Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Film Dibintangi Zulfa Maharani di 2026, Terbaru Operasi Pesta Copet
Film Operasi Pesta Copet (dok. Imajinari/Operasi Pesta Copet)
  • Zulfa Maharani tampil dalam tiga film 2026 lintas genre, melanjutkan produktivitasnya setelah dikenal lewat Dilan 1990, Bebas, dan Qorin.
  • Dalam Crocodile Tears, Zulfa berperan sebagai Arumi yang kehadirannya memicu intrik antara Johan dan sang ibu tunggal pengelola Taman Buaya.
  • Zulfa juga memerankan Tanti dalam Gudang Merica serta Tia di Operasi Pesta Copet, yang mengangkat teror rumah sakit dan rencana copet massal di Pestapora.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Zulfa Maharani pertama kali debut bermain film layar lebar lewat film Kau dan Aku Cinta Indonesia (2014). Namanya pun semakin dikenal luas oleh publik setelah ikut membintangi film Dilan 1990 (2018), berlanjut ke berbagai film populer lainnya seperti Bebas (2019) dan Qorin (2022).

Kini, aktris kelahiran 10 Desember 1999 inipun semakin produktif dalam membintangi berbagai judul film. Di tahun ini, ia bahkan telah tampil di beberapa judul film dengan genre yang beragam. Terbaru Operasi Pesta Copet, berikut ini tiga film dibintangi Zulfa Maharani di 2026.

1. Crocodile Tears

Film Crocodile Tears (dok. Talamedia/Crocodile Tears)

Crocodile Tears menceritakan kisah sosok ibu tunggal yang berusaha keras melindungi anaknya dari dunia yang dia pikir akan menyakitkan buah hatinya itu. Berlatar di Taman Buaya, film ini mengisahkan Mama (Marissa Anita) dan Johan (Yusuf Mahardika) yang tinggal bersama sebagai pemilik sekaligus pengurus Taman Buaya. Kedua ibu dan anak ini menjalani kehidupan yang tenang dan monoton. Johan tumbuh tanpa seorang teman atau orang terdekat, sehari-hari ia menghabiskan waktu bersama ibunya di Taman Buaya.

Kehidupan mereka berubah menjadi penuh intrik dan ketegangan, ketika Johan tak sengaja bertemu dengan Arumi (Zulfa Maharani), seorang gadis yang baru menetap di kampungnya. Perkenalan antara Johan dan Arumi pun membuat Mama terancam. Situasi itu membuat Mama sangat takut Arumi membawa pengaruh buruk dan membuat Johan melupakannya. Ketegangan demi ketegangan pun semakin terjadi saat Johan mengajak Arumi tinggal bersama mereka.

2. Gudang Merica

Film Gudang Merica (dok. MVP Pictures/Gudang Merica)

Gudang Merica bercerita tentang Razi (Ardhito Pramono), seorang mahasiswa kedokteran yang sedang menjalani koas di Rumah Sakit Harapan Ayah. Tak sendiri, ia bertugas bersama tiga temannya, yaitu Tanti (Zulfa Maharani), Adit (Fatih Unru), dan Rindu (Arla Ailani). Pada awalnya, mereka melakukan jaga malam seperti biasa. Namun, situasi berubah mencekam saat seorang pasien misterius tanpa identitas meninggal secara mendadak. Karena keempatnya panik, jenazah itu kemudian disimpan sementara sambil menunggu dokter autopsi datang.

Namun, anehnya jenazah tersebut tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Sejak saat itu, mereka pun mulai diteror oleh berbagai kejadian supranatural. Dibantu seorang satpam bernama Sidik (Benidictus Siregar), keempat mahasiswa koas tersebut lalu menelusuri petunjuk dari puntung rokok. Mereka lalu terseret ke dalam misteri kelam yang disimpan oleh rumah sakit tersebut di sebuah gudang tua bernama Gudang Merica, yang berhubungan dengan hilangnya jenazah, masa lalu rumah sakit, dan teror yang selama ini bersembunyi.

3. Operasi Pesta Copet

Film Operasi Pesta Copet (dok. Imajinari/Operasi Pesta Copet)

Operasi Pesta Copet mengikuti kehidupan empat anak muda, yaitu Ijal (Iqbaal Ramadhan), Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba), yang terhimpit oleh kerasnya kondisi perekonomian. Gelombang PHK massal dan timbunan utang keluarga memaksa mereka mencari cara instan demi bertahan hidup. Setelah sempat mencoba berbagai pekerjaan lapangan yang tak kunjung membuahkan hasil, ide nekat pun muncul.

Mereka berencana untuk penggalangan dana lewat jalur kriminal yakni aksi pencopetan massal di salah satu festival musik terkemuka dan terbesar di Indonesia yakni Pestapora. Namun, menjalankan operasi nekat di tengah lautan penonton bukan perkara mudah. Selain harus lihai dalam mengeksekusi aksi tanpa ketahuan, dinamika persahabatan di antara mereka turut diuji saat rencana yang dibuat mulai diterpa berbagai kejadian di luar dugaan.

Deretan film-film yang dibintangi Zulfa di tahun ini memiliki genre yang berbeda-beda. Mulai dari thriller psikologis, horor komedi, hingga terbaru aksi kriminal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article