Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Giorgio Antonio Buka Suara, Ungkap Kondisinya dengan Sarwendah
unggahan pernyataan Giorgio Antonio (instagram.com/giorgioantonioc)
  • Giorgio Antonio akhirnya muncul lewat video Instagram, menegaskan bahwa hubungannya dengan Sarwendah baik-baik saja dan mereka hanya memilih vakum sementara dari media sosial.
  • Ia menyinggung adanya tudingan palsu di internet serta menyatakan siap menempuh jalur hukum bagi pihak yang sengaja menyebarkan fitnah atau informasi merugikan.
  • Di akhir pesannya, Giorgio berterima kasih kepada para pendukungnya, Sargio, dan berharap segera bisa kembali berinteraksi melalui berbagai kegiatan mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah lebih dari sebulan memilih bungkam, Giorgio Antonio akhirnya muncul dan buka suara. Lewat video berdurasi 2 menit 28 detik yang diunggah di Instagram pada Rabu (15/7/2026), ia menanggapi berbagai rumor yang menyeret namanya bersama Sarwendah.

Giorgio tidak hanya mengungkap kondisi hubungannya dengan Sarwendah saat ini, tetapi juga menyampaikan peringatan kepada pihak-pihak yang terus menggiring opini negatif tentang mereka di media sosial. Lantas, apa saja yang disampaikan Giorgio dalam video tersebut? Simak intinya pada artikel di bawah ini!

1. Giorgio Antonio ungkap kondisinya dengan Sarwendah

unggahan pernyataan Giorgio Antonio (instagram.com/giorgioantonioc)

Vakumnya Giorgio dan Sarwendah dari media sosial sejak awal Juni lalu sempat memicu spekulasi bahwa hubungan mereka tengah merenggang akibat tekanan publik. Namun, Giorgio menegaskan bahwa keputusan untuk menjauh sejenak dari ramainya internet adalah langkah yang memang sengaja mereka ambil.

"Pertama-tama, aku ingin semua orang tahu bahwa aku dan Sarwendah itu sehat-sehat saja. Dan kami memilih untuk vakum sementara dari media sosial, sehingga kami bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama," ungkap Giorgio Antonio.

2. Giorgio Antonio singgung akan ambil langkah hukum

unggahan pernyataan Giorgio Antonio (instagram.com/giorgioantonioc)

Belakangan ini Giorgio memang menjadi sorotan setelah berbagai rumor tentang dirinya ramai beredar di media sosial. Mulai dari klaim mengenai statusnya sebagai CEO hingga hujatan yang menyoroti interaksinya dengan Sarwendah di TikTok. Bahkan tak sedikit netizen yang ikut mempertanyakan latar belakang bisnis dan harta kekayaan Giorgio.

Meski begitu, dalam video Giorgio tidak membahas satu per satu rumor yang beredar. Ia hanya menyinggung adanya tudingan palsu dan informasi yang tidak berdasar.

Pria kelahiran 1993 ini turut menegaskan bahwa selama ini memilih untuk tidak larut dalam berbagai spekulasi di media sosial. Namun, penyebaran fitnah yang sengaja dibuat akan menjadi persoalan berbeda yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.

"Kami dengan tulus memaafkan mereka yang telah salah paham atau menghakimi kami secara tidak adil. Namun, bagi pihak-pihak yang dengan sengaja membuat dan menyebarkan informasi palsu dengan tujuan merugikan orang lain, kami percaya bahwa proses hukum yang semestinya perlu berjalan," tegas Giorgio.

3. Giorgio Antonio mengucapkan terima kasih kepada Sargio

unggahan pernyataan Giorgio Antonio (instagram.com/giorgioantonioc)

Di akhir pesannya, Giorgio juga menyampaikan terima kaish kepada para pendukungnya yang dikenal dengan sebutan Sargio. Ia meminta mereka untuk tetap memberikan dukungan dan menyampaikan harapannya agar bisa kembali menyapa para penggemar melalui berbagai kegiatan dalam waktu mendatang.

"Untuk seluruh Sargio, teruslah percaya dan tetap teguh dalam keyakinan kalian. Kami merindukan kalian semua dan tidak sabar untuk bertemu lagi, baik melalui siaran langsung, berbagai acara, maupun di mana pun jalan kita nantinya bertemu," tutup Giorgio.

Di sisi lain, Sarwendah yang belum muncul kembali di media sosial saat ini tengah menghadapi gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mantan suaminya ini mengajukan gugatan tersebut dikarenakan merasa kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya dan mengkhawatirkan lingkungan pertumbuhan mereka saat ini.

Editorial Team

Related Article