Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Film Underrated di Apple TV yang Sayang untuk Dilewatkan

4 min read
5 Film Underrated di Apple TV yang Sayang untuk Dilewatkan
Fly Me to the Moon (dok. Apple TV+/Fly Me to the Moon)
  • Apple TV menawarkan lima film underrated lintas genre, dari romansa retro dan fiksi ilmiah hingga drama keluarga serta thriller kriminal.
  • Fly Me to the Moon, All of You, dan Flora & Son menyoroti romansa, teknologi pencarian pasangan, serta musik sebagai jembatan hubungan ibu dan anak.
  • Fancy Dance mengikuti pencarian perempuan Pribumi atas saudaranya, sementara Highest 2 Lowest mengangkat penculikan yang mengguncang tokoh industri musik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Apple TV punya banyak film menarik dengan beragam genre, mulai dari komedi romantis, drama keluarga, hingga thriller kriminal. Beberapa di antaranya mungkin tidak terlalu ramai dibicarakan, tetapi tetap menawarkan cerita yang kuat dan pengalaman menonton yang berkesan. Jadi, kalau sedang mencari tontonan baru di luar film-film populer, ada sejumlah judul yang layak masuk daftar.

Menariknya, film-film ini punya daya tarik yang berbeda. Ada yang mengajak penonton menikmati kisah cinta dengan nuansa klasik, ada pula yang membahas hubungan keluarga dan pilihan hidup yang rumit. Berikut lima film menarik di Apple TV yang bisa menjadi pilihan untuk menemani waktu luang.

  1. 1. Fly Me to the Moon (2024)

    Fly Me to the Moon
    Fly Me to the Moon (dok. Apple TV/Fly Me to the Moon)

    Kalau menyukai komedi romantis dengan sentuhan klasik, Fly Me to the Moon bisa menjadi pilihan menyenangkan. Berlatar pada era 1960-an ketika Amerika Serikat berlomba mengirim manusia ke Bulan, film garapan Greg Berlanti ini memadukan suasana persaingan antariksa dengan kisah cinta yang ringan.

    Dalam film ini, Scarlett Johansson berperan sebagai Kelly Jones, ahli pemasaran yang direkrut untuk memperbaiki citra program luar angkasa NASA. Sementara itu, Channing Tatum memerankan Cole Davis, sosok yang bertanggung jawab atas pelaksanaan misi tersebut.

    Daya tarik film ini bukan hanya terletak pada romansa kedua tokoh utamanya, tetapi juga pada suasana retro yang terasa kental. Ceritanya mengingatkan penonton pada film-film romantis lawas yang mengutamakan pesona karakter dan perkembangan hubungan tanpa terlalu banyak sindiran atau ironi.

  2. 2. All of You (2024)

    All of You.
    All of You (dok. Apple TV/All of You)

    Bagaimana jika teknologi bisa membantu seseorang menemukan belahan jiwanya? Pertanyaan tersebut menjadi dasar cerita All of You, film romantis fiksi ilmiah yang dibintangi oleh Brett Goldstein dan Imogen Poots. Kisahnya mengeksplorasi gagasan tentang sebuah sistem yang dapat menentukan siapa pasangan yang paling cocok bagi seseorang. Namun, hasil teknologi tidak selalu mampu menjelaskan perasaan manusia yang rumit.

    All of You menarik karena tidak sekadar menyuguhkan kisah cinta, tetapi juga mengajak penonton mempertanyakan apakah kecocokan bisa diukur melalui algoritma. Chemistry antara Goldstein dan Poots menjadi salah satu kekuatan utamanya, terutama ketika hubungan antarkarakter berkembang di tengah berbagai kemungkinan yang tidak mudah mereka kendalikan.

  3. 3. Fancy Dance (2023)

    Fancy Dance
    Fancy Dance (dok. Apple TV/Fancy Dance)

    Fancy Dance merupakan film drama kriminal yang menempatkan hubungan keluarga dan budaya masyarakat Pribumi Amerika sebagai bagian penting dari ceritanya. Film debut penyutradaraan panjang Erica Tremblay ini mengikuti Jax, yang diperankan Lily Gladstone, seorang perempuan yang berusaha mencari saudara perempuannya yang hilang.

    Di tengah situasi tersebut, ia juga harus menjaga keponakannya, Roki, sambil menghadapi persoalan keluarga dan sistem yang tidak selalu berpihak kepada mereka. Salah satu alasan film ini layak ditonton adalah penampilan Lily Gladstone yang mampu menyampaikan emosi karakter tanpa harus berlebihan. Latar budaya masyarakat Pribumi Amerika turut memberikan perspektif yang jarang mendapat ruang.

  4. 4. Flora & Son (2023)

    Flora & Son
    Flora & Son (dok. Apple TV/Flora & Son)

    Flora & Son menghadirkan cerita tentang Flora, seorang ibu tunggal yang diperankan oleh Eve Hewson, yang berusaha memperbaiki hubungannya dengan putranya yang masih remaja. Ketika berbagai cara untuk menghadapi masalah sang anak tidak berjalan sesuai harapan, Flora mulai mengenal musik sebagai jalan baru untuk mendekatkan diri kepadanya.

    Hal yang membuat Flora & Son menarik adalah penggambaran karakternya yang jauh dari kesan sempurna. Flora memiliki kekurangan, sering membuat keputusan yang keliru, dan masih berusaha memahami dirinya sendiri sebagai seorang ibu. Musik menjadi jembatan bagi para tokohnya untuk menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan secara langsung.

  5. 5. Highest 2 Lowest (2025)

    Highest 2 Lowest
    Highest 2 Lowest (dok. Apple TV/Highest 2 Lowest)

    Bagi penggemar thriller kriminal, Highest 2 Lowest menawarkan cerita penuh ketegangan dengan sentuhan khas sutradara Spike Lee. Film ini dibintangi oleh Denzel Washington sebagai seorang tokoh industri musik yang menghadapi situasi sulit ketika sebuah kasus penculikan mengancam kehidupan pribadi dan profesionalnya.

    Ceritanya terinspirasi dari film klasik Akira Kurosawa, High and Low (1963), tetapi dikembangkan dengan latar dan pendekatan yang lebih modern. Unsur dunia musik hip-hop juga memberikan warna tersendiri pada konflik yang dihadirkan. Gaya visual Spike Lee turut membuat cerita terasa dinamis, sementara ketegangan dibangun melalui keputusan-keputusan yang berdampak besar bagi para tokohnya.

    Kelima film di Apple TV tersebut menawarkan pengalaman menonton yang beragam. Kalau sedang mencari rekomendasi film Apple TV yang menarik untuk ditonton berikutnya, film mana yang paling membuatmu penasaran?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More