Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Karya Michael Showalter selain Verity, Banyak Romcom!
poster film Verity (dok. Amazon MGM Studios/Verity)
  • Verity menampilkan sisi baru Michael Showalter lewat thriller psikologis tentang ghostwriter yang menemukan manuskrip rahasia, setelah ia dikenal melalui romcom dan drama emosional.
  • The Big Sick meraih nominasi Oscar Skenario Orisinal, sementara The Eyes of Tammy Faye memenangkan Oscar Aktris Terbaik untuk Jessica Chastain sebagai Tammy Faye.
  • Filmografi Showalter juga mencakup Hello, My Name Is Doris, Spoiler Alert, dan The Idea of You, yang mengeksplorasi kesepian, penyakit terminal, cinta beda usia, serta tekanan popularitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tayang di bioskop Indonesia sejak Rabu (30/9/2026), Verity langsung menarik perhatian para pencinta film thriller psikologis. Film yang dibintangi Anne Hathaway, Dakota Johnson, dan Josh Hartnett ini menampilkan kisah penuh intrik dan manipulasi tentang seorang ghostwriter yang menemukan manuskrip rahasia saat bekerja di rumah seorang novelis ternama.

Verity juga menunjukkan sisi berbeda dari Michael Showalter sebagai sutradara. Sebelum menggarap film adaptasi novel karya Colleen Hoover tersebut, Showalter lebih dulu dikenal lewat film-film komedi romantis dan drama emosional. Beberapa di antaranya bahkan berhasil mendapat pengakuan di ajang Oscar.

Nah, buat kamu yang penasaran dengan rekam jejaknya, berikut lima film garapan Michael Showalter lainnya yang gak kalah menarik untuk dikulik. Siapa tahu ada yang belum kamu tonton!

1. Hello, My Name Is Doris (2015)

adegan dalam film Hello, My Name Is Doris (dok. Stage 6 Films/Hello, My Name Is Doris)

Hello, My Name Is Doris menghadirkan romansa yang cukup unik lewat kisah Doris Miller (Sally Field), perempuan lansia yang masih ingin merasakan jatuh cinta. Setelah sang ibu wafat, Doris merasa kesepian dan mulai tertarik pada John Fremont (Max Greenfield), rekan kerjanya yang jauh lebih muda. Berbagai situasi konyol pun terjadi ketika Doris nekat mendekati sang pujaan hati.

Film ini diadaptasi dari film pendek berjudul Doris and the Intern karya Laura Terruso, yang juga ikut menulis skenarionya bersama Michael Showalter. Keduanya gak cuma mengemas Hello, My Name Is Doris sebagai romcom, tapi juga sebagai drama coming-of-age tentang kesepian dan pencarian kebahagiaan. Pendekatan ini bikin filmnya terasa ringan, tapi tetap punya sisi personal.

2. The Big Sick (2017)

adegan dalam film The Big Sick (dok. FilmNation Entertainment/The Big Sick)

The Big Sick agak berbeda dari film romantis Michael Showalter lainnya karena ceritanya diangkat dari pengalaman nyata Kumail Nanjiani dan Emily V. Gordon. Meski dibuat dengan anggaran minim, film ini berhasil meledak di pasaran hingga meraih nominasi Oscar untuk Best Original Screenplay. Showalter pun mendapat pujian karena mampu memadukan romcom dengan drama yang emosional.

Ceritanya sendiri berpusat pada Kumail (Nanjiani), komika keturunan Pakistan, yang jatuh cinta pada mahasiswi bernama Emily (Zoe Kazan). Hubungan manis mereka sempat kandas di tengah jalan akibat benturan budaya dan tekanan pernikahan yang diatur dari keluarga Kumail. Masalah pun makin rumit saat Emily mendadak jatuh sakit parah sampai harus menjalani koma medis.

3. The Eyes of Tammy Faye (2021)

adegan dalam film The Eyes of Tammy Faye (dok. Searchlight Pictures/The Eyes of Tammy Faye)

Michael Showalter kembali bereksperimen lewat The Eyes of Tammy Faye, film biopik tentang pasangan televangelis Tammy Faye Bakker dan Jim Bakker. Keduanya membangun kerajaan media keagamaan hingga menjadi figur terkenal di Amerika Serikat. Di balik kesuksesan tersebut, kehidupan mereka dipenuhi skandal yang akhirnya memengaruhi karier dan rumah tangga keduanya.

The Eyes of Tammy Faye diadaptasi dari dokumenter berjudul sama yang dirilis pada 2000. Film ini berhasil menyabet Oscar untuk kategori Best Actress berkat penampilan Jessica Chastain sebagai Tammy Faye. Di bawah arahan Showalter, Chastain mampu menggali sisi manusiawi sang tokoh dengan empati tanpa menjadikannya bahan lelucon belaka.

4. Spoiler Alert (2022)

adegan dalam film Spoiler Alert (dok. Focus Features/Spoiler Alert)

Spoiler Alert menandai kembalinya Michael Showalter ke genre drama romantis setelah menggarap The Eyes of Tammy Faye. Film ini diadaptasi dari memoar Spoiler Alert: The Hero Dies karya Michael Ausiello yang mengisahkan hubungan sang penulis dengan pasangannya. Menariknya, Showalter menggunakan gaya sitkom era 80-an dalam beberapa adegan film ini.

Fokus ceritanya sendiri mengulik hubungan emosional selama 14 tahun antara jurnalis pemalu bernama Michael (Jim Parsons) dan seorang fotografer, Kit Cowan (Ben Aldridge). Kehidupan mereka yang hangat mendadak jungkir balik saat Kit didiagnosis mengidap kanker terminal. Di sisa waktu yang makin tipis, keduanya belajar saling menguatkan dan memahami arti cinta sejati.

5. The Idea of You (2024)

adegan dalam film The Idea of You (dok. Amazon MGM Studios/The Idea of You)

Terakhir, ada The Idea of You yang menceritakan kisah cinta antara Solène (Anne Hathaway), ibu tunggal berusia 40 tahun, dan Hayes Campbell (Nicholas Galitzine), anggota boyband berusia 24 tahun. Keduanya gak sengaja bertemu saat Solène menemani putrinya ke Coachella, di mana Hayes dan grupnya, August Moon, sedang tampil. Namun, hubungan mereka harus diuji ketika kedekatan keduanya terendus oleh media massa.

The Idea of You diadaptasi dari novel best seller berjudul sama karya Robinne Lee. Gak cuma membahas soal kisah cinta beda usia, film ini juga mengangkat persoalan popularitas dan tekanan yang muncul ketika hubungan pribadi menjadi konsumsi publik. The Idea of You juga menjadi kolaborasi pertama Showalter dan Anne Hathaway sebelum keduanya kembali bekerja sama lewat Verity.

Ada romansa beda usia, kisah cinta yang diuji penyakit, sampai cerita pasangan televangelis yang penuh skandal. Kalau baru mengenal Michael Showalter lewat Verity, lima film di atas bisa jadi pilihan buat melihat sisi lain filmografinya. Kamu paling penasaran sama yang mana, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article