7 Sekuel Film yang Sempat Dijadwalkan Rilis tapi Batal Total

Beberapa studio Hollywood sempat menjadwalkan sekuel film besar seperti Spider-Man, Divergent, dan Fantastic Four, tapi semuanya batal diproduksi karena masalah internal dan hasil box office yang mengecewakan.
Proyek-proyek tersebut gagal dilanjutkan akibat konflik kreatif, perubahan arah studio, hingga respon negatif penonton yang membuat rencana franchise jangka panjang terhenti total.
Batalnya berbagai sekuel ini meninggalkan rasa penasaran di kalangan penggemar yang ingin tahu bagaimana kelanjutan cerita jika proyek-proyek itu benar-benar terealisasi.
Hollywood sering kali mengumumkan sekuel film bahkan sebelum film sebelumnya benar-benar sukses besar. Studio biasanya sudah menyiapkan tanggal rilis, konsep cerita, sampai rencana franchise jangka panjang demi menjaga hype penonton. Namun kenyataannya, tidak semua proyek berjalan mulus.
Menariknya, beberapa film di daftar ini sebenarnya sudah punya jadwal tayang resmi dan sempat dipromosikan sebagai proyek besar berikutnya. Sayangnya, berbagai masalah di balik layar membuat semuanya berakhir sebagai proyek mati yang tidak pernah benar-benar dibuat.
Bahkan sampai sekarang, beberapa di antaranya masih sering dibahas fans yang penasaran seperti apa hasil akhirnya kalau benar-benar jadi diproduksi. Kira-kira, sekuel film apa saja yang sempat dijadwalkan rilis tapi batal total?
1. The Amazing Spider-Man 3 (10 Juni 2016)

Setelah Spider-Man 4 versi Sam Raimi dibatalkan, Sony mencoba memulai ulang franchise lewat The Amazing Spider-Man yang dibintangi Andrew Garfield. Film pertamanya ternyata mendapat respons cukup positif dan membuat Sony langsung percaya diri membangun semesta Spider-Man sendiri.
Mereka bahkan menyiapkan spin-off seperti Sinister Six dan Venom jauh sebelum konsep cinematic universe menjadi terlalu umum di Hollywood. Masalah mulai muncul ketika The Amazing Spider-Man 2 dianggap terlalu sibuk menyiapkan franchise ketimbang fokus pada cerita utamanya. Pendapat kritikus bercampur dan hasil box office-nya tidak memenuhi ekspektasi studio.
Akhirnya Sony memilih bekerja sama dengan Marvel Studios untuk memasukkan Spider-Man ke MCU, yang otomatis membuat versi Garfield dihentikan. Rencana The Amazing Spider-Man 3 pun resmi dibatalkan, meski Garfield akhirnya kembali muncul sebentar di Spider-Man: No Way Home dan sukses bikin nostalgia penonton meledak.
2. The Divergent Series: Ascendant (9 Juni 2017)

Lionsgate awalnya sangat percaya diri dengan franchise Divergent ini sampai memutuskan membagi novel terakhir menjadi dua film, mengikuti strategi yang dulu dipakai Harry Potter dan Mockingjay. Film pertama dari bagian akhir itu dirilis dengan judul Allegiant, sementara penutupnya direncanakan hadir lewat Ascendant.
Sayangnya, Allegiant justru tampil mengecewakan di box office dan dianggap kehilangan daya tarik franchise-nya. Studio sempat punya ide mengubah Ascendant menjadi film televisi, tetapi para pemeran utama seperti Shailene Woodley dan Theo James tidak tertarik kembali untuk proyek yang dianggap turun kelas.
Hasilnya cukup tragis karena seri film ini akhirnya berakhir tanpa penutup cerita yang jelas. Sampai sekarang, banyak fans masih menganggap franchise Divergent sebagai salah satu contoh franchise yang gagal total di akhir perjalanan.
3. Fantastic Four 2 (9 Juni 2017)

Setelah versi awal Fantastic Four kurang memuaskan secara finansial, 20th Century Fox memutuskan membuat reboot baru pada 2015 dengan Josh Trank sebagai sutradara. Film ini dibintangi Miles Teller, Kate Mara, Michael B. Jordan, dan Jamie Bell dengan konsep yang lebih gelap dan serius dibanding versi sebelumnya.
Awalnya Fox berharap reboot ini bisa menjadi fondasi franchise superhero baru mereka. Namun produksi filmnya penuh masalah sejak awal. Banyak rumor tentang konflik di lokasi syuting, reshoot besar-besaran, sampai hubungan buruk antara sutradara dan studio. Ketika filmnya rilis, hasilnya malah menjadi salah satu kegagalan superhero terbesar dekade itu.
Kritik datang dari mana-mana dan penonton juga tidak tertarik. Sekuel yang sudah dijadwalkan otomatis langsung dibatalkan, sebelum akhirnya hak karakter Fantastic Four kembali ke Marvel setelah Disney membeli Fox.
4. Spider-Man 4 (6 Mei 2011)

