Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Karakter MCU Paling Banyak Berubah Sejak Kemunculan Pertama
Jane Foster (dok. Disney Studios Motion Pictures/Thor: The Dark World)

  • Nebula mengalami transformasi dari penjahat sampingan menjadi sosok penting dalam menjaga alam semesta.

  • Abomination kembali dengan kepribadian yang jauh berbeda, menunjukkan bahwa seseorang bisa berubah meski di masa lalu telah melakukan hal keji.

  • Hulk berubah menjadi Profesor Hulk yang lebih tenang dan terkendali, menunjukkan bahwa kekuatan terbesar bukan hanya fisik, tetapi juga kemampuan untuk berdamai dengan diri sendiri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Marvel Cinematic Universe (MCU) memiliki perkembangan cerita yang luar biasa hingga banyak karakternya berubah drastis dari versi awal mereka. Setelah hampir 2 dekade, beberapa karakter ikonik di MCU bahkan terlihat sangat berbeda, baik secara penampilan maupun kepribadian. Mereka mengalami transformasi besar yang menunjukkan betapa pesatnya evolusi dunia MCU.

Namun, perubahan ini bukanlah hal negatif. Justru, meskipun beberapa karakter meninggalkan ciri khas awal mereka, perkembangan tersebut memperkaya narasi MCU dan menunjukkan betapa dinamisnya perjalanan karakter-karakter ini. Berikut ini karakter MCU yang paling banyak berubah sejak kemunculan pertamanya.

1. Nebula

Nebula (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Guardians of the Galaxy Vol. 3)

Saat pertama kali muncul di Guardians of the Galaxy (2014), tidak banyak yang menyangka bahwa Nebula akan menjadi salah satu anggota tim yang paling dicintai. Ia debut sebagai penjahat sampingan sekaligus putri Thanos yang ingin mendapatkan pengakuan darinya, meskipun Thanos telah menyiksanya bertahun-tahun. Perjalanannya memang tragis, tetapi kisahnya berubah drastis.

Setelah menghadapi luka masa lalunya dan berdamai dengan Gamora serta tim Guardians lainnya, Nebula perlahan menemukan jati diri yang sebenarnya. Kini, ia menjadi sosok penting dalam menjaga alam semesta dan menunjukkan salah satu perjalanan penebusan terbaik di MCU. Transformasinya adalah bukti bahwa kekuatan sejati terkadang datang dari penyembuhan dan kendali atas diri sendiri.

2. Abomination

Hulk vs. Abomination (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/The Incredible Hulk)

Emil Blonsky alias Abomination sempat menghilang dari MCU selama lebih dari 1 dekade setelah menjadi musuh Hulk di The Incredible Hulk. Namun, ia kembali dalam Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (2021) dan She-Hulk: Attorney at Law (2022) dengan kepribadian yang jauh berbeda. Ia bukan lagi monster penuh amarah seperti dulu.

Dalam versi terbarunya, Blonsky tampak ingin memperbaiki hidupnya. Ia bahkan memimpin kelompok terapi penyembuhan diri, menunjukkan bahwa seseorang bisa berubah meski di masa lalu telah melakukan hal keji. Meski tidak semua penggemar setuju dengan transformasi ini, perubahan Emil menandakan bahwa MCU tak perlu mengulang penjahat yang sama dan sudah saatnya Hulk mendapat musuh baru.

3. Hulk

Hulk (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/The Avengers)

Setelah terjebak di Sakaar dalam Thor: Ragnarok (2017), Bruce jarang berubah menjadi Hulk sepenuhnya. Bahkan di Avengers: Infinity War (2018), ia menggunakan Hulkbuster untuk bertarung.

Pada akhirnya, di Avengers: Endgame (2019), ia muncul sebagai Profesor Hulk, sosok yang berhasil menyatukan kecerdasan Banner dan kekuatan Hulk. Versi ini jauh berbeda dari Hulk brutal yang dikenalkan di The Incredible Hulk (2008). Ia lebih tenang, terkendali, tetapi juga membuat penggemar bertanya-tanya apakah ia masih sekuat dulu. Meski banyak berubah, Profesor Hulk menunjukkan bahwa kekuatan terbesar bukan hanya fisik, tetapi juga kemampuan untuk berdamai dengan diri sendiri.

