Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla dan Nasib Orangutan Borneo-Sumatra
Leonardo Dicaprio concern terhadap Karhutla di Indonesia (Instagram.com/leonardodicaprio)
  • Leonardo DiCaprio mengunggah informasi bahwa karhutla di Kalimantan dan Sumatra telah membakar 800 ribu hektar, memaparkan lima juta orang pada asap, serta mengancam habitat orangutan.

  • Menurut unggahannya, cuaca kering dan panas akibat perubahan iklim serta pembukaan lahan pertanian memperparah kebakaran gambut, yang melepaskan karbon besar dan mengganggu keanekaragaman hayati.

  • Penanganan karhutla melibatkan pemerintah, pemadam, warga, organisasi konservasi, penyelamat satwa, dan peneliti; BKSDA Kalimantan Tengah bersama BOS Foundation merawat orangutan yang diselamatkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Leonardo DiCaprio bikin netizen Indonesia terkejut baru-baru ini. Aktor Hollywood itu tampak khusus menyoroti kebakaran hutan dan lahan atau karhutla Indonesia hingga nasib Orangutan di Borneo dan Sumatra, melalui media sosialnya. Hal ini seolah semakin menegaskan bahwa karhutla di Indonesia telah menjadi perhatian di kalangan internasional.

Leonardo DiCaprio sendiri selama ini memang dikenal sebagai salah satu selebritas dunia yang peduli terhadap isu lingkungan. Ia bahkan pernah berkunjung ke Indonesia dalam misi lingkungan. Simak fakta-fakta selengkapnya berikut ini.

1. Leonardo DiCaprio unggah konten awareness tentang Karhutla dan Orangutan di Borneo

Leonardo Dicaprio concern terhadap Karhutla di Indonesia (Instagram.com/leonardodicaprio)

Leonardo DiCaprio menyebarluaskan update terkini tentang karhutla di Borneo, Kalimantan dan Sumatra yang telah melahap 800 ribu hektar. Unggahan tersebut dibagikan melalui Instagram @leonardodicaprio pada Sabtu (3/10/2026).

"Lebih dari 2 juta ekar (800 ribu hektar) hutan telah terbakar di Pulau Kalimantan dan Sumatra," tulis Leonardo DiCaprio mengawali pesannya.

Dalam unggahannya, sang aktor menyebut kebakaran hutan itu terjadi karena perubahan iklim yang berdampak cuaca lebih kering, lebih panas, dan lebih rentan, sekaligus aktivitas manusia membuka lahan pertanian. Kebakaran membuat lahan gambut melepas karbon dalam jumlah besar sehingga memperparah krisis iklim dan keanekaragaman hayati.

Di sisi lain, 5 juta orang telah terpapar asap kebakaran hutan. Bahkan banyak orangutan melarikan diri dari habitat asli mereka untuk menghindari kebakaran dan asap yang semakin pekat. Diketahui saat ini, BKSDA Kalimantan Tengah telah bekerjasama dengan BOS Foundation.

"Orangutan ini diselamatkan oleh BKSDA Kalimantan Tengah dengan dukungan BOS Foundation, dan kini sedang dalam perawatan dokter hewan. Owa Kalimantan yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di pepohonan, memiliki sedikit pilihan untuk melarikan diri saat api melahap hutan di sekitar mereka," lanjutnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia, petugas pemadam kebakaran, masyarakat setempat, organisasi konservasi, tim penyelamat satwa liar, dan para peneliti terus bahu membahu merespons karhutla tersebut. Termasuk dengan mitra Re:wild, organisasi yang ikut didirikannya, yaitu IUCN Section on Small Apes dan IUCN Section on Great Apes. Organisasi-organisasi ini mendukung upaya pemadaman kebakaran demi melindungi hutan, serta satwa liar.

2. Leonardo DiCaprio pernah datang ke Indonesia karena kepeduliannya terhadap lingkungan

Leonardo DiCaprio ke Indonesia untuk isu lingkungan (Instagram.com/leonardodicaprio)

Leonardo DiCaprio bukan aktivis dadakan soal isu kelestarian alam, termasuk di Indonesia. Ia sudah bertahun-tahun menggunakan platformnya untuk menyuarakan perhatian di bidang tersebut.

Salah satu buktinya, Leo pernah berkunjung ke Indonesia, tepatnya ke Taman Nasional Gunung Leuser, pada 27 hingga 28 Maret 2016. Bersama dengan Adrien Brody dan Fisher Stevens, mereka menyeberangi Sungai Alas menaiki perahu untuk melihat kehidupan orang utan Sumatra.

Melalui media sosialnya, Leonardo membahas tentang perluasan perkebunan kelapa sawit yang memecah hutan. Orang utan Sumatra akan direhabilitasi di Pusat Karantina Orangutan milik Sumatran Orangutan Conservation Programme agar bisa dilepasliarkan ke alam.

"Seiring terus dibukanya hutan di #EkosistemLeuser #Indonesia demi memenuHi permintaan minYak kelapa sawit, #orangutan Sumatra yang berstatus sangat terancam punah kini berada di ambang kepunahan," tulis Leonardo DiCaprio pada 31 Maret 2026.

3. Leonardo DiCaprio sudah peduli lingkungan sejak 1998

Potret Leonardo DiCaprio (instagram.com/leonardodicaprio)

Juara Oscar lewat The Revenant (2015) ini dikenal sebagai aktor Hollywood yang concern terhadap isu kelestarian alam. Tak main-main, ia mendirikan Leonardo DiCaprio Foundation pada 1998, yang mendanai gerakan-gerakan pelestarian alam di 50 negara. Leo ikut jadi co-founder Re:wild, organisasi yang misinya menjaga hewan-hewan status terancam punah.

Ia juga merupakan anggota dewan di organisasi lingkungan seperti World Wildlife Fund (WWF), International Fund for Animal Welfare (IFAW), dan Natural Resources Defense Council (NRDC). Selain itu, Leo juga pernah didapuk sebagaI produser eksekutif dari dokumenter Sitting Bull (2025) yang menyoroti kisah hidup Tatanka Iyotake, pemimpin spiritual dan politis Suku Lakota.

Di sosial media, Leonardo DiCaprio rutin membagikan informasi terkini tentang isu lingkungan, khususnya satwa yang di lindungi di seluruh dunia, seperti gorila hingga ikan maugean skate. Alih-alih proyek aktingnya di dunia hiburan Hollywood, Leonardo DiCaprio lebih sering membagikan unggahan tentang isu lingkungan di platformnya. Kamu bisa cek langsung Instagram @leonardodicaprio!

Curated For You

Editorial Team

Related Article