Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Obito membunuh Konan.
Obito membunuh Konan. (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)

Izanagi bisa dibilang sebagai salah satu alasan kenapa Sharingan sangat mengerikan. Bisa dibilang, Izanagi merupakan salah satu jurus Genjutsu terkuat yang bisa diakses oleh Sharingan. Bagaimana tidak, Izanagi memungkinkan seseorang untuk menghindari kematian.

Izanagi bekerja dengan memanipulasi ilusi dan realitas. Jurus ini memberikan pengguna kendali atas apa yang nyata dan apa yang tidak nyata. Dengan kemampuan tersebut, Izanagi biasanya digunakan untuk menghindari kematian. Namun, sebagai gantinya, seseorang yang menggunakan Izanagi akan kehilangan Sharingan mereka.

Meski bayarannya sangat mahal, Izanagi tetap jurus yang sangat berguna dalam situasi yang mendesak. Selama seri Naruto berlangsung, ada tiga karakter yang pernah menghindari kematian berkat Izanagi. Ada siapa saja?

1. Madara Uchiha

Hashirama membunuh Madara. (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)

Dikenal sebagai Hantu Uchiha, Madara Uchiha selalu digadang-gadang sebagai Uchiha terkuat yang pernah ada. Terbukti, dirinya sama sekali tidak terkalahkan dalam Perang Shinobi Keempat. Pada masa jayanya, Madara juga merupakan satu-satunya ninja yang bisa menandingi kekuatan Hashirama Senju.

Meski Madara menjadi salah satu pendiri Konoha, gesekan antara klan Senju dan Uchiha masih bertahan. Hal ini yang akhirnya memicu konflik antara Madara dan Hashirama. Ketika mereka sudah tidak satu tujuan, Madara dan Hashirama akhirnya bertarung di Lembah Akhir.

Pada awalnya, Madara diduga mati setelah kalah dari Hashirama dalam pertarungan tersebut. Namun, Madara sebenarnya berhasil memalsukan kematiannya menggunakan Izanagi. Orang yang dibunuh oleh Hashirama bukanlah Madara, melainkan hanya Bunshin Madara.

Madara memang sudah mati ketika seri Naruto dimulai. Namun, Madara tidak mati karena dibunuh oleh Hashirama. Tidak diketahui kapan dan bagaimana Madara menemui ajalnya. Namun, kemungkinan Madara mati karena penuaan saat atau setelah Perang Shinobi Ketiga.

2. Danzo Shimura

Danzo menggunakan Izanagi. (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)

Danzo Shimura memang bukan seorang Uchiha. Meski begitu, Danzo memiliki Sharingan berkat pembantaian klan Uchiha. Setelah mengambil Sharingan dari tumpukan mayat Uchiha, Danzo bekerja sama dengan Orochimaru untuk menanam Sharingan di lengannya.

Meski pelakunya adalah Itachi Uchiha, Danzo menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas pembantaian klan Uchiha. Ketika Hiruzen Sarutobi berusaha menghindari kekerasan, Danzo menekan Itachi untuk membantai Uchiha. Danzo harus memastikan pembantaian klan Uchiha tetap terjadi karena dirinya sangat menginginkan kekuatan Uchiha.

Setelah mengetahui kebenaran tentang Itachi, Sasuke Uchiha mulai memburu Danzo untuk balas dendam. Selama pertarungan berlangsung, Sasuke sebenarnya berhasil membunuh Danzo berkali-kali. Namun, Danzo selalu selamat dari kematian berkat Izanagi.

Sayangnya, Izanagi justru menjadi alasan kenapa Danzo kalah dari Sasuke. Selama pertarungan, Danzo terlalu bergantung pada Izanagi. Hingga akhirnya, Sasuke berhasil membunuh Danzo dengan membuat Danzo salah menghitung sisa Sharingan yang ia miliki.

3. Obito Uchiha

Obito menggunakan Izanagi. (dok. Pierrot/Naruto: Shippuden)

Sebelum dirinya benar-benar mati dalam Perang Shinobi Keempat, Obito Uchiha sempat mencurangi kematian sebanyak dua kali. Pertama, Obito sempat diduga mati dalam Perang Shinobi Ketiga. Meski sebagian tubuhnya hancur, Obito berhasil diselamatkan oleh Madara.

Sejak saat itu, Obito selalu hidup dalam bayang-bayang. Dirinya menyamar sebagai Madara dan diam-diam mengendalikan Akatsuki. Identitas Obito baru terungkap ketika Madara yang asli muncul dalam Perang Shinobi Keempat.

Perang tersebut mungkin bisa saja dihindari seandainya Konan benar-benar berhasil membunuh Obito. Sebelum perang berlangsung, Obito sempat akan mencuri Rinnegan milik Nagato Uzumaki. Sebagai orang terdekat Nagato, tentunya Konan tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.

Dalam pertarungan ini, Konan sebenarnya berhasil membunuh Obito menggunakan Kami no Shisha no Jutsu. Jurus ini sudah dirancang untuk mengatasi Kamui milik Obito. Dengan begitu, Obito seharusnya tidak memiliki cara untuk selamat. Namun, Obito berhasil mencurangi kematian untuk kedua kalinya berkat Izanagi. Setelah selamat dari jurus pamungkas Konan, Obito berhasil membunuh Konan dan memenangkan pertarungan.

Genjutsu dari Sharingan memang berada pada level yang berbeda dengan Genjutsu umumnya. Sharingan tidak hanya bisa memainkan ilusi, tetapi mata ini juga memiliki jurus yang bisa mencurangi kematian. Tidak mengherankan jika banyak orang yang menginginkan kekuatan Sharingan. Jadi, bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