Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lirik Lagu Jangan Semau-maumu - SIVIA, Sindir Orang yang Anti Kritik!

3 min read
Lirik Lagu Jangan Semau-maumu - SIVIA, Sindir Orang yang Anti Kritik!
Lirik lagu Jangan Semau-maumu SIVIA (instagram.com/siviazizah)
  • SIVIA mengunggah penggalan lirik “Jangan Semau-maumu” saat demonstrasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dan video spanduk kritik Greenpeace yang diturunkan aparat menjadi sorotan.
  • Lagu tersebut mengkritik sikap merasa paling benar, enggan berempati, serta kebiasaan berkomentar tanpa mendengarkan kritik atau memahami perasaan orang lain.
  • “Jangan Semau-maumu” masuk album kedua SIVIA, “Kenali, Pahami, Empati”, yang dirilis Juli 2025 dan ditulis dari pengalaman serta keresahannya terhadap kurangnya empati masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

SIVIA mendadak mengunggah penggalan lirik lagu “Jangan Semau-maumu” di tengah sorotan publik terhadap aksi demonstrasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Momen ini juga bertepatan dengan viralnya video spanduk kritik Greenpeace yang dipaksa turun oleh aparat keamanan.

Penggalan lirik yang menyinggung sikap antikritik tersebut pun menarik perhatian netizen. Banyak yang penasaran dengan makna dan lirik lengkap lagu “Jangan Semau-maumu” milik SIVIA. Berikut lirik selengkapnya!

  1. 1. Lirik lagu “Jangan Semau-maumu”

    Potret SIVIA untuk artikel lirik lagu “Jangan Semau-maumu”, dengan sumber dari akun Instagram @siviazizah.
    Lirik lagu Jangan Semau-maumu SIVIA (instagram.com/siviazizah)

    Manusia tak suka dimaki
    Tapi seringkali, oh mencaci
    Enggan hilang harga diri
    Merasa paling mengerti
    Oh arti berempati

    Dunia tak mau tahu
    Apa yang kita mau
    Jangan semau-maumu

    Dengarkan oh rasakan
    Jangan suka cari perhatian
    Sering diam jadi tantangan

    Hoo yeah
    Hoo hoo hoo

    Merasa paling mengerti
    Oh arti berempati
    Berkomentar
    Merasa paling pintar
    Tapi nyatanya enggan mendengar

    Dunia tak mau tahu
    Apa yang kita mau
    Jangan semau-maumu

    Dengarkan oh rasakan
    Jangan buat jadi berantakan
    Sering diam jadi tantangan

    Nobody wants to feel hurt
    Everybody wants to be heard
    But freedom of speech
    Also means freedom to listen

    If you're willing to listen to me
    Then I'll gladly listen to you
    But if that's not something you're willing to see
    Well, I think I'll just smile and agree

    Dunia tak mau tahu
    Apa yang kita mau
    Jangan semau-maumu
    Oh perhatikan
    Jangan buat jadi berantakan

    Haaa

    Dunia tak mau tahu
    Apa yang kita mau
    Apa yang kita mau
    Jangan semau-maumu

  2. 2. Makna “Jangan Semau-maumu”, penuh sindirian untuk orang anti kritik dan nirempati

    Sampul lirik lagu Jangan Semau-maumu oleh SIVIA yang dibagikan melalui akun Instagram @siviazizah.
    Lirik lagu Jangan Semau-maumu SIVIA (instagram.com/siviazizah)

    Lagu ini mengkritik sikap manusia yang sering merasa paling benar dan semau-maunya sendiri. Alih-alih berusaha memahami sudut pandang orang lain, mereka justru enggan berempati.

    Liriknya menyoroti kebiasaan berkomentar tanpa benar-benar memahami perasaan orang lain. Namun, giliran mendapat kritik balik, mereka justru enggan mendengarkan.

    Selain itu, lagu ini juga mengingatkan bahwa kebebasan berbicara harus diimbangi dengan kesediaan untuk mendengarkan. Pesan tersebut ditegaskan lewat lirik “Freedom of speech also means freedom to listen”. Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, tetapi juga perlu belajar menerima kritik dan menghargai suara orang lain.

  3. 3. Ditulis oleh SIVIA dan sudah dirilis dari Juli 2025

    Potret SIVIA sebagai ilustrasi lirik lagu “Jangan Semau-maumu” yang diunggah melalui akun Instagramnya.
    Lirik lagu Jangan Semau-maumu SIVIA (instagram.com/siviazizah)

    Diketahui, lagu “Jangan Semau-maumu” merupakan salah satu tracklist dalam album kedua SIVIA, “Kenali, Pahami, Empati”, yang sudah dirilis pada Juli 2025. SIVIA menulis lagu ini berdasarkan pengalaman pribadinya, termasuk keresahannya terhadap sikap masyarakat yang terkadang kurang berempati

    “Banyak hal yang terjadi 3 tahun ke belakang. Banyak sabar, banyak amarah, complain gue terhadap society dan coba maksimalin segala keterbatasan yang gue punya, berserah,” tulis SIVIA di Instagram, pada 30 Juli 2025.

    Banyak netizen yang merasa relate dengan kondisi saat ini. Menurut kamu bagaimana?

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More