JKT48 Rilis REVOICE Seesaw Game Penuh Air Mata Versi Keroncong

- JKT48 merilis REVOICE untuk "Seesaw Game Penuh Air Mata", dibawakan Freya, Eli, Oniel, dan Lulu dengan aransemen keroncong serta penampilan berkebaya.
- Versi ini menyisipkan monolog Jawa sebelum reff terakhir, sementara lirik dari reff terakhir hingga akhir lagu turut diubah ke bahasa Jawa.
- Lagu menggambarkan cinta yang tak seimbang, kesulitan mengucapkan perpisahan, serta kenangan mantan yang tetap menyakitkan meski hubungan telah berakhir.
REVOICE JKT48 kembali hadir menyajikan lagu lawas dalam balutan aransemen baru. Kali ini, giliran lagu "Seesaw Game Penuh Air Mata" yang dibawakan dengan begitu manis oleh Freya, Eli, Oniel, dan Lulu.
Kali ini, JKT48 menjajal aransemen musik keroncong untuk lagu galau andalan para penggemar tersebut. Tak hanya itu, sebagian liriknya pun turut diubah ke dalam bahasa Jawa, loh! Yuk, simak lirik sekaligus makna lagu "Seesaw Game Penuh Air Mata" versi REVOICE JKT48!
1. Lirik lagu Seesaw Game Penuh Air Mata versi REVOICE JKT48
Seesaw game yang penuh air mata
Tentu saja diriku yang pasti akan kalah
Sekarang meskipun aku ingin tersenyum
Kelopak mata pun terasa perihSeesaw game yang penuh air mata
Walau inilah pertaruhan terakhirku
Air yang mengalir di pipiku ini
Hanya sebuah gertakanDi kala ku merasa sedih pun kamu di sebelahku
Tanpa lelah menopang semangatku, seperti pohon yang kokoh
Terik mentari musim panas pun, hujan deras sekalipun
Dahan yang kamu rentangkan itu selalu melindungikuWalau hatiku (walau hatiku)
Telah bersiap (telah bersiap)
'Kan jalan kita yang berbeda ini
Tetapi saat bertemu
'Tak bisa kubilang selamat tinggalRasa sayang yang aku miliki ini
Tampaknya lebih dalam dari yang kamu rasa
Rasa galau yang masih terus menyerang
Membuat segalanya terlihat kaburRasa sayang yang aku miliki ini
Walaupun pada awalnya terasa ringan
Yang melukai hati ini adalah
Serpihan kenanganmuPada saatnya musim berganti
Daun pun berguguran
Meskipun angin datang menerpa
Aku tak akan lupaJika kubisa (jika kubisa)
Diriku ingin (diriku ingin)
Berjalan sambil memunggungi kamu
Tapi pada akhirnya kumemandangmu
Dan mulai berjalanSeesaw game yang penuh air mata
Tentu saja diriku yang pasti akan kalah
Sekarang meskipun aku ingin tersenyum
Kelopak mata pun terasa perihSeesaw game yang penuh air mata
Walau inilah pertaruhan terakhirku
Air yang mengalir di pipiku ini
Hanya sebuah gertakan"Duh Gusti,
Aku wis rak paham meneh
Jarene nek tresna kudu wani ngomong
Tak nyatakke, wah jebul beda keyakinan
Aku yakin, dhe'e sing rak yakin
Piye to iki?"Ah tresna kuwi
Ah kok mesthi wae
Sing salah sijine
Sengaja ngrusak keseimbanganeRasa tresnaku sing tak duweni iki
Sajake luwih jero timbang rasa atimu
Rasa galau sing isih terus mbayangi
Gawe sakabehe katone slamurRasa tresnaku sing tak duweni iki
Senajan awale rasane entheng wae
Sing nggarahi atiku ajur-ajuran
Pecahane sliramu
Pecahane sliramu2. Makna lagu Seesaw Game Penuh Air Mata JKT48

Freya, Lulu, Eli, dan Oniel JKT48 (youtube.com/jkt48) Konsep seesaw game atau permainan jungkat-jungkit dalam lagu ini merujuk pada perasaan cinta yang tidak seimbang di antara sepasang kekasih. Karena merasa hubungan tersebut sudah terlalu berat sebelah, mereka harus menerima kenyataan untuk berpisah. Namun, saat momen pertemuan terakhir tiba, sang perempuan justru tak sanggup mengucapkan selamat tinggal meski sudah mempersiapkan diri.
Ingatannya kembali memutar kebaikan sang kekasih yang selalu setia menemani dan membantunya dalam kondisi apa pun. Ia baru menyadari jika perasaannya dulu terasa begitu ringan, tetapi seiring waktu, rasa cintanya ternyata tumbuh jauh lebih dalam dari yang disadari pasangannya. Pemandangan di sekitarnya pun mulai terlihat kabur karena matanya sudah berkaca-kaca menatap perpisahan yang ada di depan mata.
Pada momen tersebut, ia sebenarnya berniat untuk melangkah pergi lebih dulu, tetapi sang mantan justru mendahuluinya pergi sehingga ia hanya bisa menatap punggungnya lalu berjalan pulang perlahan. Meski waktu terus berjalan, ia sadar tidak akan bisa melupakan sosok di masa lalunya itu dengan mudah. Padahal, yang paling membuat hatinya terasa sakit justru ketika mengingat kembali berbagai kenangan saat mereka masih bersama.
3. Freya, Eli, Oniel, dan Lulu tampil manis berkebaya dengan iringan musik keroncong

Oniel, Lulu, Freya, dan Eli JKT48 (youtube.com/jkt48) Sejak teaser REVOICE keenam dirilis, penggemar langsung dibuat terpukau oleh bocoran penampilan para member memakai kebaya meski wajah mereka tidak diperlihatkan. Banyak yang menebak JKT48 akan membawakan lagu "Dirimu Melody" pada proyek vokal kali ini, mengingat konsep kebaya memang sangat lekat dengan lagu tersebut.
Namun di luar dugaan, Freya, Eli, Oniel, dan Lulu justru tampil anggun berkebaya menyanyikan lagu "Seesaw Game Penuh Air Mata" dengan alunan musik keroncong. Sebagai kejutan tambahan, JKT48 turut menyisipkan monolog bahasa Jawa sebelum masuk ke reff terakhir yang diucapkan bergantian oleh Freya dan Oniel. Lirik di reff terakhir hingga lagu selesai pun juga diubah ke bahasa Jawa, kreatif banget, ya!
JKT48 seakan tak pernah kehabisan ide untuk menyuguhkan karya kreatif. Meski sudah membawakan 6 lagu lawas dalam proyek REVOICE, semuanya sukses memikat penggemar lewat daya tarik yang berbeda-beda. Jangan lupa streaming, ya!





















