Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Film tentang Kehidupan Komedian, Gak Melulu soal Tawa!

adegan dalam film I Used to Be Funny
adegan dalam film I Used to Be Funny (dok. Levelfilm/I Used to Be Funny)
Intinya sih...
  • Suka Duka Tawa memotret sisi melankolis dan kerentanan seorang komedian dengan jujur.
  • I Used to Be Funny mengisahkan kehidupan komika perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual.
  • Funny People menyoroti penyesalan dan kesempatan kedua dalam kehidupan seorang megabintang komedi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ketika mendengar kata komedian, hal pertama yang terlintas di benak kita pasti adalah tawa dan keceriaan. Namun, banyak yang lupa kalau di balik sorotan publik, mereka juga manusia biasa yang menyimpan segudang luka, tekanan, hingga trauma masa lalu. Hal ini pun gak jarang menginspirasi para sineas untuk menciptakan film tentang sisi lain kehidupan mereka di layar lebar.

Contoh terbarunya bisa kamu lihat di Suka Duka Tawa yang baru saja tayang di bioskop Indonesia pada Kamis (8/1/2026). Lewat karakter komika bernama Tawa (Rachel Amanda), film karya Aco Tenriyagelli ini berhasil memotret fenomena fatherless dan peliknya dinamika keluarga. Suka Duka Tawa pun menuai respons positif karena dinilai mampu memotret sisi melankolis dan kerentanan seorang penghibur dengan sangat jujur.

Jika Suka Duka Tawa bikin kamu penasaran tentang sisi lain kehidupan para komedian, dunia perfilman Barat punya banyak kisah serupa yang gak kalah menggugah. Berikut empat rekomendasi film tentang kehidupan komedian yang siap mengaduk-aduk emosimu!

1. I Used to Be Funny (2023)

adegan dalam film I Used to Be Funny
adegan dalam film I Used to Be Funny (dok. Levelfilm/I Used to Be Funny)

Pahit dan manisnya kehidupan komika perempuan seperti di Suka Duka Tawa juga bisa kamu temukan dalam film garapan Ally Pankiw ini. Dalam I Used to Be Funny, sosok tersebut adalah Sam Cowell (Rachel Sennott), komika sekaligus pengasuh yang menjadi korban kekerasan seksual. Akibat trauma berat tersebut, Sam didiagnosis menderita PTSD yang membuatnya kehilangan "percikan" humor hingga memutuskan berhenti manggung.

Alur cerita I Used to Be Funny dikemas cukup unik dengan jumping timeline yang membawa penonton mengintip masa lalu Sam yang ceria sebelum peristiwa traumatis itu mengubah dunianya. Konflik makin pelik saat ia terlibat dalam pencarian Brooke (Olga Petsa), anak dari si pelaku yang dulu pernah diasuhnya. Pencarian ini akhirnya jadi pemantik bagi Sam untuk berani menghadapi luka lama yang selama ini mengubur bakat lawaknya.

2. Funny People (2009)

adegan dalam film Funny People
adegan dalam film Funny People (dok. Universal Pictures/Funny People)

Judd Apatow yang biasanya dikenal lewat komedi vulgar nan kocaknya, juga pernah tampil "serius" lewat karya ambisiusnya berjudul Funny People. Film ini menyoroti kehidupan George Simmons (Adam Sandler), megabintang komedi yang divonis menderita penyakit mematikan. Niat mencari makna di sisa umurnya, George lalu merekrut komika amatir bernama Ira Wright (Seth Rogen) sebagai asisten sekaligus penulis naskah lawakannya.

​Saat itu, banyak penonton mungkin merasa tertipu karena mengira film ini akan penuh dengan banyolan khas bromance ala Apatow. Nyatanya, hampir dua setengah jam durasi film ini lebih mirip studi karakter yang mendalam tentang penyesalan dan kesempatan kedua. Funny People seolah membuktikan kalau jadi orang paling lucu di dunia bukanlah jaminan memiliki kehidupan yang paling bahagia. Menohok banget!

3. Being the Ricardos (2021)

adegan dalam film Being the Ricardos
adegan dalam film Being the Ricardos (dok. Amazon Studios/Being the Ricardos)

Kalau kamu cari yang berdasarkan kisah nyata, Being the Ricardos bisa jadi pilihan tontonan menarik setelah Suka Duka Tawa. Film garapan Aaron Sorkin ini mengikuti satu minggu paling krusial di balik layar sitkom legendaris I Love Lucy. Bukannya penuh tawa, Being the Ricardos justru menekankan betapa tegangnya suasana saat karier dan pernikahan kedua bintangnya, Lucille Ball (Nicole Kidman) dan Desi Arnaz (Javier Bardem), berada di ambang kehancuran.

Salah satu daya tarik utama film ini jelas datang dari totalitas akting Nicole Kidman dan Javier Bardem. Meski sempat menuai perdebatan soal kemiripan fisik, keduanya berhasil menghidupkan dinamika hubungan power couple tahun 50-an tersebut secara brilian. Gak heran kalau Being the Ricardos berhasil memborong banyak nominasi di Oscar 2022, termasuk Best Actor dan Best Actress untuk Bardem dan Kidman.

4. The King of Comedy (1982)

adegan dalam film The King of Comedy
adegan dalam film The King of Comedy (dok. 20th Century Studios/The King of Comedy)

Sebagai pelengkap, ada The King of Comedy yang jadi karya paling underrated dari sutradara kawakan Martin Scorsese. Film komedi satire ini mengisahkan Rupert Pupkin (Robert De Niro), komedian amatir yang hidup dalam delusi akut demi meraih ketenaran. Ia sangat terobsesi pada pembawa acara talk show kondang, Jerry Langford (Jerry Lewis), hingga nekat melakukan aksi penculikan demi mendapatkan slot tampil di televisi.

​Meskipun sempat jeblok di pasaran saat pertama kali rilis, The King of Comedy sekarang justru dipuji sebagai mahakarya yang mendahului zamannya. Isu pemujaan selebritas secara berlebihan yang diangkat terasa sangat relevan dengan fenomena fandom toksik di media sosial masa kini. Menariknya lagi, film ini juga disebut-sebut sebagai inspirasi utama di balik kesuksesan Joker (2019) yang fenomenal itu. Gimana, tertarik menontonnya?

Menonton empat film di atas bakal membuka matamu kalau tugas seorang komedian itu gak cuma soal melempar punchline yang bikin sakit perut, tapi juga tentang perjuangan berdamai dengan sisi kelam di balik layar. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, langsung masukin judul-judul keren ini ke watchlist-mu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Hype

See More

Gisella Anastasia soal Perjalanan Cintanya dan Keinginan Nyanyi Lagi

15 Jan 2026, 13:08 WIBHype