5 Momen Opah Sedih Saat Teringat Orang Tua Upin & Ipin

- Opah sering menunjukkan kesedihan mendalam saat mengenang anak dan menantunya, terutama melalui momen-momen haru bersama Upin, Ipin, dan Kak Ros di Kampung Durian Runtuh.
- Kenangan tentang orang tua Upin dan Ipin muncul lewat hal-hal sederhana seperti baju Lebaran, gulai kemahang, hingga album foto lama yang membuat Opah tak kuasa menahan air mata.
- Dari berbagai episode, terlihat betapa kuatnya ikatan keluarga ini meski kehilangan orang tua; Opah tetap menjadi sosok penyayang yang menjaga kenangan agar tetap hidup di hati cucu-cucunya.
Upin dan Ipin tinggal bersama Opah dan Kak Ros di Kampung Durian Runtuh setelah kedua orang tuanya meninggal saat mereka masih bayi. Ayah mereka yang bernama Abdul Salam merupakan putra Opah yang sangat ia sayangi.
Meski terlihat tegar, Opah beberapa kali menunjukkan kesedihannya ketika ia rindu dengan anak dan menantu yang telah tiada. Berikut lima momen menyentuh yang memperlihatkan kesedihan Opah saat teringat orang tua Upin dan Ipin.
1. Opah menangis saat melihat baju Lebaran Kak Ros, Upin, dan Ipin

Dalam episode “Raya Penuh Makna”, Opah tak kuasa menahan air mata saat melihat Kak Ros, Upin, dan Ipin mengenakan baju Lebaran berwarna merah. Bukan tanpa alasan, momen haru itu terjadi karena pakaian yang dipakai Kak Ros ternyata merupakan peninggalan ibunya.
Tak hanya itu, baju yang dikenakan si kembar juga dijahit dari kain merah yang dulu sempat disiapkan sang ibu untuk baju Lebaran mereka. Sayangnya, keinginan tersebut belum sempat terwujud. Meski sedih, Opah merasa bahagia melihat ketiga cucunya mengenakan baju merah itu karena membuat Hari Raya Idul Fitri kali ini semakin bermakna untuk mereka.
2. Opah berhenti masak gulai kemahang

Gulai kemahang menjadi salah satu hidangan yang paling mengingatkan Opah pada ayah Upin dan Ipin. Dulu, masakan ini sangat digemari banyak orang dan keluarga Opah dikenal ahli dalam membuatnya. Dalam episode “Gulai Kemahang”, Opah bahkan mengajarkan Kak Ros cara memasak hidangan tersebut menggunakan resep turun-temurun keluarganya.
Sebelumnya, Opah berhenti memasak gulai kemahang karena menyimpan kenangan mendalam tentang putranya. Pada hari ayah Upin dan Ipin meninggal dunia, Opah sebenarnya sudah menyiapkan gulai kemahang favorit putranya itu. Namun, masakan tersebut tidak sempat disantap. Sejak saat itu, Opah tak pernah lagi memasak gulai kemahang karena selalu teringat anaknya.
3. Opah menangis saat bercerita tentang orang tua Upin dan Ipin

Dalam episode “Mimpi Terindah”, Kak Ros bercerita bahwa dirinya bermimpi bertemu ibu dan ayah. Mendengar hal itu, Upin dan Ipin merasa iri karena mereka juga sangat merindukan kedua orang tuanya. Saat bertemu Tok Dalang, Uncle Muthu, dan Ah Tong, si kembar pun meminta diceritakan tentang sosok ayah dan ibu mereka.
Ketika Upin dan Ipin meminta Tok Dalang bercerita lebih banyak, ia menyarankan untuk bertanya langsung kepada Opah. Namun, si kembar ternyata sulit mendengar kisah tentang orang tua mereka dari Opah. Alasannya, setiap kali bercerita, Opah selalu menangis hingga tak mampu bercerita dengan jelas sehingga Upin dan Ipin kesulitan memahami apa yang disampaikan Opah.
4. Opah merasa sedih saat melihat album foto keluarga

Dalam episode “Secebis Kenangan Abah”, Upin dan Ipin bermimpi bertemu ayah lalu menceritakannya kepada Opah dan Kak Ros. Namun, si kembar merasa sedih karena tidak sempat melihat wajah ayahnya dalam mimpi tersebut. Mendengar cerita itu, Opah langsung teringat pada kedua orang tua Upin dan Ipin lalu membuka album foto keluarga.
Opah tampak sedih hingga meneteskan air mata saat melihat foto-foto lama dalam album tersebut. Sayangnya, banyak foto yang rusak karena terkena banjir sehingga wajah kedua orang tua Upin dan Ipin tidak terlihat jelas. Meski begitu, album foto tersebut menyimpan kenangan bagi Opah bersama putranya, mulai dari masa kecil hingga menjadi ayah Upin dan Ipin.
5. Opah menangis saat melihat foto lama kedua orang tua Upin dan Ipin

Opah juga menangis saat melihat foto orang tua Upin dan Ipin dalam episode “Sahabat Baik Abah”. Pada episode tersebut, sahabat ayah si kembar, Uncle Rosyam, memberikan sebuah foto lama ayah dan ibu mereka. Setelah sekian lama, Upin dan Ipin akhirnya bisa melihat wajah kedua orang tuanya. Momen itu pun membuat keduanya sangat terharu hingga menangis.
Upin dan Ipin kemudian membawa pulang foto tersebut untuk diperlihatkan kepada Opah dan Kak Ros. Saat melihat kembali wajah anak dan menantunya, air mata Opah tak terbendung. Begitupun dengan Kak Ros yang langsung menangis. Foto itu seolah menjadi obat rindu bagi mereka.
Walaupun anak dan menantunya telah tiada, Opah tetap menyimpan kenangan indah tentang keduanya. Kak Ros, Upin, dan Ipin juga selalu merindukan sosok ayah dan ibu mereka. Dari lima momen tersebut, mana yang menurutmu paling menyentuh?


















