- Genre: Drama, anak-anak
- Durasi: 83 menit
- Tempat menonton: Mubi
15 Film Iran Terbaik Sepanjang Masa, Layak Ditonton Ulang

- Sinema Iran dikenal karena kejujuran dan kedalaman moralnya, menyoroti tema keluarga, iman, dan kemanusiaan di tengah keterbatasan sosial-politik yang melahirkan karya-karya puitis dan berpengaruh.
- Dari Abbas Kiarostami hingga Asghar Farhadi, para sutradara Iran menghasilkan film legendaris seperti “Children of Heaven”, “Taste of Cherry”, dan “A Separation” yang meraih penghargaan internasional bergengsi.
- Daftar 15 film terbaik ini menggambarkan evolusi sinema Iran dari era klasik hingga kontemporer, memperlihatkan keberanian sineas muda dalam mengkritik realitas sosial dan politik negaranya.
Iran memiliki sejarah panjang perfilman di Asia, dan sinema adalah bentuk seni yang paling dicintai oleh masyarakat Iran. Sinema Iran menampilkan moralitas, keluarga, iman, dan kemanusiaan. Di tengah keterbatasan produksi dan tekanan sosial-politik, para sineas Iran justru melahirkan karya-karya yang begitu jujur dan puitis.
Dari era klasik hingga gelombang baru, nama-nama seperti Majid Majidi, Abbas Kiarostami dan Jafar Panahi menjadikan perfilman Iran sebagai salah satu yang paling dihormati di dunia. Berikut 15 film Iran terbaik sepanjang masa yang wajib kamu tonton, atau tonton ulang di platform streaming.
Table of Content
1. Where Is the Friend's House? (1987)

Masuk dalam "Koker trilogy" Abbas Kiarostami, karya ikonik ini mengikuti perjalanan Ahmed kecil yang ingin mengembalikan buku temannya agar ia tidak dikeluarkan sekolah. Premisnya sederhana, namun maknanya dalam.
Film ini bahkan dipuji oleh Akira Kurosawa dan menjadi fondasi penting sinema minimalis Iran. Menyoroti tanggung jawab, empati, dan dunia anak-anak yang lebih jujur daripada orang dewasa.
2. Mother (1989)

- Genre: Drama
- Durasi: 108 menit
- Tempat menonton: Mubi
Film karya Ali Hatami ini adalah ode untuk kasih ibu dan kekuatan keluarga. Berlatar Iran era 1950-an, kisahnya mengikuti hubungan Reza dengan ibunya yang penuh pengorbanan.
Dengan deretan aktor besar seperti Fatemeh Motamed-Arya dan Mohammad Ali Keshavarz, film ini hangat sekaligus reflektif. Sebuah drama keluarga klasik yang tak lekang oleh waktu.
3. Close-Up (1990)

- Genre: Dokumenter, kejahatan
- Durasi: 98 menit
- Tempat menonton: Apple TV
Berikutnya ada perpaduan dokumenter dan fiksi yang revolusioner. Close-Up mengangkat kisah nyata seorang pria yang menyamar sebagai sutradara terkenal.
Film ini mempertanyakan identitas, mimpi, dan batas antara realitas dan sinema. Salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah film dunia.
4. Hamoon (1990)

- Genre: Drama
- Durasi: 120 menit
- Tempat menonton: Netflix
Drama psikologis tentang krisis eksistensial seorang intelektual Teheran. Dibintangi Khosrow Shakibai, film ini menggambarkan kehancuran pernikahan dan pencarian makna hidup.
Hamoon menjadi film kultus dan sering disebut sebagai potret generasi urban Iran era 1980-an.
5. Life, and Nothing More... (1992)

- Genre: Docudrama, road trip
- Durasi: 95 menit
- Tempat menonton: Apple TV
Film pascagempa ini mengikuti perjalanan seorang ayah dan anak yang mencari kabar keluarganya. Dengan gaya realistis khas Kiarostami, film ini menyuguhkan refleksi tentang kehilangan dan resistensi manusia saat ditimpa ujian.
6. Children of Heaven (1997)

- Genre: Anak-anak, olahraga
- Durasi: 89 menit
- Tempat menonton: Apple TV
Disutradarai Majid Majidi, film ini bercerita tentang dua saudara yang harus berbagi sepatu. Sederhana, tapi emosional. Film ini dinominasikan Oscar dan menjadi simbol keindahan sinema Iran yang humanis hingga saat ini.
7. Taste of Cherry (1997)