Trilogi Spider-Man karya Sam Raimi punya pengaruh besar dalam membentuk era modern film superhero. Dua film pertamanya dipuji habis-habisan dan menjadikan Tobey Maguire sebagai Spider-Man favorit banyak orang. Namun situasi berubah saat Spider-Man 3 mendapat campur tangan studio yang terlalu besar, membuat hasil akhirnya terasa berantakan dan tidak sesuai visi Raimi.
Meski begitu, Raimi sebenarnya sudah menyiapkan Spider-Man 4 dengan konsep menarik. John Malkovich dirumorkan akan menjadi villain Vulture, sementara Anne Hathaway disebut bakal tampil sebagai Black Cat. Namun konflik kreatif dengan Sony, membuat Raimi memilih mundur daripada mengikuti permintaan studio yang semakin rumit Akhirnya proyek ini resmi dibatalkan dan Sony memutuskan reboot total franchise lewat Andrew Garfield beberapa tahun kemudian.
5. Justice League 2 (14 Juni 2019)

Warner Bros pernah sangat ambisius mengejar kesuksesan Marvel dengan membangun DC Extended Universe. Mereka langsung mengumumkan banyak proyek besar sekaligus, termasuk dua film Justice League yang diarahkan Zack Snyder. Studio berharap Superman, Batman, Wonder Woman, dan karakter DC lainnya bisa menjadi pesaing utama Avengers di layar lebar.
Sayangnya, fondasi franchise ini sudah goyah sejak Batman v Superman mendapat kritik keras dari penonton dan kritikus. Situasi makin buruk ketika Justice League versi bioskop tahun 2017 dianggap gagal total, baik secara kualitas maupun pendapatan. Sekuel yang sebelumnya sudah punya jadwal tayang, langsung menghilang tanpa kabar. Warner Bros akhirnya memilih mengubah arah semesta DC mereka, sementara rencana besar Snyder perlahan ditinggalkan.
6. Star Trek 4 (9 Juni 2023)

Versi reboot Star Trek dengan Chris Pine sebenarnya sempat membawa franchise sci-fi klasik ini kembali populer. Film ketiganya, Star Trek Beyond, mendapat ulasan cukup bagus dan dianggap berhasil menangkap semangat petualangan khas Star Trek. Karena itu Paramount langsung mengumumkan film keempat lengkap dengan tanggal rilisnya.
Masalahnya, film ketiga ternyata tidak menghasilkan keuntungan sebesar yang diharapkan studio. Proyek Star Trek 4 kemudian terjebak dalam development hell dengan sutradara dan penulis yang terus berganti. Fokus Paramount juga mulai beralih ke serial streaming di Paramount+, membuat versi layar lebarnya makin tidak jelas.
7. The Golden Compass: The Subtle Knife (Mei 2010)

The Golden Compass sempat dipromosikan sebagai franchise fantasi besar setelah Harry Potter. Diadaptasi dari novel populer karya Philip Pullman, film ini dibintangi nama besar seperti Nicole Kidman dan Daniel Craig. Dunia fantasinya juga punya konsep menarik yang membuat banyak orang berharap franchise ini bisa bertahan lama.
Namun kontroversi langsung muncul karena cerita novelnya dianggap mengkritik agama terorganisir. Filmnya terkena boikot dari sejumlah kelompok religius, sementara studio juga dianggap terlalu banyak ikut campur demi mengurangi unsur kontroversial tersebut.
Akibatnya, adaptasi ini malah terasa tidak memuaskan bagi pembaca buku maupun penonton umum. Sekuel yang sudah direncanakan akhirnya dibatalkan, sebelum kisahnya dihidupkan kembali bertahun-tahun kemudian lewat serial HBO His Dark Materials.
Banyak dari proyek di atas sebenarnya punya potensi besar untuk berkembang jadi franchise sukses. Beberapa bahkan masih membuat fans penasaran sampai sekarang karena konsepnya terdengar sangat menarik di atas kertas. Dari semua sekuel film yang batal total ini, mana yang paling kamu sayangkan?


















