Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Rekomendasi Film Jepang 90-an Garapan Shunji Iwai

6 Rekomendasi Film Jepang 90-an Garapan Shunji Iwai
April Story (dok. Rockwell Eyes/April Story)

Dikenal luas lewat film All About Lily Chou Chou (2001), Shunji Iwai ternyata sudah rajin bikin film coming of age sejak dekade 90-an. Ia dikenal lewat gaya berceritanya yang gak berat di dialog, tetapi atmosferik dan dreamy. Ia juga tak segan mengangkat isu-isu yang mungkin kurang nyaman tetapi nyata dirasa seperti kesepian dan alienasi.

Penasaran bagaimana eksekusinya? Coba tonton 6 film Jepang 90-an karya Shunji Iwai berikut. Nostalgic, bikin hati bergejolak, tetapi mengingatkan kalau kita masih punya empati.

1. Love Letter (1995)

Love Letter 1995
Love Letter (dok. Fuji Television Network/Love Letter)

Love Letter adalah film romantis Jepang yang cukup disegani, meski sayangnya underseen. Film ini mengikuti korespondensi seorang perempuan dengan sosok yang harusnya sudah tiada. Semua dimulai dari Hiroko yang iseng mengirim surat ke alamat lama tunangannya yang baru meninggal, Itsuki. Jelas ia tak mengharap balasan, tetapi selang beberapa waktu surat balasan benar-benar datang dari sosok yang punya nama sama persis dengan tunangan Hiroko. Bedanya, Itsuki yang sekarang berkontak dengan Hiroko lewat surat adalah seorang perempuan yang ternyata pernah sekelas dengan tunangan Hiroko.

  • Genre: romantis, fantasi
  • Pemain: Miho Nakayama, Etsushi Toyokawa, Miki Sakai

2. April Story (1998)

April Story
April Story (dok. Rockwell Eyes/April Story)

Cuma 67 menit, April Story adalah kisah yang cukup sederhana. Kamu akan mengikuti Uzuki, gadis muda yang pindah ke Tokyo untuk kuliah. Hidupnya tak lagi sama, semua terasa asing. Namun, perlahan ia mulai beradaptasi dan menemukan dirinya sendiri. Siapa yang pernah merantau pasti merasa terwakili, deh.

  • Genre: drama, coming of age
  • Pemain: Takako Matsu, Kaori Fujii, Seiichi Tanabe

3. Picnic (1996)

Picnic
Picnic (dok. Pony Canyon/Picnic)

Coco adalah remaja yang dikirim orangtuanya ke panti rehabilitasi mental karena kondisi klinisnya. Awalnya gak nyaman, Coco justru menemukan dua teman baru yang memahaminya, Tsumuji dan Satoru. Saat ketiganya yakin kalau kiamat sudah dekat, sebuah misi pun kompak mereka lakukan. Namun, ini berarti mereka harus melewati tembok panti yang tinggi itu. Cume bertiga, tapi pertemanan mereka heboh.

  • Genre: komedi, petualangan, fantasi
  • Pemain: Chara, Tadanobu Asano, Koichi Hashizume

4. Swallowtail Butterfly (1996)

Swallowtail Butterfly
Swallowtail Butterfly (dok. Nippon Herald Films/Swallowtail Butterfly)

Swallowtail Butterfly adalah cerita Ageha dan kawan-kawannya yang punya latar belakang beragam. Mayoritas dari mereka adalah imigran yang merantau ke Jepang dengan tujuan dapat penghidupan layak. Namun, yang mereka temukan justru degradasi di berbagai aspek. Iwai pakai latar Tokyo di masa depan yang berubah total setelah mata uang yen jadi terkuat di dunia.

  • Genre: kriminal, distopia
  • Pemain: Ayomi Ito, Yosuke Eguchi, Chara

5. Ghost Soup (1992)

Ghost Soup
Ghost Soup (dok. Fuji Television Network/Ghost Soup)

Ghost Soup adalah film sederhana lain dalam koleksi karya Shinju Iwai. Berlatar malam Natal di Tokyo, seorang pemuda menemukan dirinya terjebak dalam situasi kikuk bersama dua orang yang tak dikenalnya. Semua bermula dari keputusannya nekat pindah ke apartemen baru sebelum masa sewanya dimulai. Saat bersantai, dua orang asing datang dan mengeklaim apartemen itu. Bagaimana mereka menyelesaikan konflik ini?

  • Genre: komedi, drama
  • Pemain: Ranran Suzuki, Hiroyuki Watari, Dave Spector

6. Fireworks, Should We See It from the Side or the Bottom? (1993)

Fireworks, Should We See It from the Side or the Bottom?
Fireworks, Should We See It from the Side or the Bottom? (dok. Nippon Herald Films/Fireworks, Should We See It from the Side or the Bottom?)

Sederhana saja, film dibuka dengan perdebatan sekelompok anak laki-laki kelas 6 SD pada satu musim panas di Jepang. Cerita berkembang perlahan sampai teman sekelas perempuan mereka diperkenalkan. Ia yang sedang galau soal kemelut rumah tangga orangtuanya memutuskan pergi dari rumah. Namun, ia butuh salah satu dari sekumpulan teman sekelasnya itu untuk membantunya.

  • Genre: komedi, romance
  • Pemain: Megumi Okina, Yuta Yamazaki, Takayuki Sorita

Selain ceritanya yang mengena, meski sederhana, keunikan film-filmnya Shunji Iwai terletak pula pada durasi. Gak sedikit yang hanya 60 menitan bahkan kurang. Pas buat si sibuk yang kesulitan menemukan waktu untuk nonton film fitur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Hype

See More

7 Potret Istri Cellos Melahirkan Anak Pertama, Ungkap Arti Nama

26 Feb 2026, 08:43 WIBHype