Pernahkah kamu berpikir rasa-rasanya cancel culture itu tidak berlaku buat pria? Sebut saja aktor Kim Soo Hyun yang tersandung kasus grooming, tapi baru-baru ini diundang ke acara ulang tahun sebuah stasiun televisi nasional. Sampai atlet Conor McGregor yang justru diundang ke acara talkshow Jimmy Fallon walau pernah didakwa atas kasus pemerkosaan. Mereka hanya dua dari banyak nama publik figur pria lain yang harusnya kariernya berakhir, tetapi “dimaafkan”.
Dari fenomena ini, kita seolah disadarkan soal yang namanya male complicity atau complicit masculinities. Ia merujuk pada fenomena yang dipopulerkan sosiolog R.W. Connell dalam buku Masculinities (1995). Yakni, kecenderungan pria mengambil keuntungan dari sistem yang berlaku, yakni dominasi gender mereka dan subordinasi perempuan (serta gender lain). Contohnya paling mudah adalah pembiaran terhadap tindak kekerasan dan pelanggaran yang dilakukan pria, bahkan yang terjadi di depan mata dan tempat umum. Konsep itu kemudian dipakai banyak peneliti lain untuk membedah berbagai fenomena sosial yang ada, termasuk kultur perkosaan sampai pola kepemimpinan.
Tak percaya atau masih susah melihat kenyataan ini? Coba tonton 5 film yang membahas male complicity berikut. Beberapa terinspirasi kisah nyata, lho!
