way Home. Film ini berhasil meraih enam nominasi Oscar, termasuk kategori Best Picture, sekaligus membawa pulang dua penghargaan BAFTA. Kamu sendiri sudah menonton perjuangan emosional Saroo ini?
4. The Power of the Dog (2021)

Sukses dalam Top of the Lake, kolaborasi See-Saw Films dan Jane Campion berlanjut dalam film Netflix bertajuk The Power of the Dog. Film bergenre psychological western ini menggaet sederet bintang ternama seperti Benedict Cumberbatch, Kirsten Dunst, Jesse Plemons, dan Kodi Smit-McPhee. Gak cuma menuai pujian berkat akting, visual, dan ceritanya, film ini juga mengantarkan Campion memenangkan piala Best Director di Oscar 2022.
Berlatar Montana pada 1925, The Power of the Dog mengikuti Phil Burbank (Cumberbatch), pemilik peternakan yang keras dan disegani. Kehidupannya berubah ketika sang adik, George (Plemons), menikahi seorang ibu tunggal bernama Rose (Dunst). Saat George mengajak Rose serta putra Rose yang lembut, Peter (Smit-McPhee), tinggal di peternakan mereka, Phil pun mulai meneror keduanya secara psikologis.
5. Slow Horses (2022–sekarang)

Menutup daftar ini ada Slow Horses, yang sukses meraih berbagai nominasi bergengsi di Emmy dan BAFTA. Ceritanya mengikuti sekelompok agen MI5 yang diasingkan setelah melakukan kesalahan fatal dalam karier mereka. Namun, ketika ancaman besar mengintai Inggris, tim yang selama ini diremehkan itu justru menjadi harapan untuk mengungkap konspirasi berbahaya.
Berbeda dari serial spionase lainnya, kreasi See-Saw Films ini lebih menonjolkan humor satire dan realisme. Keberhasilan Slow Horses juga gak lepas dari penampilan memikat Gary Oldman sebagai Jackson Lamb, sang pemimpin yang jenius, nyentrik, sekaligus ceplas-ceplos. Saking populernya, Apple TV bahkan resmi memperpanjang serial ini hingga musim ketujuh!
Heartstopper memang jadi salah satu karya See-Saw Films yang paling populer saat ini. Namun, lima judul di atas membuktikan kalau rumah produksi tersebut juga punya banyak film dan serial berkualitas yang layak ditonton. Dari kisah nyata yang mengharukan hingga thriller yang bikin deg-degan, mau nonton yang mana dulu, nih?




















