Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Film Dibintangi Sal Priadi, Terbaru Monster Pabrik Rambut!
Sal Priadi dalam Monster Pabrik Rambut (dok. Palari Films/Monster Pabrik Rambut)
  • Sal Priadi, musisi puitis Tanah Air, kini aktif di dunia akting dan telah membintangi empat film dengan genre beragam, dari drama hingga horor fantasi.
  • Debut aktingnya lewat film 'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas' sukses meraih penghargaan internasional, disusul peran penting di 'Ketika Berhenti di Sini' dan '24 Jam Bersama Gaspar'.
  • Film terbarunya, 'Monster Pabrik Rambut', bergenre horor fantasi akan tayang 4 Juni 2026 dengan Sal berperan sebagai Rudi yang mengungkap misteri kelam di pabrik rambut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sal Priadi adalah musisi Tanah Air yang terkenal berkat karya musiknya yang puitis. Namun, tak hanya berkarier di dunia musik, Sal juga mulai melebarkan sayapnya ke bidang akting dan membintangi beberapa film populer.

Sal juga sempat membintangi beberapa film yang ikut berkompetisi di ajang internasional, lho. Terbaru Monster Pabrik Rambut, berikut empat rekomendasi film yang dibintangi Sal Priadi.

1. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)

Sal Priadi Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (dok. Palari Films/Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas)

Sal memulai debut aktingnya lewat film arahan sutradara Edwin, yaitu Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Film debut Sal ini meraih penghargaan Golden Leopard di ajang Festival Film Locarno.

Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Eka Kurniawan, film ini bercerita tentang Ajo Kawir (Marthino Lio), jagoan yang tak takut mati. Hasratnya yang besar untuk bertarung didorong oleh sebuah rahasia yang dipendam sejak remaja, yakni ia impoten. Ajo memiliki sahabat bernama Tokek (Sal Priadi) yang telah bersahabat dengannya sejak kecil.

Suatu hari, Ajo bertemu petarung perempuan tangguh bernama Iteung (Ladya Cheryl). Iteung merupakan pengawal dari penguasa yang menjadi incaran Ajo. Mengetahui bosnya menjadi sasaran Ajo, Iteung pasang badan dan menghajar Ajo hingga membuat pria itu babak belur. Meski bermula dari pertarungan, Ajo perlahan jatuh cinta dengan Iteung. Bagai gayung bersambut, Iteung juga memiliki perasaan pada Ajo. Namun, manisnya kisah cinta mereka tak bertahan lama.

Di tengah manisnya hubungan itu, Ajo mendadak dingin pada Iteung. Hal itu disebabkan oleh rahasia yang ia pendam. Hingga pada suatu hari, Ajo berani mengungkap rahasia tersebut. Tanpa disangka, Iteung menyatakan siap dengan segala kondisi Ajo karena yakin dengan perasaannya sendiri. Keyakinan itu membuat Ajo dan Iteung menikah. Namun, manisnya di awal kisah cinta mereka ternyata tak bertahan lama dalam kehidupan rumah tangga. Hubungan mereka mulai terganggu ketika Budi Baik (Reza Rahadian) hadir di tengah-tengah mereka.

2. Ketika Berhenti di Sini (2023)

Sal Priadi dalam Ketika Berhenti Di Sini (dok. Sinemaku Pictures/Ketika Berhenti Di Sini)

Ketika Berhenti di Sini mengisahkan Anindita (Prilly Latuconsina), seorang desainer grafis. Suatu hari, ia tak sengaja bertemu seorang arsitek bernama Ed (Bryan Domani). Meski dimulai dengan banyak kesalahpahaman, pertemuan Dita dan Ed justru berlangsung hangat dan mereka pun memulai kisah cinta bersama. Hubungan romantis mereka berlangsung selama bertahun-tahun. Keduanya menyadari bahwa mereka satu frekuensi dan saling mengisi. Memasuki tahun keempat, baik Dita maupun Ed tengah berjuang untuk menggapai mimpi-mimpi mereka.

Dita masih berada di tengah kesibukan sebagai seorang desainer, sementara Ed telah mapan dan berhasil membangun perusahaan arsitek miliknya sendiri. Tanpa disadari, rasa minder dan cemas melanda Dita karena posisi Ed yang tampak lebih mapan. Di satu sisi, Ed tetap sabar dengan sikap Dita yang terus menuntut.

