Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Hal Menyedihkan Ijat di Upin & Ipin, Kehilangan Sosok Tersayang!

4 min read
6 Hal Menyedihkan Ijat di Upin & Ipin, Kehilangan Sosok Tersayang!
daftar hal menyedihkan yang dialami Ijat di serial Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
  • Ijat pernah malu karena belum bisa membaca, mendapat tatapan aneh serta cemoohan teman, dan kerap menjadi sasaran ledekan dalam beberapa situasi.
  • Rumah Ijat terbakar hingga harta benda keluarganya habis; ia sempat minder kembali sekolah, sebelum teman-temannya membantu dengan seragam dan buku.
  • Ijat mengalami kecelakaan sepeda berat, kehilangan Cikgu Jasmin sebagai guru pendukung, namun perlahan berkembang menjadi lebih berani dan percaya diri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebuah perlakuan yang cukup istimewa untuk diberikan oleh tim kreatif Upin & Ipin pada salah satu tokoh sampingan mereka, Ijat. Lewat berbagai episode, Ijat mendapat kesempatan untuk disorot dalam banyak adegan penting, sehingga membuat kemunculannya jadi tak mudah terlupakan di mata penonton, bahkan banyak yang cukup menantikan screentime-nya.

Namun, alih-alih mendapat adegan ikonik yang berkonotasi positif atau sebatas muncul sebagai karakter lawak, peran Ijat justru kerap bikin sesak dada karena ia sering kebagian momen memilukan atau memalukan. Walaupun hal-hal seperti ini cukup realistis dalam kehidupan sehari-hari, tetap saja rasanya ikut prihatin melihat Ijat lah yang harus mengalaminya. Nah, memangnya apa saja kejadian menyedihkan yang pernah menimpa bocah satu ini?

  1. 1. Mendapat tatapan aneh dari semua teman kelasnya

    Ijat mendapat tatapan aneh karena ia sempat memperlihatkan tingkah aneh saat diminta membacakan isi buku fabel
    Ijat mendapat tatapan aneh karena ia sempat memperlihatkan tingkah aneh saat diminta membacakan isi buku fabel (youtube.com/Les' Copaque Production)

    Alih-alih maju ke depan kelas saat diminta Cikgu Jasmin buat membacakan isi buku Kisah Arnab & Kura-Kura, Ijat justru tetap diam di bangkunya sembari memperagakan gestur-gestur yang tampak janggal dan sulit dimengerti.

    Tingkahnya itu pun membuat seluruh teman sekelasnya spontan memandangnya dengan tatapan aneh. Rupanya, Ijat bersikap demikian karena ia malu mengakui bahwa dirinya menjadi satu-satunya murid yang kala itu belum pandai membaca.

  2. 2. Rumah miliknya kebakaran

    rumah milik Ijat dan ibunya habis dilalap api
    rumah milik Ijat dan ibunya habis dilalap api (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Musibah besar juga sempat menimpa Ijat ketika rumah yang ia tempati bersama ibunya terbakar dalam episode "Ikhlas Dari Hati", hingga seluruh harta benda mereka habis tak bersisa. Untungnya, Ibu Ijat masih sempat menyelamatkan Ijat yang waktu itu tengah tidur siang.

    Peristiwa ini sontak menggegerkan warga Kampung Durian Runtuh hingga banyak orang berdatangan ikut membantu memadamkan api. Upin dan kawan-kawan juga turut sedih melihat kondisi Ijat yang tampak tak berdaya usai mengalami kejadian traumatis tersebut.

  3. 3. Ingin kembali bersekolah, tapi dirinya merasa minder

    Ijat minder kembali bersekolah karena sudah tak punya seragam seperti kawan-kawannya lagi
    Ijat minder kembali bersekolah karena sudah tak punya seragam seperti kawan-kawannya lagi (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Dikarenakan masih dalam masa berduka dan butuh waktu untuk memulihkan diri, Ijat diperlihatkan tak hadir untuk sementara waktu di Tadika Mesra. Namun, dalam salah satu adegan ketika Upin dan murid kelas lainnya sedang sibuk belajar matematika, ternyata Ijat diam-diam mengintip dari luar pintu kelas, namun dalam keadaan tak mengenakan seragam sekolah.

