Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Film Vaterland or A Bule Named Yanto Raih Penghargaan di Cannes 2026

Film Vaterland or A Bule Named Yanto Raih Penghargaan di Cannes 2026
cuplikan A Bule Named Yanto (dok. AFTERSUN CREATIVE/A Bule Named Yanto)
Intinya Sih
  • Film pendek 'Vaterland' or A Bule Named Yanto karya Berthold Wahjudi memenangkan CANAL+ Award di ajang La Semaine de la Critique, Cannes Film Festival 2026.
  • Produksi film ini merupakan kolaborasi antara Aftersun Creative dari Indonesia dan Madfilm dari Jerman, dengan mayoritas kru berasal dari Indonesia.
  • Cerita film mengangkat isu identitas dan pencarian jati diri seorang pemuda keturunan Jerman-Indonesia bernama Yanto yang kembali ke tanah air untuk menemui adiknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Kabar membanggakan kembali datang dari industri perfilman tanah air! Sebuah film pendek bertajuk "Vaterland" or A Bule Named Yanto ini sukses mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional paling bergengsi, yaitu Cannes Film Festival 2026.

Film yang digarap dengan apik dan mengambil latar di Yogyakarta tersebut secara khusus memenangkan program La Semaine de la Critique. Simak kabar lengkapnya di bawah ini!

1. Film A Bule Named Yanto meraih penghargaan bergengsi di Cannes Critics' Week

cuplikan A Bule Named Yanto
cuplikan A Bule Named Yanto (dok. AFTERSUN CREATIVE/A Bule Named Yanto)

Film pendek berlatar Yogyakarta berjudul “Vaterland” or A Bule Named Yanto sukses membawa nama perfilman Indonesia ke panggung internasional usai memenangkan CANAL+ Award. Penghargaan tersebut diraih dalam ajang La Semaine de la Critique (Cannes Critics’ Week) yang berlangsung di Cannes, Prancis, pada 13–21 Mei 2026.

Disutradarai oleh Berthold Wahjudi, film ini menjadi salah satu dari dua film pendek yang berhasil membawa pulang penghargaan tahun ini. Sementara untuk Sony Discovery Prize diberikan kepada Skinny Boots karya Romain F. Dubois.

Pengumuman pemenang dilakukan pada malam penutupan Critics’ Week ke-65. Tahun ini, program tersebut diketahui menerima lebih dari 1.050 karya dari 106 negara sebelum akhirnya menentukan para pemenang.

2. Film pendek “Vaterland” or A Bule Named Yanto merupakan hasil kolaborasi dua negara

cuplikan A Bule Named Yanto
cuplikan A Bule Named Yanto (dok. AFTERSUN CREATIVE/A Bule Named Yanto)

Meskipun mengangkat cerita lokal di Yogyakarta, film garapan sutradara Berthold Wahjudi ini merupakan hasil kerja sama antara Aftersun Creative dari Indonesia dan Madfilm dari Jerman. Kerennya lagi, mayoritas kru yang terlibat dalam seluruh proses produksi film berkelas dunia ini berasal dari Indonesia, lho.

"Bisa membuat film berlatar di Jogja dengan perspektif minoritas, orang dengan kultur campuran seperti ini, lalu mendapatkan reaksi yang sangat baik dari penonton Cannes kemarin, menjadi pengalaman yang sangat berarti buat kami. Harapannya justru ini menjadi pembuka agar Yanto bisa terus berpetualang ke berbagai ruang menonton, khususnya di Indonesia dan berbagai negara lainnya," kata Annisa Adjam, produser dari Indonesia sekaligus founder Aftersun Creative, dalam rilis yang dibagikan pada Kamis (21/5/2026).

3. Sinopsis “Vaterland” or A Bule Named Yanto

cuplikan A Bule Named Yanto
cuplikan A Bule Named Yanto (dok. AFTERSUN CREATIVE/A Bule Named Yanto)

Alur cerita film ini terasa sangat dekat dengan isu identitas yang sering dialami oleh orang-orang dengan latar belakang budaya campuran. Penonton akan diajak mengikuti perjalanan emosional karakter Yanto, pemuda keturunan Jerman-Indonesia.

Ia pulang ke Indonesia untuk menemui adiknya yang ternyata memicu banyak pertanyaan. Pertemuan tersebut berkembang menjadi refleksi tentang identitas, rasa memiliki, dan keterasingan di antara dua budaya.

Pencapaian luar biasa dari film "Vaterland" or A Bule Named Yanto ini tentu menjadi motivasi besar bagi sineas independen di Indonesia untuk terus berkarya di kancah internasional. Selamat dan ditunggu penayangannya di festival film lainnya, ya!

Share Article
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N

Related Articles

See More