- Genre: drama
- Pemain: Anne Dorval, Antoine Oliver Pilon, Suzanne Clement
- Sutradara: Xavier Dolan
5 Film yang Buktikan Beban Ganda Perempuan Itu Nyata

- Artikel menyoroti realitas beban ganda perempuan yang harus bekerja di ranah publik sekaligus mengurus rumah tangga tanpa pengakuan setimpal atas kerja domestik mereka.
- Enam film dari berbagai negara menggambarkan perjuangan perempuan menghadapi tekanan ekonomi, sosial, dan emosional saat menjadi tulang punggung keluarga sekaligus pengasuh utama.
- Kisah-kisah tersebut memperlihatkan ketimpangan gender dan kurangnya dukungan terhadap perempuan, namun juga menegaskan ketangguhan mereka dalam mempertahankan kehidupan keluarga.
Diskursus soal peran perempuan dalam pernikahan ternyata masih sengit. Ini tampaknya berakar dari pendekatan kapitalistik yang tidak menganggap pekerjaan rumah dan pengasuhan sebagai beban kerja. Istilahnya unpaid labor, karena absennya apresiasi dan ketiadaan konsensus untuk menganggapnya sebagai bentuk kontribusi nyata.
Padahal, kalau mau disandingkan, banyak perempuan yang justru mengemban beban ganda, baik di ranah domestik maupun publik sekaligus. Gak hanya harus mengurus urusan rumah dan pengasuhan anggota keluarga, mereka kerap tetap harus berkontribusi mencari nafkah. Film ini bisa jadi buktinya. Jadikan bahan refleksi, deh.
1. Mommy (2014)

Sepeninggal suaminya, Diane harus bekerja keras menghidupi anak semata wayangnya yang mengidap ADHD. Sempat terbantu oleh sekolah asrama yang bersedia menampung putranya, Diane harus memutar otak lagi ketika sang putra, Steve melakukan pelanggaran berat dan dikeluarkan dari institusi itu.
Perubahan kondisi tersebut membuat Diane dapat tanggung jawab baru, memastikan anaknya tetap dapat pendidikan dari rumah (home schooling) sembari bekerja mencari nafkah. Ini membuatnya kelabakan, apalagi dengan kondisi klinis Steve yang kadang tak stabil. Keriuhan di rumah Diane menarik perhatian salah satu tetangga mereka, Kyla, mantan guru yang kini jadi IRT karena mengikuti suaminya pindah kota.
2. Her Job (2018)

Her Job gak kalah pilu. Film ini mengekor Panagiota, ibu rumah tangga yang memutuskan untuk bekerja setelah suaminya jadi korban PHK. Berlatar Yunani yang mengalami krisis ekonomi semenjak 2008, Panagiota pun mengambil pekerjaan yang mungkin dianggap tak bergengsi, yakni petugas kebersihan mal.
Pekerjaan itu mungkin dianggap remeh, tetapi di sanalah Panagiota menemukan dirinya. Ia bahkan berhasil memastikan keluarganya tetap hidup layak. Mirisnya, setelah lelah bekerja, Panagiota sering kali pulang dalam keadaan rumah masih berantakan dan suaminya mengeluh karena harus menanggung beban pengasuhan atas putrinya sepanjang hari.
- Genre: drama
- Pemain: Marissa Triantafyllidou, Dmitris Imellos
- Sutradara: Nikos Labot
3. Left-Handed Girl (2025)

Left-Handed Girl mengikuti perjuangan seorang ibu tunggal bernama Shu Fen menghidupi dua anak putrinya dengan membuka usaha kuliner di Taiwan. Ujian finansial ini masih diperparah dengan tagihan rumah sakit atas nama suami yang meninggalkannya 10 tahun lalu. Ia berusaha meminta bantuan orangtuanya, tetapi terus ditolak. Ironisnya, orangtuanya begitu royal pada saudara laki-laki Shu Fen, mengindikasikan favoritisme dan kultur patriarki di Asia. Left-Handed Girl ditulis dari sudut pandang dua putri Shu Fen yang ternyata menyimpan rahasia besar.
- Genre: drama
- Pemain: Janel Tsai, Ma Shih-Yuan, Nina Ye
- Sutradara: Shih-Ching Tsou
4. Full Time (2021)

Seorang ibu tunggal bernama Julie bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah hotel mewah di Paris. Demi menghemat biaya sewa, ia harus melakukan perjalanan minimal 1–2 jam untuk bisa sampai di tempat kerjanya di pusat kota Paris. Harus berangkat pagi dan pulang larut, ia sering menitipkan anak-anaknya pada salah satu tetangga sebelum dan setelah mereka pulang sekolah.
Lama-kelamaan kondisi ini menggerogoti fisiknya, apalagi tetangganya mulai mengeluh. Puncaknya, sedang terjadi demo pekerja besar-besaran di Paris hari itu. Padahal, Julie dapat undangan wawancara di salah satu kantor. Ini adalah kesempatan untuk bisa memperbaiki hidupnya, tetapi bisakah ia sampai tepat waktu?
- Genre: drama
- Pemain: Laure Calamy, Geneviève Mnich
- Sutradara: Eric Gravel
5. Saba (2024)

Saba adalah perempuan muda yang harus melakoni tanggung jawab ganda, mencari nafkah sekaligus merawat ibunya yang sakit dan tak bisa beraktivitas normal. Tak cukup di situ, ibu Saba adalah tipe narsistik dan penuntut yang menambah beban psikis bagi Saba. Satu hari, ia dapat pekerjaan baru yang mempertemukannya dengan seorang pria. Pertemanan mereka membuat Saba untuk pertama kalinya membayangkan bagaimana jadinya kalau ia bisa hidup untuk dirinya sendiri, tanpa bayang-bayang sang ibu.
- Genre: drama
- Pemain: Mehazabien Chowdhury, Rokeya Prachy, Mostafa Monwar
- Sutradara: Maksud Hossain
6. If I Had Legs I’d Kick You (2025)

If I Had Legs I’d Kick You adalah sebuah film yang mungkin bisa membuatmu tak lagi meremehkan peran perempuan, terutama dalam rumah tangga. Film ini berkutat pada Linda, seorang terapis psikologi yang selain bekerja, juga harus mengurus anaknya yang berkebutuhan khusus. Ia harus menghadapi klien yang kasusnya beragam dan kadang membebani psikisnya sendiri, lelah dengan urusan klinis anaknya, dan parahnya tak dapat dukungan setimpal dari sang suami. Ketimbang membantu, sang suami lebih sering melimpahkan beban pengasuhan putri mereka pada Linda dan gak jarang meremehkan profesi istrinya.
- Genre: drama
- Pemain: Rose Byrne, Christian Slater, Conan O’Brien
- Sutradara: Mary Bronstein
Jadi, masih menganggap perempuan tak punya peran dalam rumah? Justru peran mereka krusial, bahkan tak sedikit yang merangkap jadi pencari nafkah utama untuk keluarga, lho. Kurang-kurangin deh kebiasaan meremehkan perempuan.

