- Genre: Drama
- Durasi: 95 menit
- Tempat menonton: KlikFilm, Netflix
Film karya Abbas Kiarostami ini berkisah tentang seorang pria yang mencari seseorang untuk menguburkannya di bawah pohon ceri setelah bunuh diri.
Kontemplatif, sunyi, dan filosofis, film ini menggugat makna hidup dan kematian. Taste of Cherry memenangkan Palme d'Or di Festival Film Cannes 1997 dan menjadi salah satu film paling berpengaruh.
8. The Color of Paradise (1999)

- Genre: Drama, anak-anak
- Durasi: 90 menit
- Tempat menonton: Prime Video
Selanjutnya ada kisah tentang anak tunanetra dan hubungannya dengan sang ayah. Majid Majidi kembali menghadirkan kisah penuh spiritualitas dan keindahan alam yang memukau. Wajib ditonton sekali seumur hidup.
9. The Song of Sparrows (2008)

- Genre: Drama, komedi
- Durasi: 96 menit
- Tempat menonton: Netflix
Kisah seorang pria desa yang kehilangan pekerjaan dan mencoba bertahan di kota. Film ini penuh simbolisme tentang martabat dan kesederhanaan hidup.
10. A Separation (2011)

- Genre: Drama, legal
- Durasi: 123 menit
- Tempat menonton: KlikFilm, Netflix
Karya Asghar Farhadi ini memenangkan Oscar dan Golden Bear. Drama perceraian yang berkembang menjadi konflik moral yang kompleks.
A Separation mengeksplorasi tema seputar keluarga, pernikahan, perceraian, dan tanggung jawab moral. Intens, realistis, dan menghantui, sekaligus memberikan wawasan tentang kehidupan di Iran modern.
11. The Past (2013)

- Genre: Drama, misteri
- Durasi: 130 menit
- Tempat menonton: KlikFilm, Netflix
Masih karya Farhadi, film ini mengeksplorasi luka masa lalu dalam hubungan keluarga lintas budaya. Film ini berkisah tentang Ahmad, yang kembali ke Paris setelah bercerai dengan istrinya, Marie, dan ingin mendapatkan hak asuh atas putri mereka, Lucie.
Namun, sesampainya di sana, Ahmad mendapati Marie sudah bersama pria lain, Samir, dan telah memiliki anak. Ahmad juga mengetahui bahwa Marie telah mencoba bunuh diri. Penuh dialog emosional dan ketegangan psikologis.
12. Life and a Day (2016)

- Genre: Drama
- Durasi: 115 menit
- Tempat menonton: Mubi
Life and a Day adalah drama keluarga tentang pernikahan di tengah tekanan ekonomi. Film ini memenangkan banyak penghargaan domestik dan menjadi salah satu potret paling jujur tentang keluarga kelas pekerja Iran.
13. The Salesman (2016)

- Genre: Drama, thriller
- Durasi: 124 menit
- Tempat menonton: Netflix
Kali ini ada film Farhadi yang memenangkan Oscar dan Aktor Terbaik di Cannes. Berkisah tentang pasangan teater yang menghadapi trauma dan dilema moral. Tegang dan menggugah.
14. The Seed of the Sacred Fig (2024)

- Genre: Drama politik, thriller
- Durasi: 168 menit
- Tempat menonton: Apple TV
Film terbaru yang memperlihatkan keberanian sinema Iran kontemporer dalam mengkritik struktur sosial dan politik. Karya ini disebut sebagai simbol perlawanan generasi baru sineas Iran.
15. It Was Just an Accident (2025)

- Genre: Drama, komedi hitam
- Durasi: 103 menit
- Tempat menonton: KlikFilm
Terakhir, ada film terbaru Jafar Panahi yang berisi kritik terhadap rezim Iran dengan pendekatan satire. Sesuai judulnya, seorang pria tidak sengaja menabrak anjing di jalan lalu mengalami kesialan, sampai meminta bantuan untuk memperbaiki mobilnya.
Ia kemudian diculik oleh pria bernama Vahid, yang menuduhnya sebagai Eghbal, petugas yang menyiksa Vahid di penjara. Tak sendiri, Vahid juga bertemu korban lain guna memastikan identitas si penyiksa.
Itulah 15 film terbaik Iran yang membuktikan bahwa sinema tak selalu harus megah untuk menjadi agung. Sudah nonton yang mana aja? Kalau belum, mungkin ini saatnya. Selamat menonton!




![[QUIZ] Tebak Nama Tokoh TV yang Suka Muncul Pas Ramadan Ini!](https://image.idntimes.com/post/20220406/foto-cover-33c8d087c675a3e6c8f2ca8540a4b95d.jpg)













