Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapan Film Linkin Park: Unshatter Tayang di Indonesia?
Linkin Park: Unshatter (dok. Warner Bros./Linkin Park: Unshatter)
  • Dokumenter Linkin Park: Unshatter menyoroti kebangkitan band setelah vakum sejak 2017 dan kepergian Chester Bennington, bersama anggota baru Emily Armstrong serta Colin Brittain.
  • Film garapan Joe Hahn dan Mark Ritchie memuat arsip studio sejak 2022, konser From Zero di São Paulo, wawancara anggota band serta penggemar, dan rekaman warisan Chester.
  • Berdurasi sekitar 107 menit dan berkategori SU, Linkin Park: Unshatter dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia, termasuk CGV, Cinepolis, dan XXI, pada 30 September-4 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah tujuh tahun vakum, para anggota Linkin Park yang masih hidup kembali bersatu dengan dua personel baru untuk melanjutkan perjalanan musik mereka setelah kepergian Chester Bennington. Kisah tersebut menjadi fokus utama film dokumenter Linkin Park: Unshatter (2026).

Berbeda dari dokumenter yang mengulas perjalanan Linkin Park sejak awal karier, Unshatter lebih berfokus pada proses band bangkit dan menemukan arah baru setelah vakum pada 2017. Lantas, kapan film ini tayang di Indonesia?

1. Film dokumenter Linkin Park: Unshatter mengisahkan apa?

Linkin Park (dok. instagram.com/linkinpark)

Linkin Park: Unshatter mengisahkan perjalanan para anggota Linkin Park setelah tujuh tahun vakum pasca kehilangan vokalis mereka, Chester Bennington. Dokumenter ini menyoroti perjuangan mereka dalam menemukan cara untuk kembali berjalan bersama sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan bermusik mereka.

Sejarah panjang dan persahabatan yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun kemudian bertemu dengan perspektif baru dari dua anggota anyar, Emily Armstrong dan Colin Brittain. Kehadiran keduanya ikut memicu energi kreatif yang membawa Linkin Park menuju proses transformasi dan reinvensi artistik.

Dokumenter ini menampilkan arsip sesi studio yang direkam sejak 2022 hingga penampilan konser album From Zero di São Paulo, Brasil. Unshatter merangkai footage arsip langka, penampilan dari berbagai konser mereka, serta wawancara dengan para anggota band dan penggemar. Film ini juga memakai soundtrack pendamping berjudul Unshatter Film Soundtrack (Live in Sao Paulo), yang menyajikan sejumlah lagu dari sepanjang karier mereka, termasuk rekaman eksklusif yang tidak ditampilkan dalam film.

Meski berfokus pada kembalinya Linkin Park di dunia musik, Unshatter tetap membawa jejak Chester Bennington melalui rekaman arsip dan sejarah panjang yang telah dibangun bersama. Film ini memperlihatkan bagaimana warisan masa lalu tetap menjadi bagian dari perjalanan mereka ketika Linkin Park membuka babak baru bersama Emily Armstrong dan Colin Brittain.

2. Siapa yang menggarap Linkin Park: Unshatter?

Linkin Park (dok. instagram.com/linkinpark)

Unshatter disutradarai Joe Hahn bersama Mark Ritchie. Hahn bukan nama baru dalam dunia visual Linkin Park karena dirinya merupakan salah satu personel band yang sejak lama ikut membentuk identitas visual grup.

Hahn sebelumnya menyutradarai sejumlah video musik Linkin Park, termasuk In the End, Numb, Somewhere I Belong, Breaking the Habit, What I've Done, The Catalyst, Waiting for the End, dan Burn It Down. Ia juga pernah menggarap film dokumenter Linkin Park: Frat Party at the Pankake Festival dan Inside Living Things. Selain itu, The Seed menjadi salah satu film pendek yang memperluas kiprahnya sebagai sutradara di luar video musik.

Dalam Unshatter, Hahn menghadirkan perspektif dari dalam sebagai bagian dari Linkin Park. Dokumenter ini menggunakan rekaman yang dikumpulkan selama perjalanan band, mulai dari proses kreatif di studio hingga penampilan mereka di atas panggung.

3. Kapan Linkin Park: Unshatter rilis di Indonesia?

Linkin Park (dok. instagram.com/linkinpark)

Linkin Park: Unshatter memiliki durasi sekitar 107 menit berdasarkan data Lembaga Sensor Film (LSF). Film bergenre dokumenter-musikal ini mendapatkan klasifikasi SU atau semua umur. Di Indonesia, Linkin Park: Unshatter dijadwalkan tayang di bioskop, termasuk CGV, Cinepolis, dan XXI, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.

Jadi, buat kamu yang ingin melihat bagaimana Linkin Park memulai kembali perjalanan mereka setelah tujuh tahun vakum, jangan lewatkan Linkin Park: Unshatter di bioskop Indonesia. Amankan tiketmu, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article