4 Film Romantis Klasik Asal Inggris yang Sukses Bikin Baper

Film romantis klasik asal Inggris punya daya tarik yang sulit ditandingi. Ceritanya cenderung sederhana, dialognya cerdas, dan emosinya disampaikan dengan cara yang halus, tapi tetap mengena. Alih-alih drama berlebihan, film-film ini justru membuat penonton larut lewat karakter yang manusiawi dan kisah cinta yang terasa dekat dengan kehidupan nyata.
Meski sudah dirilis puluhan tahun lalu, film-film romantis asal Inggris ini masih sering ditonton ulang dan dibicarakan hingga sekarang. Mendekati Valentine, gak ada salahnya bagimu untuk menonton beberapa rekomendasi film romantis klasik asal Inggris ini, lho!
1. Four Weddings and a Funeral (1994)

Four Weddings and a Funeral mengikuti kisah Charles (Hugh Grant), pria Inggris canggung yang berulang kali bertemu dengan Carrie (Andie MacDowell) di berbagai acara pernikahan. Setiap pertemuan selalu terasa dekat, tetapi tak pernah benar-benar tepat waktu. Hubungan mereka terus terjalin di tengah kesibukan, komitmen, dan pilihan hidup masing-masing.
Dengan humor khas Inggris dan dialog yang tajam, film ini menampilkan romansa yang terasa realistis dan tidak terburu-buru. Four Weddings and a Funeral menggambarkan bahwa cinta sering kali hadir hampir saja tergapai tapi harus terjeda sejak, dan justru dari situlah rasa baper pelan-pelan tumbuh.
2. Notting Hill (1999)

Notting Hill menghadirkan romansa manis antara William Thacker (Hugh Grant), pemilik toko buku sederhana di London, dan Anna Scott (Julia Roberts), aktris Hollywood terkenal. Pertemuan tak terduga mereka berkembang menjadi hubungan yang penuh kehangatan sekaligus keraguan.
Film ini berhasil memadukan humor, romansa, dan realitas perbedaan dunia dengan sangat elegan. Dialog ikonik dan suasana London yang cozy membuat Notting Hill terasa seperti comfort movie. Kisahnya membuktikan bahwa cinta bisa hadir di tengah kesederhanaan, bahkan ketika dunia terasa terlalu besar.
3. Bridget Jones’s Diary (2001)

Bridget Jones's Diary mengikuti kehidupan Bridget Jones (Renée Zellweger), perempuan lajang berusia 30-an yang berusaha menata hidup, karier, dan percintaannya. Di tengah kekacauan hidupnya, Bridget terjebak di antara dua cowok yang sangat berbeda, yaitu Mark Darcy (Colin Firth) dan Daniel Cleaver (Hugh Grant).
Dengan sudut pandang yang jujur dan kocak, film ini terasa sangat relate, terutama bagi penonton dewasa muda. Bridget Jones’s Diary bukan hanya soal cinta, tetapi juga penerimaan diri. Romantisme dalam film ini terasa hangat karena tumbuh dari ketidaksempurnaan.
4. Love Actually (2003)

Love Actually menyajikan berbagai kisah cinta yang saling terhubung dalam suasana Natal di London. Film ini menampilkan banyak karakter dengan latar belakang berbeda, mulai dari perdana menteri, penulis patah hati, hingga cinta diam-diam yang tak terucap.
Keistimewaan film ini terletak pada caranya menggambarkan cinta dalam berbagai bentuk. Bahagia, sepihak, kehilangan, dan pengorbanan. Tidak semua kisah berakhir manis, tetapi justru itulah yang membuat film ini terasa nyata. Love Actually adalah film tentang perayaan cinta yang hangat sekaligus bittersweet.
Film romantis klasik Inggris di atas memiliki pesona yang bertahan lintas generasi. Ceritanya tidak selalu berakhir bahagia, tetapi selalu meninggalkan kesan mendalam. Emosi yang dibangun perlahan membuat penonton ikut tenggelam dalam setiap perasaan para karakter. Yuk, segera masukkan watchlist untuk ditonton saat Valentine nanti!



















