Nama The Weeknd memang sudah lama identik dengan lagu-lagu berbau tentang cinta, pesta, luka, dan malam yang penuh warna. Solois pria tersebut baru-baru ini juga menggelar konser di Jakarta selama dua hari di bulan September 2026 dengan gegap gempita. Namun, di balik melodi-melodinya yang indah, ternyata tersimpan cerita yang tak selalu ramah saat didengar.
Liriknya seringkali membawa banyak pendengar akan pengekspresian sebuah hubungan yang rumit, hasrat yang liar, hingga keputusan yang berakhir pahit. Mulai dari 'The Hills', 'Often', hingga 'Call Out My Name', The Weeknd berkali-kali menggambarkan cinta yang penuh dengan nuansa tarik ulur, kesepian, kecanduan, dan keputusan yang merugikan diri sendiri atau toxic. Nah, bagi kamu yang penasaran mengapa The Weeknd atau Abel Tesfaye kerap membuat lagu dengan makna yang toxic, bisa menyimak beberapa alasan yang akan dibagikan dalam artikel ini, ya!
