Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Film Netflix Paling Aneh yang Sampai Terasa Seperti Mimpi
365 Days: This Day (Dok. Netflix/365 Days: This Day)
  • Lima film Netflix ini dikenal karena konsepnya yang aneh dan eksekusi yang membuat penonton heran, mulai dari musikal Putri Diana hingga komedi telanjang berulang seperti Naked.
  • Beberapa judul seperti Hillbilly Elegy dan 365 Days menuai kritik tajam meski melibatkan nama besar, dinilai terlalu dramatis atau menampilkan hubungan toksik namun tetap viral di platform.
  • We Have a Ghost menutup daftar dengan kisah keluarga dan hantu yang berubah jadi fenomena internet, mencampur banyak genre hingga terasa berantakan bagi sebagian penonton.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Netflix telah menghasilkan banyak film dan serial yang sukses besar, tetapi tidak semua proyeknya mendapat sambutan positif. Beberapa film justru membuat penonton mengernyitkan dahi karena konsepnya yang aneh atau fakta bahwa proyek tersebut bisa lolos produksi dengan anggaran besar. Bahkan ada beberapa terasa seperti ide iseng yang entah bagaimana berubah menjadi film sungguhan.

Menariknya, film-film ini tetap berhasil menarik perhatian publik. Ada yang ditonton karena penasaran, ada yang viral karena keanehannya, dan ada pula yang menjadi bahan lelucon di internet. Berikut lima film Netflix yang begitu absurd hingga terasa seperti mimpi aneh yang entah bagaimana benar-benar ada.

1. Diana: The Musical (2021)

Diana: The Musical (Dok. Netflix/Diana: The Musical)

Membuat musikal tentang kehidupan Putri Diana sebenarnya bukan ide yang mustahil. Namun, Diana: The Musical mengambil pendekatan yang membuat banyak penonton dan kritikus geleng-geleng kepala. Pertunjukan yang direkam untuk Netflix ini diadaptasi dari musikal Broadway dan berusaha menceritakan kisah hidup Diana melalui lagu-lagu yang sering kali terasa tidak sesuai dengan tema yang dibawakan.

Yang membuatnya semakin kontroversial adalah cara film ini menangani momen-momen penting dalam kehidupan Diana, termasuk tragedi yang mengakhiri hidupnya. Banyak orang menganggap nada penceritaannya terlalu ringan untuk kisah yang begitu sensitif. Ditambah lirik lagu canggung dan koreografi yang sulit mengesankan, sulit dipercaya bahwa proyek sebesar ini benar-benar mendapatkan lampu hijau.

2. Naked (2017)

Naked (Dok. Netflix/Naked)

Bayangkan film Groundhog Day, tetapi tokoh utamanya terjebak dalam lingkaran waktu sambil terus-menerus telanjang. Itulah premis utama Naked, komedi yang dibintangi Marlon Wayans. Ceritanya mengikuti seorang pria yang berulang kali terbangun tanpa busana di dalam lift pada hari pernikahannya dan harus mencari cara untuk menghentikan siklus tersebut.

Konsepnya mungkin terdengar lucu selama beberapa menit pertama, tetapi film ini kesulitan mengembangkan ide tersebut menjadi sesuatu yang benar-benar menarik. Sebagian besar humor bergantung pada situasi memalukan yang sama berulang kali. Banyak penonton merasa film ini seperti versi yang lebih malas dari formula yang sudah pernah dilakukan jauh lebih baik oleh film-film lain.

3. Hillbilly Elegy (2020)

film Hillbilly Elegy (dok. Netflix/Hillbilly Elegy)

Sekilas, Hillbilly Elegy terlihat seperti film drama prestisius yang dirancang untuk musim penghargaan. Disutradarai oleh Ron Howard dan dibintangi Amy Adams serta Glenn Close, film ini diadaptasi dari memoar J. D. Vance. Dengan nama-nama besar seperti itu, banyak orang berharap mendapatkan drama yang kuat dan emosional.

Namun, film ini justru menuai kritik karena dianggap terlalu memanipulasi emosi dan menyederhanakan berbagai persoalan sosial yang kompleks. Yang paling mengejutkan bukan hanya kualitas filmnya yang diperdebatkan, melainkan fakta bahwa proyek ini benar-benar diwujudkan dengan deretan talenta papan atas.

4. 365 Days: This Day (2022) dan The Next 365 Days (2022)

365 Days: This Day (Dok. Netflix/365 Days: This Day)

Ketika film pertama 365 Days menjadi fenomena global di Netflix, banyak orang terkejut. Kisah romantis yang dipenuhi kontroversi itu mendapat kritik tajam karena hubungan toksik yang ditampilkan dalam ceritanya. Namun yang lebih mengejutkan lagi, Netflix justru melanjutkannya dengan dua sekuel yang dirilis pada tahun yang sama.

Kedua film lanjutan ini semakin liar dengan alur cerita yang penuh cinta segitiga, konflik mafia, kesalahpahaman keluarga, dan berbagai adegan fantasi yang terasa berlebihan. Ceritanya sering kali melompat ke arah yang tidak masuk akal, membuat banyak penonton kesulitan menganggapnya serius.

Terlepas dari kritik yang bertubi-tubi, trilogi ini tetap menjadi salah satu tontonan paling banyak dibicarakan di platform tersebut, sesuatu yang masih sulit dipercaya bagi banyak orang.

5. We Have a Ghost (2023)

We Have a Ghost (Dok. Netflix/We Have a Ghost)

Film ini dimulai dengan premis yang cukup sederhana yakni sebuah keluarga pindah ke rumah baru dan menemukan hantu yang tinggal di loteng. Hantu tersebut diperankan oleh David Harbour, yang dikenal luas lewat serial Stranger Things. Awalnya terdengar seperti komedi horor keluarga yang ringan dan menghibur.

Namun cerita kemudian berkembang ke arah yang semakin aneh. Penemuan hantu tersebut membuat keluarga itu viral di internet, lalu berbagai pihak mulai ikut campur hingga melibatkan badan pemerintah. Film ini mencoba menggabungkan misteri, komedi, petualangan, dan drama keluarga sekaligus, tetapi hasilnya terasa berantakan bagi sebagian penonton.

Dunia perfilman memang selalu melahirkan karya-karya unik, tetapi lima film Netflix ini berada di level yang berbeda. Dari kelima judul di atas, mana yang menurutmu paling sulit dipercaya benar-benar pernah dibuat?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article