Di sekolah, kita pastinya sudah akrab dengan bermacam-macam hukuman yang diberikan oleh guru kita. Bila datang terlambat upacara mesti berdiri di barisan khusus yang terpisah dari teman kelas lainnya, bila lupa mengerjakan PR bakal disuruh berdiri di depan kelas sampai pelajaran selesai, bagi siswa laki-laki yang rambutnya panjang atau jauh dari kesan rapi bakal digunting secara serampangan, bagi siswa yang membawa barang terlarang, macam ponsel, makeup, atau barang elektronik lainnya, bakal disita dan baru dikembalikan menjelang lulus.
Pokoknya, ada bermacam-macam hukuman spesifik yang kita sendiri pun tak semuanya ingat, karena kini sudah jadi alumni. Nah, di sekolah SD tempat BoBoiBoy dan kawan-kawannya mengenyam pendidikan, peraturan dan hukuman juga menjadi hal yang diberlakukan di lingkungan mereka. Setidaknya, ada tiga hukuman yang pernah terlihat jelas diterapkan di SD Pulau Rintis, bahkan BoBoiBoy sendiri juga pernah mendapatkannya. Coba cek, apakah hukuman ini juga turut diberlakukan di sekolahmu dulu?