Saat berkendara, mendadak Ed menerima telepon dari Dita dan berujung pada pertengkaran. Ed pun mengalami kecelakaan dan meninggal dunia di tengah pertengkaran tersebut. Selama bertahun-tahun, Dita terus dibayangi rasa bersalah dan kesedihan mendalam akibat kepergian Ed.

Belum bisa menerima kenyataan, sebuah kejutan justru datang dari masa lalu Ed. Dita menemukan sebuah kacamata bernama LOOK dengan teknologi Augmented Reality (AR), sehingga memungkinkannya untuk "bertemu" kembali dengan sosok Ed. Namun, perlahan perbedaan antara realitas dan ilusi pun semakin kabur bagi Dita. Dalam film ini, Sal berperan sebagai Awan Ambara. Ia adalah salah satu sahabat Dita yang nantinya juga berusaha untuk mengembalikan Dita seperti sediakala.

3. 24 Jam Bersama Gaspar (2024)

Sal Priadi dalam 24 Jam Bersama Gaspar (dok. Netflix/24 Jam Bersama Gaspar)

Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Sabda Armandio, 24 Jam bersama Gaspar bercerita tentang seorang detektif swasta bernama Gaspar (Reza Rahadian) yang akan meninggal dalam 24 jam. Sebelum meninggal, ia memiliki ambisi untuk membalas dendam kepada orang yang menghilangkan sahabat kecilnya, Kirana (Shofia Shireen). Sejak kecil, Gaspar menjalani hidup dengan kesepian dan menginginkan seorang teman. Saat itu, ia bertemu Kirana yang menjadi sahabatnya dan mengisi hari-hari sepinya.

Namun, tiba-tiba Kirana menghilang dan membuat Gaspar tumbuh dengan dipenuhi pertanyaan. Ia pun mencari petunjuk ke mana Kirana, hingga membawanya pada Wan Ali (Iswadi Pratama), ayah Kirana. Gaspar pun menghabiskan 24 jam terakhir hidupnya untuk membalaskan dendam pada Wan Ali atas perbuatannya terhadap Kirana. Tak sendiri, ia ditemani oleh timnya, yaitu Agnes (Shenina Cinnamon), KIK (Laura Basuki), Njet (Kristo Immanuel), Yadi (Sal Priadi), dan Bu Tati (Dewi Irawan), dalam menuntaskan dendam tersebut.

4. Monster Pabrik Rambut (2026)

Sal Priadi dalam Monster Pabrik Rambut (dok. Palari Films/Monster Pabrik Rambut)

Terbaru, Sal membintangi film horor fantasi yang bertajuk Monster Pabrik Rambut. Film ini berpusat pada Putri (Rachel Amanda), yang hidupnya berubah drastis setelah sang ibu meninggal secara misterius usai bekerja tanpa henti di suatu pabrik rambut. Pihak pabrik menganggap kematian tersebut sebagai bunuh diri. Putri sempat menerima kenyataan pahit itu tanpa banyak pertanyaan. Namun, sang adik, Ida (Luthesa), justru memiliki keyakinan berbeda.

Ida merasa ada yang janggal dan percaya bahwa ibu mereka menjadi korban kekuatan gaib yang menguasai para pekerja pabrik. Demi membuktikan teorinya, Ida memutuskan untuk bekerja dan lembur tanpa tidur di pabrik yang sama. Ia berharap bisa melihat sosok misterius yang diyakini merasuki tubuh para pekerja yang kelelahan akibat jam kerja berlebihan. Di tengah penyelidikan, adik bungsu mereka, Bona (Iqbaal Ramadhan), ternyata menyimpan kemampuan aneh berupa regenerasi tubuh.

Namun, kemampuan ini justru menarik perhatian makhluk gelap yang menghantui pabrik dan tengah mencari tubuh baru untuk dikuasai. Ketegangan mulai meningkat ketika Putri, Ida, dan Bona menghadapi ancaman yang menguji keberanian dan hubungan keluarga. Dalam debut film horornya ini, Sal berperan sebagai Rudi, seorang pekerja keras di pabrik. Ia bersahabat dengan Ida dan Putri. Peran yang Sal bawakan sangat krusial karena Rudi mengungkap berbagai kejanggalan serta misteri di balik kejadian mistis di dalam pabrik tersebut.

Meski Sal sejauh ini hanya berperan sebagai pemeran pendukung di film-film yang ia bintangi, karakter yang ia bawakan selalu berhasil mencuri perhatian. Film terbarunya ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 4 Juni 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article