Sejak kecil, sosok perempuan dalam lagu "Cowok Durian" menyadari bahwa ia memang memiliki selera yang berbeda dari anak perempuan pada umumnya. Jika anak perempuan biasanya sangat suka permen, coklat, dan kue, ia justru lebih suka ikan asin. Bahkan, saat ulang tahun, hadiah yang diminta bukanlah boneka, mainan, maupun dress, melainkan gunting kebun.
Suatu hari, perempuan ini ingin memperlihatkan foto cowok yang ia taksir kepada teman-temannya sambil berkata, "Gak ada, kan, cowok yang bisa sekeren ini?" Namun, sebelum sempat membanggakan diri, ia syok karena teman-temannya merendahkan seleranya dengan mencibir, "Benar seperti ini? Selera kamu jelek!" Ia tak berkecil hati karena menurutnya cowok jelek maupun keren sama saja, jika cewek sudah jatuh cinta, maka paras bukanlah sesuatu yang utama.
Saat perempuan ini mengajak teman-temannya bertemu dengan sang cowok durian, mereka baru menyadari charming point cowok tersebut pada matanya yang indah. Meski begitu, mereka tetap meremehkan pilihannya dengan berkata, "Tapi tidak sekeren itu juga." Ia tak terusik karena menyadari bahwa saat jatuh cinta, perempuan memiliki selera serta insting sendiri yang tak dimiliki orang lain, sehingga cowok yang disuka akan tetap terlihat seperti seorang pangeran.
Ketiga lagu JKT48 ini membuktikan bahwa musik bisa menjadi media untuk membangun rasa percaya diri melalui lirik yang menyentuh. Deretan lagu ini mengajak perempuan untuk lebih percaya diri, apa adanya, dan yakin pada value yang dimiliki. Jangan merasa insecure jika kamu memiliki kepribadian dan pilihan yang berbeda dari orang lain, ya!