Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IP Expo Indonesia 2026 Buktikan Industri IP Makin Menjanjikan
IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)
  • IP Expo Indonesia 2026 sukses digelar dua hari di Jakarta, mempertemukan pemilik IP, brand, dan kreator dalam ekosistem kolaboratif yang lebih besar dan interaktif dibanding tahun sebelumnya.
  • Acara ini menghadirkan 52 exhibitor dari berbagai sektor, peningkatan pengunjung hingga 40 persen, serta dukungan mitra strategis yang memperkuat posisi industri IP di Indonesia.
  • RUS Animation dan talenta muda Indonesia tampil menonjol bersama puluhan pembicara global, menegaskan pentingnya IP sebagai aset ekonomi kreatif dan jembatan kolaborasi lintas industri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    IP Expo Indonesia 2026 resmi berakhir setelah dua hari penyelenggaraan, menampilkan pameran, konferensi, dan program kolaborasi yang mempertemukan pemilik IP, brand, serta pelaku industri kreatif dari berbagai sektor.
  • Who?
    Acara diselenggarakan oleh GDP Venture dan dentsu Indonesia dengan dukungan mitra seperti Djarum Foundation, BCA, iQIYI, Campus League, dan iForte. Hadir pula pembicara dari Sanrio, Toei Animation, Sony Music Publishing Indonesia, dan PFN.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta sebagai lokasi utama pameran dan konferensi selama dua hari penyelenggaraan.
  • When?
    IP Expo Indonesia 2026 digelar pada 7–8 Mei 2026 dan ditutup secara resmi setelah seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.
  • Why?
    Penyelenggaraan bertujuan memperkuat ekosistem kekayaan intelektual nasional melalui kolaborasi antara kreator lokal dan brand global serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia dan Asia Tenggara.
  • How?
    Kegiatan dilakukan melalui pameran 52 booth lintas sektor, 21 sesi konferensi dengan 40 pembicara internasional maupun lokal, serta program business matchmaking yang memfasilitasi peluang kerja sama strategis antar peserta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada acara besar namanya IP Expo Indonesia 2026 di hotel di Jakarta. Banyak orang datang, ada yang buat gambar, film, musik, dan game. Ada juga tokoh Jepang seperti Kamen Rider dan teman-temannya. Anak-anak dari RUS Animation tunjukin karya keren mereka. Sekarang acaranya sudah selesai dan semua senang karena banyak ide baru dan teman baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

IP Expo Indonesia 2026 resmi menutup penyelenggaraannya setelah berlangsung selama dua hari pada 7–8 Mei 2026 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Diselenggarakan oleh GDP Venture dan dentsu Indonesia, ajang ini kembali menegaskan perannya sebagai platform utama yang mempertemukan pemilik Intellectual Property (IP), brand, kreator, hingga pelaku industri kreatif dalam satu ekosistem kolaboratif.

Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan perdana pada 2025, tahun ini IP Expo Indonesia hadir dengan skala yang lebih besar, pengalaman yang lebih interaktif, serta beragam peluang kolaborasi yang semakin memperkuat perkembangan industri IP di Indonesia dan Asia Tenggara.

1. Hadir lebih besar dengan pengalaman yang lebih interaktif

IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)

IP Expo Indonesia 2026 menghadirkan pengalaman yang lebih immersive dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya menampilkan area pameran yang lebih luas, acara ini juga menghadirkan sesi konferensi, kesempatan networking, hingga program business matchmaking yang dirancang secara terstruktur. Melalui berbagai aktivitas tersebut, pemilik IP dan brand dapat bertemu secara langsung untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih strategis dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini

2. Antusiasme pengunjung dan dukungan berbagai mitra strategos

IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)

Tahun ini, IP Expo Indonesia mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Djarum Foundation, BCA, iQIYI, Campus League, dan iForte. Dukungan tersebut turut memperkuat kualitas penyelenggaraan acara yang menghadirkan 52 exhibitor booths dari berbagai sektor, mulai dari olahraga, hiburan, gaming, hingga media kreatif. Antusiasme publik juga meningkat signifikan dengan estimasi pertumbuhan pengunjung mencapai 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya perhatian masyarakat dan pelaku industri terhadap potensi ekonomi berbasis IP di Indonesia.