    Rupanya, Ijat minder karena kini dirinya sudah tak punya apa-apa lagi, mengingat semua barang termasuk perlengkapan sekolahnya, musnah dilalap api. Untung saja, Ehsan dan teman-teman lainnya menyumbangkan berbagai bantuan penting, termasuk seragam dan buku-buku, agar Ijat bisa kembali belajar di kelas tanpa harus merasa malu.

  4. 4. Kehilangan salah satu support system-nya

    Ijat sulit menerima kenyataan bahwa Cikgu Jasmin sudah tak akan mengajar di Tadika Mesra lagi
    Ijat sulit menerima kenyataan bahwa Cikgu Jasmin sudah tak akan mengajar di Tadika Mesra lagi (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Walaupun Ijat punya banyak sosok yang setia berada di sisinya, mulai dari ibunya yang sabar dan tak pernah memakinya, Dzul yang setia kawan dan banyak membantunya, hingga teman-teman lain yang terbuka untuk bermain bersamanya. Namun, terlihat jelas kalau Ijat tampak terikat sekali pada Cikgu Jasmin. Pasalnya, sang guru menjadi sosok yang banyak membantu Ijat dalam proses belajarnya.

    Berkat Cikgu Jasmin yang tak kenal lelah dan mau meluangkan waktu tambahan untuk mengajari Ijat secara privat di kelas, kemampuan membaca Ijat pun perlahan mulai berkembang hingga dirinya semakin lancar. Karena itulah, saat Cikgu Jasmin berhenti mengajar, Ijat jadi murid yang paling sulit menerima kepergian sang guru.

  5. 5. Pernah kecelakaan sepeda yang teramat parah

    Ijat pernah alami kecelakaan sepeda yang sangat parah
    Ijat pernah alami kecelakaan sepeda yang sangat parah (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Aslinya, kebakaran rumah bukanlah musibah pertama yang menghampiri Ijat. Jauh sebelum itu, ia juga pernah tertimpa kemalangan yang cukup parah. Buktinya bisa dilihat dalam episode "Basikal Kawanku", ketika Dzul menceritakan bahwa Ijat pernah mengalami kecelakaan parah saat balapan sepeda bersamanya.

    Karena terlalu asyik dan kurang berhati-hati, sepeda Ijat yang sedang melaju menabrak batu di halaman rumah warga. Benturan tersebut membuat Ijat beserta sepedanya sempat terlempar ke udara sebelum akhirnya ia jatuh dengan kepala membentur tanah hingga harus segera dilarikan ke rumah sakit. Usai kejadian itu, Ijat mengalami trauma berat terhadap sepeda, bahkan kemampuan akademiknya pun ikut menurun.

  6. 6. Sering diledek oleh teman sebayanya

    Fizi meledek Ijat yang sempat pingsan di kelas
    Fizi meledek Ijat yang sempat pingsan di kelas (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Walaupun ledekan mungkin dinilai sebagian orang hanya sebagai lucu-lucuan saja, nyatanya hal ini bisa dirasakan berbeda oleh mereka yang dijadikan objek ledekan. Tak jarang, seseorang merasa sedih dan malu saat menjadi bahan ejekan orang lain. Ijat di serial ini juga kerap mengalami momen kurang menyenangkan karena dirinya beberapa kali menjadi sasaran ledekan teman-teman sebayanya.

    Ijat diketahui pernah berusaha kabur dari mantri sunat hingga membuatnya diejek karena jadi satu-satunya bocah di pergaulannya yang belum disunat. Ia juga pernah menjadi bahan cemoohan diam-diam oleh Upin dan kawan-kawan di Perpustakaan Keliling karena menjadi satu-satunya murid yang belum pandai membaca. Bahkan, Ijat sempat diledek setelah pingsan akibat mendengar pengumuman kebakaran yang terjadi di lingkungan sekolah.

    Nasib Ijat memang cenderung apes di serial Upin & Ipin. Ia kerap dipotret sebagai bocah yang menjadi sasaran ejekan, mengalami momen memalukan, bahkan ditimpa musibah yang cukup berat. Namun, di balik semua pengalaman pahit tersebut, untungnya Ijat juga turut mendapat character development sehingga ia tumbuh menjadi bocah yang tak lagi terlalu takut atau gagap saat berbicara, tak malu tampil di hadapan banyak orang, bahkan kini lebih aktif dan punya kepercayaan diri yang tinggi. Nah, siapa di antara kamu yang ngefans sama Ijat?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More