Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Hal yang Disalahpahami dari Karakter Abang Salleh di Upin & Ipin

hal yang disalahpahami dari karakter Abang Salleh di Upin & Ipin
hal yang disalahpahami dari karakter Abang Salleh di Upin & Ipin (facebook.com/Upin & Ipin)
Intinya sih...
  • Abang Salleh penting dalam serial Upin & Ipin sebagai figur abang-abang yang kocak namun mengayomi dan suka menolong anak-anak.
  • Abang Salleh bukan karakter laki-laki lemah, ia kuat secara fisik dan memiliki banyak pekerjaan sampingan yang menunjukkan ketahanan fisik serta mentalnya.
  • Abang Salleh bukan contoh buruk bagi anak-anak, ia tetap mencontohkan banyak hal baik seperti membantu sesama warga Kampung Durian Runtuh dan hidup mandiri tanpa bermalas-malasan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Meski hanya karakter sampingan, Abang Salleh cukup dikenal banyak penonton berkat ciri khasnya sebagai laki-laki yang agak feminin. Di serial Upin & Ipin, ia jadi salah satu sosok yang amat menghibur berkat tingkah laku serta gesturnya yang sukses mengundang gelak tawa.

Tapi, meski sosok Abang Salleh telah dimunculkan sejak musim pertama, tepatnya pada episode "Esok Raya!". Kenyataannya, masih banyak orang yang masih belum sepenuhnya mengenal karakter ikonik ini dan keliru dalam memahami peran sebenarnya. Berikut tiga hal yang disalahpahami dari karakter Abang Salleh di Upin & Ipin!

1. Dianggap sebagai tokoh yang tidak terlalu dibutuhkan perannya

Abang Salleh adalah sosok pemuda kocak dan bersahabat pada anak-anak di kampungnya
Abang Salleh adalah sosok pemuda kocak dan bersahabat pada anak-anak di kampungnya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Walaupun Upin & Ipin adalah serial anak-anak, tak berarti karakter orang dewasa seperti Abang Salleh jadi tidak diperlukan sama sekali. Meski sudah ada Tok Dalang, Opah, dan Kak Ros, yang mengisi berbagai episode sebagai karakter pelindung dan contoh baik bagi Upin dan kawan-kawannya. Nyatanya, peran Abang Salleh juga turut melengkapi dan makin memberi warna pada serial asal Malaysia ini. Ia hadir sebagai figur abang-abang dengan tingkah yang kocak, tapi tetap mengayomi dan suka menolong anak-anak.

Namun sayangnya, walau perannya telah jelas sedari awal, beberapa orang masih ada yang beropini bahwa karakter Abang Salleh sebaiknya dihilangkan saja. Apalagi, sekarang sudah ada Abang Iz, sosok kakak laki-laki yang dianggap lebih ideal dan banyak berperan dalam membantu anak-anak di Kampung Durian Runtuh. Padahal, karakter Abang Salleh justru tetap perlu dipertahankan dan kalau bisa dimunculkan lebih sering, mengingat personalitinya yang unik sekali dan jarang dimiliki oleh tokoh kartun lainnya.

2. Dinilai sebagai karakter laki-laki yang lemah

Abang Salleh banyak menjalani pekerjaan sampingan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
Abang Salleh banyak menjalani pekerjaan sampingan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Meskipun dalam beberapa momen, Abang Salleh terlihat menunjukkan tingkah laku yang agak feminin, seperti berteriak dengan suara histeris, berlari dengan cara yang lucu, atau memperlihatkan gestur jari yang menyerupai perempuan. Sebenarnya, Abang Salleh bukanlah sosok laki-laki yang lemah atau gemulai. Dilihat dari adegan ikoniknya saat mengaduk dodol saja, sudah jadi bukti nyata bahwa ia cukup kuat secara fisik untuk menyelesaikan pekerjaan berat.

Selain itu, Abang Salleh juga cukup banyak menggeluti pekerjaan lain, di samping pekerjaan utamanya dalam membuat hantaran pernikahan, menjahit baju kustom, serta mengelola bisnis online. Ia diperlihatkan pernah mengambil job sampingan sebagai pelayan di Kedai Uncle Muthu, menjadi petugas di mobil perpustakaan, bekerja sebagai hantu jadi-jadian di pasar malam, menjadi DJ Radio, hingga bekerja sebagai petugas fogging di episode "Skuad Bebas Denggi".

Semua hal tadi jadi bukti nyata bahwa di balik tampilan luarnya yang seringkali dianggap kurang macho, Abang Salleh sebenarnya termasuk pemuda yang kuat dan tangguh. Gak akan mungkin ia bisa menekuni banyak pekerjaan seperti itu, kalau dirinya tidak punya ketahanan fisik serta mental yang pantang menyerah. Jadi, jangan lagi meremehkan Abang Salleh, ya.

3. Dikira sebagai karakter yang memberi contoh buruk buat anak-anak

Abang Salleh membagikan makanan gratis (youtube.com/Les' Copaque Production)
Abang Salleh membagikan makanan gratis (youtube.com/Les' Copaque Production)

Entah apa yang membuat sebagian orang berpikiran seperti ini. Padahal, karakter Abang Salleh di serial Upin & Ipin pun tidak pernah menunjukkan perilaku yang menyimpang. Toh, ia masih berpakaian dan bertingkah selayaknya laki-laki pada umumnya. Jadi, seharusnya orangtua tidak perlu khawatir kalau Abang Salleh bakal menjadi figur contoh yang buruk bagi anak-anak.

Kalau soal kepribadian dan gerak-geriknya yang agak feminin, tentu ini hanyalah salah satu poin yang memang sudah melekat pada diri Abang Salleh. Tapi, di luar itu, Abang Salleh sebagai laki-laki pun masih mencontohkan banyak hal baik, mulai dari suka membantu sesama warga Kampung Durian Runtuh, menyumbang uang, ikut berkurban, dan turut memasak serta membagikan makanan kepada warga yang membutuhkan.

Juga, ia adalah contoh karakter laki-laki yang seharusnya diikuti oleh banyak pria di dunia nyata. Bukan berarti harus memiliki mobil dan rumah sendiri sejak usia muda seperti Abang Salleh, karena hal itu adalah sesuatu yang cukup sulit diwujudkan di keadaan ekonomi seperti sekarang. Melainkan, mencontoh hidupnya yang mandiri dan tidak bermalas-malasan.

Ketika hanya melihatnya sekilas, wajar sekali bila beberapa penonton salah paham mengenai karakter Abang Salleh. Ia sebenarnya bukanlah tokoh yang negatif atau memberi pengaruh buruk bagi anak-anak. Justru, ia adalah karakter yang membuat serial Upin & Ipin makin seru dan berwarna. Berkat karakternya yang khas dan kocak, banyak orang jadi terhibur saat menyaksikan tingkah lakunya di serial ini. Semoga kamu dapat memandang karakter Abang Salleh dengan lebih positif, usai membaca artikel ini, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Latest in Hype

See More

7 Potret Selebgram Jennifer Christie Dilamar Mas Bule, Sang Pacar

02 Jan 2026, 21:28 WIBHype