Kronologi Muzakki Ramdhan Alami Kekerasan di Toilet Umum

- Muzakki Ramdhan mengalami kekerasan fisik di toilet umum Trans Studio Cibubur setelah menutup pintu bilik terlalu keras tanpa sengaja.
- Seorang pria yang merasa terganggu menuduh Muzakki menendang pintu, lalu menarik dan mendorongnya hingga kepalanya terbentur dinding serta bibirnya berdarah.
- Muzakki membagikan kronologi kejadian di media sosial, menandai lembaga terkait, dan mendapat dukungan publik untuk melapor ke pihak berwajib meski area kejadian tak terekam CCTV.
Aktor muda Muzakki Ramdhan menyampaikan pengalaman tidak menyenangkan yang ia alami saat mengunjungi Trans Studio Cibubur. Muzakki Ramdhan mengaku, dirinya menjadi korban kekerasan dari salah satu pengunjung yang juga menggunakan toilet umum di sana.
Sembari mengunggah kronologi di media sosial, Muzakki juga menandai akun Komisi Nasional Perlindungan Anak, Polda Metro Jaya, hingga beberapa media. Berikut kronologi lengkap yang Muzakki bagikan melalui Instagram pribadinya.
1. Habis main di Trans Studio Cibubur, terus Muzakki Ramdhan mual dan buru-buru ke kamar mandi

Kejadian ini bermula saat Muzakki Ramdhan selesai menaiki wahana roller coaster di Trans Studio Cibubur. Saat itu, Muzakki mengaku merasa mual dan ingin muntah, sehingga ia menuju ke toilet.
"Aku dan temanku baru turun selesai main dari Trans Studio, kondisinya aku lagi mual dan emang pengen muntah, karena abis naik roller coaster. Pergilah kami ke toilet, karena aku emang pengen muntah," tulis Muzakki di awal kronologinya pada Kamis (11/6/2026).
2. Gak sengaja nutup pintu cukup keras, tapi dikira menendang-nendang toilet sama orang

Saat itu, Muzakki memang lari terburu-buru ke salah satu bilik kamar mandi. Pemeran Fadli di film Na Willa (2026) ini mengakui kalau ia tidak sengaja menutup pintu terlalu keras.
"Buru-buru aku lari ke bilik kamar mandi, karena buru-buru aku gak sengaja nutup pintu toiletnya kekencengan," ungkapnya.
Setelah keluar dari toilet, Muzakki baru tahu kalau ada orang di bilik kamar mandi sebelahnya. Seorang bapak-bapak bertubuh lebih besar dari Muzakki ikut keluar hingga menariknya kembali ke arah lorong toilet.
"Aku jalan keluar toilet, di lorong depan toilet menuju area mall, tiba-tiba aku ditarik sama bapak-bapak itu. Dia marahin aku, dia bilang, "Kamu tadi nendang-nendang toilet ya?", dengan nada tinggi. Aku bilang, "Gak pak", karena emang aku gak nendang pintu toilet," sambungnya.
3. Orang tersebut gak terima dan mendorong Muzakky ke tembok sampai bibirnya berdarah

Melihat reaksi orang tersebut, Muzakki pun langsung meminta maaf. Namun, ia justru mengalami kekerasan sampai kepalanya menghantam dinding.
"Aku minta maaf karena gak sengaja nutup pintunya kekencangan. Udah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kencang dengan telapak tangan terbuka. Sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding," cerita Muzakki.
Setelah kejadian tersebut, Muzakki mengaku syok sehingga tidak bisa melawan. Sementara itu, meski sudah berulang kali meminta maaf, tapi bapak tersebut tetap memarahinya.
"Bibir aku berdarah. Aku shock. Badanku gak bisa gerak, karena aku ketakutan. Badanku gemeteran, aku cuma bisa minta maaf, aku sampai berlutut minta maaf, tapi bapak itu terus memarahi aku," tambah pemilik akun @muzakki.ramdhan ini.
Usai cerita ini dibagikan melalui media sosial, beberapa warganet menyarankan Muzakki untuk mengecek CCTV. Namun, menurutnya CCTV tidak merekam kejadian tersebut, karena posisi mereka berada di lorong toilet.
"Posisinya di lorong toilet dan emang gak ada CCTV. Aku udah sempat keluar lorong, tapi mungkin karena ada CCTV, bapak itu sengaja narik aku balik ke lorong," jelasnya.
Di sisi lain, rekan artis ramai memberikan dukungan dan saran agar Muzakki segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Sementara itu, Muzakki menyayangkan kejadian yang berawal dari kesalahpahaman ini justru membuatnya menjadi korban kekerasan.

















