Seseorang bisa menjadi seniman karena cerminan dari pengalaman hidupnya sendiri. Jadi, jika seorang musisi mengalami beberapa peristiwa traumatis selama hidupnya, hal itu pasti akan memengaruhi jenis musik yang ia ciptakan. Nah, rupanya, hal ini dialami betul oleh My Chemical Romance, sebuah band yang muncul dari tragedi memilukan di abad ini.
Di sisi lain, My Chemical Romance sering kali dikaitkan dengan subkultur emo. Yap, gak bisa disangkal kalau perjalanan emosional band ini menjadi bagian penting dari karya-karyanya. Gerard, Mikey, dan anggota lainnya ternyata punya masa-masa sulit dalam hidup. Namun, alih-alih menjadi terpuruk, para bintang rock ini menuangkannya dalam bentuk karya, yang membuat mereka tenar dan punya banyak penggemar di seluruh dunia.
Ngomong-ngomong, kabarnya My Chemical Romance akan mengadakan konser di Jakarta pada 22 November 2026 nanti. Meskipun mengaku bubar pada 2013, My Chemical Romance masih tetap bersama untuk mengadakan konser dan pertunjukan, nih. Nah, sambil nunggu, ada baiknya kita lihat dulu momen-momen tragis yang membantu My Chemical Romance kuat sebagai individu dan sebagai sebuah band.
