Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Lagu Stevie Nicks Terbaik untuk Menemani Move On dari Mantan
Stevie Nicks (instagram.com/Stevie Nicks)
  • "Stand Back" menghadirkan energi untuk bangkit setelah ditinggalkan, sedangkan "Smile at You" menyalurkan kemarahan dan kekecewaan akibat perselingkuhan atau kebohongan.
  • "Violet and Blue" menggambarkan penerimaan tegas bahwa hubungan tak bisa dipertahankan, sementara "Storms" menawarkan perenungan melankolis tentang peran diri dalam kegagalan hubungan.
  • "One More Big Time Rock and Roll Star" merefleksikan hubungan yang tersisih oleh ambisi dan gaya hidup, dengan kenangan mantan yang masih sesekali muncul.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau sedang berusaha move on, kadang yang dibutuhkan bukan nasihat panjang, melainkan lagu yang bisa mewakili perasaan. Stevie Nicks punya banyak lagu yang terdengar seperti curhatan seseorang yang pernah jatuh cinta, kecewa, marah, lalu perlahan belajar melepaskan. Suara khasnya juga membuat kisah tentang hubungan yang kandas terasa semakin emosional.

Menariknya, lagu-lagu Stevie Nicks tidak selalu mengajak pendengarnya untuk terus meratapi mantan. Ada yang penuh amarah, ada yang terdengar pasrah, dan ada pula yang justru memberi energi untuk kembali percaya diri. Berikut lima lagu Stevie Nicks terbaik yang cocok dijadikan soundtrack saat kamu sedang berusaha move on dari mantan.

1. "Stand Back"

"Stand Back" cocok untuk fase ketika rasa sedih mulai berubah menjadi keberanian. Lagu ini memang tidak secara gamblang menceritakan proses putus cinta dari awal sampai akhir, tetapi liriknya menggambarkan seseorang yang pernah ditinggalkan dan tidak mau terus menunggu orang tersebut kembali. Alih-alih tenggelam dalam kesedihan, Stevie Nicks justru mengambil kendali dan seolah mengatakan bahwa hidupnya akan tetap berjalan.

Musiknya juga membantu membangun suasana tersebut. Dentuman drum dan synth yang kuat membuat "Stand Back" terdengar penuh tenaga, bukan seperti lagu patah hati yang hanya cocok diputar sambil menangis di kamar. Lagu ini pas didengarkan ketika kamu mulai ingin mengingat bahwa putus cinta bukan berarti kehilangan seluruh dunia.

2. "Smile at You"

Kalau luka karena perselingkuhan atau hubungan yang penuh kebohongan masih terasa panas, "Smile at You" bisa menjadi pilihan yang sangat relate. Stevie Nicks menghadirkan sisi yang jauh lebih marah dan tajam dalam lagu ini, seolah sudah tidak punya energi untuk berpura-pura semuanya baik-baik saja. Ada rasa kesal yang justru bisa terasa melegakan ketika didengarkan setelah mengalami hubungan yang berantakan.

Lagu ini juga menarik karena punya sejarah panjang sebelum akhirnya masuk ke album Fleetwood Mac Say You Will pada 2003. Versi-versi demonya sudah beredar sejak era Tusk, sehingga lagu tersebut terasa seperti luapan emosi yang akhirnya menemukan tempatnya bertahun-tahun kemudian. Tidak semua proses move on harus terlihat tenang karena mengakui rasa kecewa juga merupakan bagian dari melepaskan.

3. "Violet and Blue"

"Violet and Blue" terdengar lebih seperti seseorang yang sudah menyadari bahwa sebuah hubungan memang tidak bisa dipertahankan. Lagu ini membawa perasaan ketika kamu tahu perpisahan sudah di depan mata dan tidak ada lagi yang bisa dilakukan untuk mengubah keadaan. Stevie Nicks tidak berusaha membuat akhir hubungan tersebut terdengar manis. Justru ada kesan tegas bahwa kamu harus menerima kenyataan.

Nuansa musiknya yang rock juga membuat lagu ini tidak terdengar terlalu murung. Ada rasa getir, tetapi sekaligus energi untuk benar-benar menutup sebuah bab dalam kehidupan. Kadang move on memang dimulai dari keberanian mengakui bahwa sesuatu yang dulu indah tidak selalu harus dipertahankan selamanya.

4. "Storms"

Untuk kamu yang masih berada di tahap paling awal dalam proses patah hati, "Storms" mungkin terasa jauh cocok. Lagu yang masuk dalam album Fleetwood Mac Tusk ini memiliki suasana yang tenang, melankolis, dan penuh perenungan. Stevie Nicks menyanyikannya dengan gaya yang sangat intim, seperti seseorang yang sedang berbicara kepada dirinya sendiri setelah hubungan perlahan kehilangan kehangatannya.

"Storms" juga menarik karena tidak sepenuhnya menempatkan kesalahan pada pasangan. Ada kesadaran bahwa dirinya sendiri mungkin ikut berperan dalam hubungan yang akhirnya gagal. Perasaan seperti ini sangat familiar bagi orang yang baru putus dan terus memikirkan, Lagu ini bisa menjadi pilihan ketika kamu ingin menangis sebentar lalu perlahan menerima bahwa tidak semua hubungan memang ditakdirkan untuk bertahan.

5. "One More Big Time Rock and Roll Star"

Tidak semua patah hati terjadi karena seseorang berhenti mencintai pasangannya. "One More Big Time Rock and Roll Star" justru menggambarkan bagaimana ambisi, pekerjaan, dan gaya hidup bisa membuat hubungan berada di posisi kedua. Lagu ini dirilis sebagai B-side dari single "Talk to Me" pada 1985 dan memperlihatkan sisi Stevie Nicks yang lebih reflektif.

Ia mengenang sebuah hubungan yang sudah lama berakhir, tetapi kenangan tentangnya masih sesekali muncul. Inilah yang membuat lagu tersebut cocok untuk fase move on yang lebih dewasa. Ada kalanya kamu sudah menjalani hidup seperti biasa, tetapi kenangan tentang mantan masih muncul ketika mendengar lagu tertentu atau mengingat momen lama.

Kelima lagu ini bisa menjadi soundtrack untuk berbagai tahap move on, dari hati yang masih terluka sampai perasaan yang mulai bisa menerima kenyataan. Jadi, lagu Stevie Nicks mana yang paling cocok menjadi soundtrack perjalanan move on mereka?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article