3 Kisah Cinta dengan Sad Ending di Film Ghibli, Nyesek Pol!

- Jiro dan Naoko - The Wind Rises (2013): Kisah cinta mereka berakhir dengan pernikahan, tapi kesehatan Naoko memburuk dan akhirnya meninggal.
- Kaguya dan Sutemaru - The Tale of the Princess Kaguya (2013): Kaguya harus kembali ke bulan, membuatnya tak bisa bersama Sutemaru.
- San dan Ashitaka - Princess Mononoke (1997): Meski saling menyukai, San dan Ashitaka tidak berakhir bersama karena hidup di dunia yang berbeda.
Jika membahas soal kisah cinta dalam film-film Ghibli, pasti yang terlintas di pikiranmu adalah kisah cinta manis karakternya, misalnya, percintaan Howl dengan Sophie dalam film Howl's Moving Castle (2004). Setelah berjuang melewati rintangan, keduanya berakhir bersama dan hidup bahagia di kastil bergerak milik Howl.
Jika mengira bahwa semua kisah cinta di film Ghibli berakhir dengan bahagia, maka kamu perlu menyimak kisah cinta tiga pasangan berikut. Pasangan karakter ini gak bisa bersama dan membuat kisah cinta mereka masuk dalam daftar yang berakhir menyedihkan. Bahkan, salah satu di antaranya dipisahkan oleh maut, lho!
Siapkan mental dan hatimu, ini beberapa kisah cinta dengan sad ending di film-film Ghibli yang bikin sesak di dada. Sanggup menontonnya?
1. Jiro dan Naoko - The Wind Rises (2013)

The Wind Rises memang lebih banyak menyoroti perjalanan karier Jiro Horikoshi yang menginspirasi. Membuat penontonnya ikut bersemangat untuk mengejar cita-cita. Namun, film ini juga dianggap sebagai salah satu film menyedihkan Ghibli, karena kisah cinta Jiro dan Naoko yang berhasil mengundang air mata.
Pertemuan Jiro dan Naoko sendiri terbilang cukup unik. Mereka bertemu saat menumpangi kereta api. Insiden melayangnya topi yang Jiro pakai dan bencana gempa bumi membuat laki-laki ini mengenal Naoko. Meski setelahnya tidak bertemu dalam waktu sangat lama, tapi takdir kembali mempertemukan keduanya ketika Jiro menghabiskan musim panas di hotel milik keluarga Naoko.
Sebelum menikah, Naoko meminta Jiro untuk menunggunya membaik dari penyakit tuberkulosis yang ia derita. Meski kisah cinta mereka berakhir dengan pernikahan, tak lama setelah menikah, kesehatan Naoko kembali memburuk. Akhir film ini memperlihatkan Jiro yang berhasil dalam kariernya, sementara kisah cintanya dengan Naoko harus berakhir menyedihkan karena kematian Naoko.
2. Kaguya dan Sutemaru - The Tale of the Princess Kaguya (2013)

Jika membahas film Ghibli dengan sad ending, maka The Tale of the Princess Kaguya harus masuk dalam daftar ini. Film ini tidak hanya berakhir menyedihkan karena perpisahan Kaguya dengan kedua orangtuanya, tapi juga kisah cintanya dengan Sutemaru yang berakhir demikian. Kalau kamu baru akan menonton film ini, maka sebaiknya siapkan tisu, ya!
Sejak kecil, Kaguya mengenal dan bermain bersama Sutemaru. Sayangnya, mereka harus berpisah setelah keluarga Kaguya memutuskan untuk pindah ke kota demi mengubah status keluarga mereka menjadi bangsawan. Selama bertahun-tahun, Kaguya merindukan kehidupannya di desa dan teman-temannya, tak terkecuali Sutemaru. Bisa dibilang, Sutemaru adalah cinta pertama dan terakhir Kaguya.
Kaguya tak tertarik dengan pria mana pun yang dijodohkan oleh sang ayah. Bahkan, karena perbuatan seorang pria, Kaguya yang merupakan putri bulan ini sampai tak menyadari bahwa ia telah meminta pertolongan pada bulan yang membuatnya harus meninggalkan Bumi.
Setelah lama terpisah, Kaguya sempat bertemu dengan Sutemaru dan menyatakan perasaannya sebelum kembali ke bulan. Sutemaru memiliki perasaan yang sama dengan Kaguya. Ia bahkan berencana mengajak Kaguya melarikan diri. Namun, pada kenyataannya, mereka tak akan pernah bisa bersama, karena Kaguya harus kembali ke bulan.
Kisah cinta Kaguya dan Sutemaru sebenarnya tak cuma menyedihkan, tetapi juga sangat rumit. Sebab, ketika kembali dipertemukan dengan Kaguya, Sutemaru telah menikah dan memiliki seorang anak.
3. San dan Ashitaka - Princess Mononoke (1997)

San adalah gadis yang dibesarkan oleh dewa serigala dan tinggal di hutan. San selalu berada di pihak penghuni hutan dan membenci manusia-manusia perusak. Karena misinya yang besar untuk menjaga dan menyelamatkan hutan dari tangan-tangan manusia jahat ini, San pun menjadi incaran Lady Eboshi beserta warganya.
San kemudian dipertemukan dengan Ashitaka yang berusaha melepaskan kutukannya. Kemunculan Ashitaka di wilayah barat ini membuatnya terlibat dalam pertempuran antara Lady Eboshi dan San. Ashitaka sendiri tidak memihak salah satunya, ia bahkan berusaha menyatukan kedua belah pihak agar Lady Eboshi dan San bisa hidup berdampingan. Di lain sisi, cara yang digunakan oleh Lady Eboshi adalah cara yang salah.
Ketika perselisihan berhasil mereda, menjelang ending film diperlihatkan bagaimana akhir dari hubungan San dan Ashitaka. Ketika menonton film ini, kamu pun bisa melihat bahwa San dan Ashitaka sebenarnya saling menyukai. Namun, meski keduanya memiliki perasaan yang sama, nyatanya San dan Ashitaka tidak berakhir bersama. Mereka justru memilih menjalani kehidupan masing-masing. Sebab, San dan Ashitaka hidup di dunia yang berbeda.
Jika melihat pada tiga pasang karakter yang kisah cintanya berakhir menyedihkan di atas, masing-masing dilatarbelakangi hal berbeda. Kembalinya Kaguya ke bulan membuatnya mustahil untuk bersama Sutemaru. San dan Ashitaka memilih menjalani kehidupan masing-masing karena hidup di dunia berbeda. Sementara Jiro dan Naoko yang sudah menikah dan berbahagia, justru tak bisa bersama karena terpisahkan maut. Wah, kisah sedih mana yang menurutmu paling menyesakkan dada?


