3. RUS Animation tampilkan potensi talenta muda Indonesia

IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)

Salah satu sorotan utama dalam IP Expo Indonesia 2026 adalah kehadiran RUS Animation, rumah produksi animasi Indonesia yang telah memiliki standar kelas dunia. Dalam kesempatan ini, RUS Animation menampilkan berbagai karya spesial yang dibuat oleh siswa-siswi SMK binaan mereka. Kehadiran karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia memiliki kreativitas dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Selain itu, partisipasi mereka juga menunjukkan bagaimana IP lokal dapat berkembang menjadi aset bernilai tinggi dalam industri kreatif global.

4. Karakter ikonik Jepang jadi magnet pengunjung

IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)

IP Expo Indonesia 2026 juga berhasil menarik perhatian pengunjung melalui kehadiran sejumlah karakter legendaris asal Jepang, seperti Kamen Rider Zeztz, Space Sheriff Gavan, dan B-Robo Kabutack. Kehadiran karakter-karakter tersebut tidak hanya menjadi daya tarik bagi penggemar, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan sebuah IP dalam membangun engagement dan membuka peluang bisnis. Visual yang kuat, basis penggemar yang loyal, serta potensi kolaborasi lintas industri menjadikan karakter-karakter tersebut contoh sukses pemanfaatan IP sebagai aset bisnis yang berkelanjutan.

5. Puluhan pembicara bahas masa depan industri IP

IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)

Selain area pameran, IP Expo Indonesia 2026 menghadirkan 21 sesi konferensi yang melibatkan 40 pembicara dari dalam dan luar negeri. Berbagai perusahaan dan institusi ternama turut berpartisipasi, seperti Sanrio, Toei Animation, Sony Music Publishing Indonesia, Pelangi di Mars, dan Produksi Film Negara (PFN). Beragam topik strategis dibahas dalam konferensi ini, mulai dari licensing, fandom culture, storytelling, monetisasi IP, hingga bagaimana IP dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi brand di tengah berkembangnya ekonomi kreatif dan digital.

6. IP semakin strategis bagi pertumbuhan brand dan ekonomi kreatif

IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)

Country CEO dentsu Indonesia, Elvira Jakub, menegaskan bahwa IP kini memiliki peran yang semakin penting dalam membantu brand membangun pertumbuhan bisnis sekaligus menjaga relevansi budaya di tengah perubahan perilaku audiens yang dinamis. Menurutnya, kolaborasi antara brand dan IP tidak hanya sekadar mengikuti tren, tetapi juga menciptakan peluang pertumbuhan baru yang membuat brand semakin relevan di mata konsumen.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh VP Business Development GDP Venture, Eva Soputan. Ia menilai bahwa IP memiliki kemampuan untuk membangun hubungan emosional antara brand, budaya, dan audiens melalui kekuatan cerita serta komunitas. Karena itu, IP Expo Indonesia hadir sebagai wadah yang mempertemukan berbagai elemen tersebut untuk mendorong terciptanya ekosistem IP yang lebih terhubung dan kolaboratif di Indonesia.

7. Membangun masa depan ekosistem IP Indonesia

IP Expo Indonesia 2026 (Dok. Dentsu)

Dukungan terhadap pengembangan industri IP nasional juga datang dari berbagai pemangku kepentingan. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa IP Expo Indonesia menjadi ajang yang memberikan nilai ekonomi nyata bagi para kreator lokal. Melalui platform ini, para kreator memiliki kesempatan lebih besar untuk memasarkan karya mereka, memperluas jangkauan pasar, serta membuka peluang kolaborasi lintas industri yang dapat memperkuat posisi IP Indonesia di tingkat global.

Di sisi lain, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menekankan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Sementara itu, Sony Music Publishing Indonesia melihat IP Expo sebagai platform strategis yang mampu memperkuat networking dan kolaborasi antar pelaku industri kreatif.

Keberhasilan penyelenggaraan IP Expo Indonesia 2026 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu emerging market yang potensial dalam industri IP dan ekonomi kreatif di Asia Tenggara. Melihat tingginya antusiasme dari industri maupun publik, GDP Venture dan dentsu Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan IP Expo Indonesia sebagai agenda tahunan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekosistem IP nasional di masa mendatang.

Topics

Editorial Team

Related Article