Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Western dengan Latar Salju, Tak Kalah Seru dari Koboi Klasik
Wind River (Dok. Voltage Pictues/Wind River)

Film western biasanya identik dengan padang pasir, kota kecil yang gersang, koboi berkuda, dan duel di tengah teriknya matahari. Namun, beberapa film justru membawa kisah khas dunia koboi ke tempat yang jauh lebih dingin. Salju, pegunungan, dan lanskap putih yang luas memberikan suasana berbeda sekaligus membuat perjalanan para karakternya terasa semakin berat.

Menariknya, latar musim dingin bukan sekadar pemanis visual. Dalam beberapa film, salju dan suhu ekstrem justru menjadi bagian penting yang ikut membentuk cerita. Mulai dari kisah bertahan hidup hingga pertarungan antara penjahat dan pemburu hadiah, berikut lima film western dengan latar salju yang tak kalah seru dari film koboi klasik.

1. The Great Silence (1968)

The Great Silence (Dok. Les Films Corona/The Great Silence)

The Great Silence membawa gaya spaghetti western ke lingkungan yang sangat berbeda dari gambaran western pada umumnya. Ceritanya berpusat pada Silence (Jean-Louis Trintignant), seorang penembak jitu yang menjadi bisu setelah tragedi masa kecil yang disebabkan oleh kelompok pembunuh. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali berhadapan dengan Henry Pollicut (Luigi Pistilli), salah satu orang yang berkaitan dengan masa lalunya.

Di tengah konflik tersebut, Silence juga harus menghadapi kelompok pemburu hadiah yang dipimpin Loco (Klaus Kinski). Sergio Corbucci memanfaatkan lanskap bersalju untuk memberikan nuansa yang jauh lebih gelap dan suram dibandingkan western tradisional. Salju yang memenuhi hampir seluruh lingkungan membuat film ini terasa dingin, sepi, dan penuh ancaman bahkan ketika tidak sedang terjadi baku tembak.

2. Day of the Outlaw (1959)

Day of the Outlaw (Dok. MGM/Day of the Outlaw)

Di kota kecil Bitters, peternak bernama Blaise Starrett (Robert Ryan) sedang menghadapi konflik dengan Hal Crane (Alan Marshal), pria yang mendukung penggunaan kawat berduri untuk mengatur jalur ternak. Perseteruan mereka semakin rumit karena Starrett juga memiliki perasaan terhadap Helen (Tina Louise), yang merupakan istri Crane.

Namun, masalah pribadi tersebut tiba-tiba terasa kecil ketika sekelompok penjahat yang dipimpin Jack Bruhn (Burl Ives) datang dan mengambil alih kota. Sejak saat itu, Day of the Outlaw berubah menjadi cerita penuh ketegangan tentang orang-orang yang berusaha bertahan hidup di tengah situasi yang semakin tidak terkendali.

Film garapan André De Toth ini menggunakan lanskap Wyoming yang tertutup salju untuk menciptakan suasana yang dingin dan tidak bersahabat.

3. Jeremiah Johnson (1972)

Jeremiah Johnson (Dok. Warner Bros/Jeremiah Johnson)

Robert Redford tampil sebagai Jeremiah Johnson, pria yang memilih meninggalkan kehidupan lamanya untuk mencari kehidupan baru di Pegunungan Rocky pada pertengahan abad ke-19. Alih-alih menjadi koboi yang sibuk berduel di kota, Johnson justru harus belajar bertahan hidup di alam liar. Ia perlahan memahami cara berburu, menghadapi cuaca ekstrem, dan beradaptasi dengan kerasnya kehidupan di pegunungan.

Kisahnya terasa lebih seperti perpaduan antara western dan film survival, tetapi elemen frontier yang kuat membuat Jeremiah Johnson tetap terasa sebagai bagian dari genre tersebut. Hubungan yang dibangun Johnson dengan orang-orang di sekitarnya juga membuat film ini tidak hanya berfokus pada perjuangan melawan alam. Lanskap bersalju dan pegunungan yang luas memberikan kesan bahwa manusia hanyalah bagian kecil dari dunia yang begitu liar.

4. Wind River (2017)

Wind River (Dok. Voltage Pictues/Wind River)

Tidak semua film western harus berlatar pada abad ke-19. Wind River menunjukkan bagaimana unsur western masih bisa terasa kuat dalam cerita modern. Film mengikuti Cory Lambert (Jeremy Renner), seorang pelacak dari U.S. Fish and Wildlife Service, yang menemukan jasad perempuan muda bernama Natalie Hanson. Ia kemudian bekerja sama dengan agen FBI Jane Banner (Elizabeth Olsen) untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Penyelidikan mereka membawa keduanya semakin jauh ke dalam kondisi keras di kawasan Wind River yang dipenuhi salju. Suasana dingin dan sunyi di wilayah tersebut membuat misterinya terasa semakin mencekam, sementara perjalanan kasusnya perlahan mengungkap persoalan yang jauh lebih besar. Ditulis dan disutradarai Taylor Sheridan, film ini memadukan elemen crime thriller dengan gaya neo-western yang serius.

5. McCabe & Mrs. Miller (1971)

McCabe & Mrs. Miller (Dok. Warner Bros/McCabe & Mrs. Miller)

McCabe & Mrs. Miller membawa penonton ke sebuah kota pertambangan kecil bernama Presbyterian Church di Washington. John McCabe (Warren Beatty) datang sebagai seorang penjudi sekaligus pengusaha yang ingin membangun reputasi dan bisnis di kota tersebut. Bersama Constance Miller (Julie Christie), ia membuka sebuah rumah bordil yang kemudian membuat namanya semakin dikenal.

Sayangnya, perkembangan kota ternyata menarik perhatian perusahaan pertambangan besar yang memiliki kepentingan sendiri. Situasi mulai berubah ketika orang-orang suruhan perusahaan datang dan McCabe menyadari bahwa reputasinya sebagai pria yang berani menggunakan senjata tidak banyak berarti. Film garapan Robert Altman ini juga punya pendekatan yang cukup berbeda dari western pada umumnya.

Film western ternyata tidak selalu membutuhkan gurun tandus atau kota kecil yang panas untuk menghadirkan kisah penuh ketegangan. Dari kelima film western berlatar salju ini, mana yang paling menarik untuk ditonton?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article