4. Jane Foster

Jane Foster (dok. Disney Studios Motion Pictures/Thor: Love and Thunder)

Jane Foster mungkin hanya muncul di tiga film MCU sebelum akhirnya mati, tetapi perjalanan karakternya sangat menarik dan cukup setia pada versi komiknya. Ia memulai perannya di Thor (2011) sebagai kekasih sang Dewa Petir. Hubungan mereka berlangsung beberapa tahun dan Jane juga kembali di Thor: The Dark World (2013). Namun, perubahan besar yang sesungguhnya terjadi saat Thor: Love & Thunder (2022).

Terinspirasi dari komik karya Jason Aaron, Jane kembali ke orbit kehidupan Thor, tetapi kali ini bukan sebagai mantan pacar. Setelah Mjolnir hancur di Thor: Ragnarok, palu itu justru memilih Jane dan memberinya kekuatan, menjadikannya The Mighty Thor. Dari seorang ilmuwan biasa menjadi pahlawan super sejati, Jane Foster mengalami salah satu transformasi terbesar di MCU. Sayangnya, perjuangannya harus berakhir karena penyakitnya sendiri dan kini ia beristirahat di Valhalla.

5. Spider-Man

Peter Parker (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Spider-Man: Far From Home)

Sedikit karakter di MCU yang berubah secepat Spider-Man. Saat pertama muncul di Captain America: Civil War (2016), Peter Parker terlihat polos, naif, dan sangat mendambakan pengakuan dari Iron Man. Ia percaya pada kebaikan musuhnya dan memandang dunia dengan penuh optimisme. Namun waktu mengubahnya.

Setelah Tony Stark mati di Avengers: Endgame, Peter harus berdiri sendiri dan mencari jati dirinya. Hingga akhirnya di Spider-Man: No Way Home (2021), Peter kehilangan semuanya, baik orang-orang terdekat maupun identitasnya sendiri yang terlupakan dunia. Kini sendirian, Spider-Man mulai tumbuh menjadi pahlawan sejati yang dikenal penggemar, tetapi proses kehilangan kepolosan masa remajanya menjadi perjalanan yang sangat berat.

6. Wanda Maximoff

Scarlet Witch (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Avengers: Endgame)

Ketika Wanda Maximoff pertama kali muncul di MCU, ia adalah sosok yang sangat berbeda dibanding sekarang. Ia awalnya menjadi bagian dari HYDRA dan menyalahkan Avengers atas kematian orangtuanya. Wanda masih remaja saat itu, dengan saudara kembarnya, Pietro, di sisinya. Namun, perjalanan panjang di MCU perlahan mengubahnya, hingga akhirnya ia kembali ke sisi gelap.

Setelah bergabung dengan Avengers, Wanda justru mengalami lebih banyak kehilangan. Ia kehilangan Pietro, Vision, bahkan harapan memiliki keluarga. Semua kesedihan itu mendorongnya untuk menjadi sosok yang selalu ia takuti sekaligus ia inginkan, Scarlet Witch yang sangat kuat. Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness (2022) memperjelas bahwa ia sudah tak lagi bisa ditebus. Perkembangannya begitu besar hingga ia bahkan kehilangan aksen Sokovia yang dulu menjadi ciri khasnya.

7. Loki

Loki (dok. Walt Disney Studios Motion Picture/Loki)

Loki bisa dibilang memiliki kisah penebusan terbaik di MCU. Ia memulai perjalanan sebagai penjahat di Thor (2011), menipu, membunuh, dan bahkan mengatur invasi ke Bumi bersama para Chitauri. Namun, peristiwa Time Heist di Avengers: Endgame memberinya takdir baru. Sebagai varian yang melanggar linimasa, Loki terlibat dengan Time Variance Authority.

Di tempat inilah ia menyadari ada korupsi yang mengancam keberadaan seluruh realitas. Hingga akhirnya, ia memilih untuk menyelamatkan multiverse dengan menjadi God of Stories, penjaga linimasa di akhir zaman. Dari penjahat licik menjadi penjaga realitas, transformasi Loki adalah salah satu yang paling luar biasa di MCU. Tak heran ia menjadi favorit banyak penggemar.

Perjalanan para karakter di MCU menunjukkan bahwa tiap tokoh memiliki kesempatan untuk berkembang, bahkan sejak kemunculan pertamanya yang mungkin sederhana. Dari yang awalnya dianggap biasa, beberapa di antaranya tumbuh menjadi sosok paling berpengaruh di semesta Marvel berkat pengalaman, kehilangan, dan pilihan besar yang mereka ambil. Transformasi inilah yang membuat MCU terasa hidup, karena setiap karakter punya cerita evolusi yang layak untuk diikuti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team