cuplikan trailer Avatar: Seven Havens (youtube.com/paramountplus)
Duo kreator Michael DiMartino dan Bryan Konietzko sebenarnya sudah sempat buka suara kenapa memilih membuat Avatar Korra dibenci di Seven Havens. Dan jawaban mereka sepertinya menyentil fans Avatar sendiri, yang dulu pernah kontra dengan munculnya Korra sebagai suksesor Aang hanya karena Korra seorang perempuan.
Dalam wawancara dengan Teen Vogue, DiMartino dan Bryan membantah kalau mereka gak suka dengan Korra. Keduanya malah menyebut Korra sebagai karakter favoritnya. Menurut sang kreator, ide Korra dibenci ini muncul setelah mereka mengetahui terdapat standar ganda dari fans terhadap Aang dan Korra. Saat kaumnya Aang musnah, fans gak ada yang menyalahkan. Namun, ketika Korra baru diduga menjadi penyebab bencana besar terjadi, semua menyalahkan Korra.
Padahal menurut DiMartino, penyebab keputusan-keputusan Korra yang membuka jalan bagi krisis besar yang terjadi di dunia Avatar adalah karena pamannya, Unalaq. Ia memanfaatkan Korra untuk melakukan keputusan kontroversial seperti membuka gerbang roh, membebaskan Vaatu, sampai memutuskan hubungann Korra dengan Avatar-Avatar sebelumnya.
"Itu jelas tidak benar. Dia adalah salah satu karakter favorit saya. Pamannya yang melakukan itu padanya. Seluruh bangsa Aang telah dimusnahkan, tapi sepertinya gak ada yang menyalahkan Aang atas hal itu," kata DiMartino sentil fans Avatar.
Avatar: Seven Havens saat ini masih ongoing. Fans sangat menantikan pengungkapan soal apa yang terjadi terhadap Korra pada insiden Cataclysm tersebut.